APERO FUBLIC I CERPEN .-- Langit sore dikampus selalu menjadi warna favorit Aluna. Bukan karena cantiknya saja, tapi dari sana ia bisa merasakan kehangatan yan…
Requiem Ego: Kita yang Mati di Tangan Waktu Dulu, kau adalah ketukan yang paling kubenci, Mengetuk gerbang hatiku yang angkuh dan buta. Dua setengah tah…
Di Ujung Penantian Ada yang tak sempat menjadi nyata Ada yang berubah sebelum sempat kupahami Aku belajar bahwa harapan tak selalu berujung temu Dan ket…
Sumber: Divapress Online APERO FUBLIC I BAHASA. - Di tangan Mustofa Bisri, cerpen tidak berhenti sebagai hiburan atau permainan bahasa. Ia berubah menjadi alat…