-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic

Percakapan Cahaya Sunrise dan Sunset

Percakapan dengan cahaya adalah tulisan tentang cahaya saat matahari terbit dan terbenam. Bagi yang ingin mengirim kata-kata beserta foto cahaya sunrise dan sunset dapat mengirim melalui kontak Apero Fublic. Mari kita renungi makna dari terbit dan tenggelamnya matahari bagi kehidupan kita. Matahari sesunggunya ciptaan Allah yang sangat luar biasa.

Sejuta pesona mentari senja dan mentari terbit, mari kita ungkapkan agar ada rasa syukur di kehidupan kita. Percakapan Cahaya adalah percakapan antara hati seorang manusi dengan cahaya. Di saat matahari terbit ia memulai harapan baru. Kemudian saat matahari terbenam ia menanti harapan baru. Sunrise atau matahari terbit memberikan cahaya kehidupan, sedangkan sunset atau matahari terbenam memberitahu bahwa hidup itu memerlukan cahaya.

Matahari mengajarkan arti rindu pada kita, matahir juga mengajarkan bahwa saat bertemu dan berpisah hendaklah kita akhiri dengan keindahan. Coba perhatikan saat sunrise, cahaya matahari memulai, menyapa dengan keindahan di upuk timu, begitupun saat dia mengucapkan salam perpisahan di senja hari, matahari memberi cahaya seja yang indah. Sehingga hati kita begitu damai saat melepas kepergiannya, di balik gelap yang merayap.

Kitapun berharap bahwa besok matahari akan kembali lagi. Warna-warni di upuk barat adalah salam perpisahan untuk kita. Merayap perlahan, kemudian sang pencipta juga menghibur kita dengan lantunan azan magrib. Allah tahu kalau kita bersedih kala mentari menghilang. Kemudian Allah ganti dengan cahaya bulan, agar kita tidak berputus asa. Bahwa disetiap waktu ada cahayanya masing-masing dalam menerangi. Matahari mengajarkan bagaimana memulai dan bagaimana mengakhiri.

PERCAKAPAN DENGAN SENJA

Perjalalan Diantara Sunrise dan Sunset.
Aku letih di perjalanan panjang ini. Aku merasakan perih dan pegal kakiku. Sungguh rasanya tidak kuat. Jalan yang mendaki, bebatuan licin, dan jurang di sekeliling. Aku harus menanti hujan untuk minum, dan mencari tetumbuhan sendiri untuk makan dalam perjalanan ini. Memang tidak banyak hal yang aku miliki untuk bekal perjalanan ini.

Melainkan sebekal semangat dan keyakinan, bahwa aku suatu hari nanti akan sampai di sebuah tempat padang berumput. Di sana ada kolam air yang jernih, dan sungai yang mengalir serta banyak ikan-ikannya. Perbukitan dan pepohonan hijau, di huni berbagai hewan-hewan.Di sanalah, aku akan mengakhiri hidup.

Kemudian banyak merenungi dosa dan kesalahan masa lalu. Aku berdoa dan memohon ampun kepada Allah. Semoga, dalam perjalanan yang sulit ini aku bertemu dengan seseorang yang mau menemani dengan ikhlas. Memang selama ini ada yang hendak menemani, namun mereka lebih memilih berhenti lalu berpisah di persimpangan jalan. Walau sedih dalam perpisahann itu, tetapi aku tetap harus melanjutkan perjalanan ini.

Sekarang aku tiba di sebuah tanah lapang kecil. Sebuah batu yang dapat aku duduki. Aku beristirahat sejenak, sebab hari akan malam. Aku menanti salam merah dari sang surya. Warna senja yang merona. Yang pamit dalam kegelapan malam. Aku akan bersabar di sini, menanti sang surya terbit kembali. Lalau aku melanjutkan perjalanan lagi, lagi dan lagi.

Oleh. Joni Apero.

Editor. Selita. S. Pd.
Palembang, 4 Januari 2019.
Percakapan Dengan Sunrise
Aku terjaga di waktu gelap malam. Aku membuka jendela, yang ada hanya kegelapan. Sedikit bintang di langit, bulan tak nampak. Kokok ayam belum terdengar. Hingga aku memili, berwuduh dan bersujud. Sejuta resah aku hempaskan di sepertiga malam ini. Aku yang letih dari semua ambisi dan nafsu kehidupan, mencoba melepaskan dengan keikhlasan hati.

