“ 23.51 WIB, Suara si Bungsu ” Kata siapa jadi bungsu enak ? Kata siapa bungsu tidak banyak beban pikiran ? Kata siapa bungsu santai dengan masa depanny…
Sisir Yang Hilang, Dan Perasaan Yang Kutemukan Pagi yang Terlambat Di pagi hari yang sudah ramai, dengan suara klakson motor dan celoteh manusia yang me…
Nyanyian Sunyi Kalbu diselimuti kabut hitam, dihiasi hujan dan cerah, ada kala hari ini baik-baik saja, namun hanya terfokus pada satu pemandangan kabut malam. sung…
canva Cerita: Kadang, cinta hadir dalam diam-tak bersuara, tak pula dipeluk. Puisi ini adalah sepucuk hati dari seorang anak yang perlahan belajar memahami ayahnya,…
Day Malam ini hujan... Rintiknya pelan, sedikit demi sedikit menghujani aku yang berlari. Seharusnya aku basah, tapi aku tetap kering. Kupikir... aku ak…
My Angel Kepada ibu, aku ucapkan terlebih dahulu pada mahluk yang paling indah ciptaan semesta yaitu; mama, ibu, ibunda dan emak. Terimakasih, sungguh! …
Di Balik Tatap Aku melihatmu dari kejauhan, dengan rasa yang tumbuh perlahan. Menunggu tanpa ingin mengganggu, seindah rindu yang tak pernah usai. Senyu…
Sandhya S unyi berduri… Luka tumbuh tanpa rasa, samar langkah menyertai diri, seakan bintang penuntun enggan bercahaya. Di batas waktu bernama sandhya, …
Senyuman Manis Kakak Perempuanku Wahai kak perempuanku.. Masa lalu sempat membentangi, jarak keita berdua. Mengira benci bertahta di antara kita. Namu…
Requiem Ego: Kita yang Mati di Tangan Waktu Dulu, kau adalah ketukan yang paling kubenci, Mengetuk gerbang hatiku yang angkuh dan buta. Dua setengah tah…
Di Ujung Penantian Ada yang tak sempat menjadi nyata Ada yang berubah sebelum sempat kupahami Aku belajar bahwa harapan tak selalu berujung temu Dan ket…
Aku, Arin. Anak bungsu yang masih terus belajar kuat di tengah keadaan yang kadang tidak sesuai harapan. Di usia ketika banyak orang sudah memiliki peke…
Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC I SASTRA KITA .- Aku pernah berfikir tentang baga…
ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC I SASTRA KITA .- Malam ditemanin cahaya kehidupan yang sesungguhnya,…
Pada Seragam yang Kupanggil dalam Doa Warnamu memikat setiap insan manusia. Melihatmu seperti menatap langit yang luas tanpa awan. Tidak mudah bagi manu…
Menjemput Masa Depan Ketika kakiku pertama kali belajar melangkah, aku masih terlalu kecil untuk memahami apa pun. Tangis jadi caraku bicara, tawa datan…