Puisi
Sastra Kita
Syarce
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
APERO FUBLIC I SASTRA KITA.- Malam ditemanin cahaya kehidupan yang sesungguhnya, saya cerita bahwa hidup tidak memberi kabar apapun dan tidak ada keajaiban, hanya waktu yang terus berjalan.
Ada hari dimana kamu lelah, kamu cape sama keadaanmu, kamu bingung, kamu terluka, dan tidak ada tangan yang menggenggam, tak ada suara yang menenangkan, hanya suara lirih tangisan yang terdengar, beradu dengan pikiran yang sering kali terlalu ramai.
Namun, waktu terus berjalan dan tidak berhenti hanya karena kamu merasa sendiri. Matahari tetap terbit, hari berganti, dan hidup terus menuntutmu untuk terus melangkah tanpa sorak, meski tidak ditemani.
Di kesendirian itu kamu bisa belajar banwa tidak ada yang benar-benar peduli terhadap hidupmu, kamu sedih kamu senang semuanya kamu hadapi sendirian, kamu bisa belajar mengenai dirimu lebih dalam sehingga kamu sadar bahwa bertahan dalam sendirian adalah bentuk keberanian.
*Bangun setiap pagi tanpa sandaran, tapi tetap melangkah sendirian adalah kemenangan yang jarang dirayakan.*
Dan suatu saat, kamu akan paham bahwa:
sendirian bukan berarti kalah, kamu masih hidup dan berhak bahagia, langkahmu memang tidak didengar tapi tekat dan keberanianmu melawan pahitnya hidup adalah bentuk kemenangan.
Hidup akan tetap berjalan dan kamu masih ada didalamnya, bertumbuh meski pelan.
PENULIS: Norie Khoiril Qiromah
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Puisi

Post a Comment