Mencoba mengerti dengan kekalahanku, kehilafanku, kegagalanku, dan berbagai luka-luka oleh lidah orang-orang. Sujud kedua, setelah itu, selesai panggilan merdu dari sebuah menara yaitu azan subuh. Dalam damai aku meraup dinginnya air sungai. Di atas sajadah, perlahan doa aku sambung kembali. Lalu aku bangkit dengan sejuk, sesejuk oksigen di pagi ini.

Aku melangkah dengan segala semangat. Aku berharap dengan semua kebaikan. Aku persiapkan perbekalan di hari ini. Menyonsong hajat dalam beribadah dan berjuang. Bekal semangat, bekal sabar, bekal keihklasan aku persiapkan. Melangkahlah aku kebukit yang tinggi itu. Perlahan mendaki, dan sabar dengan sumua rintangannya.

Saat tibah aku dapat berjumpa dengan cahaya. Tersembul merekah di upuk timur, merah meyalah dibalik gelap. Mentari pagi mulai datang pikirku. Dia akan menemani sepanjang hari ini. Menerangi semua aktivitas, sampai dia kembali pamit lagi di senja hari. Aku bahagia berjumpa kembali dengan matahari pagi ini.

Semoga aku berjumpa lagi dengannya esok hari. Terimakasih mentari, sudah menerangi kami. Tinggal aku menerangi hatiku dengan mentari yang lain. Sebuah Al-Quran kecil dan terjemahannya yang selalu aku bawa. Semoga terang hidup ku, dengan dua penerbit cahaya, matahari dan hikma Al-Quran. Yang sama-sama menerangi kegelapan kehidupan dunia. Akupun melangkah, memulai hari dengan senyuman bahagia.

Oleh. Joni Apero
Palembang, 5 Januari 2019.
Editor. Desti. S. Sos.
Foto sunset oleh. Nur Aisyah. Lahat, Sumatera Selatan, Indonesia.
Berbincang Kalbu Dengan Sunset
Hari ini, mulai berakhir dengan perlahan. Aku kegerahan dalam lelah yang berkepanjangan. Aku tidak mengerti dengan kehidupan ini. Aku berpikir akulah yang paling malang dan sial. Aku berteriak, aku menjerit, aku meronta-ronta. Adilkah tuhan, adilkah Allah, jerit batin ku. Mengapa aku, mengapa harus aku, kenapa aku begitu malang. Kenapa aku tidak pernah bahagia seperti mereka, kenapa? Kenapa? Kenapa?. Begitulah jeritan hidupku, sepanjang waktu.

Tangis tiada henti, sepangang aku ingat. Semua orang tidak ada yang mau mengerti, tidak ada yang peduli, tidak ada yang dapat membuat aku damai, semuanya jahat, semua munafiq, semua acu-taacu. Mereka hanya dapat bilang, sabar, sabar, dan sabar. Begitulah kiranya yang aku alami selama hidup ku. Aku duduk merenungi semua itu, di kesunyian ini.

Aku perhatikan senja yang mulai datang. Perlahan langit dan awan di upuk barat berwarna kemerahan. Mulai langit berubah indah dan dalam temaram waktu. Aku berpikir mengapa perlu ada senja, mengapa matahari perlu untuk terbenam. Tetapi ia juga teratur dalam kembalinya. Sepanjang hari ia menemani manusia dalam perjalanan mereka. Mengapa matahari terbenam, karena matahari sayang dengan mahluk bumi.

Dia ingin semuanya beristirahat dan berkasih sayang di waktu malam. Kemudian berpikir tentang apa yang diperbuat hari ini. Apabila itu salah, hendaklah diperbaiki esok hari. Tidak pernah malam mendahului siang, dan begitupun siang tidak pernah mendahului malam. Bagaimana aku menjawab pertanyaan di jiwaku yang serba memberontak, aku tidak dapat menerima kemalangan hidupku.

Aku tahu sekarang, Apabila kita berbuat kesalahan, dosa, kehilafan, terluka maka kita akhiri itu, dengan indah layaknya senja. Di malam hari kita memperbaiki kesalahan itu. Kita bertobat dengan dosa itu, kita meminta maaf dengan khilaf itu, dan apabila terluka, kita obati juga luka itu di malam hari. Mungkin ada sedikit tangisan.

Kemudian kita istirahatkan hati, lalu kita memulai kehidupan yang baru di esok hari, seakan matahari terbit. Dan apabila kemalangan itu berulang kembali, belum juga berakhir. Kembali kita melakukan hal yang sama, akhiri dengan indah seperti senja. Lalu besok pagi kita kembali dengan kehidupan baru seakan matahi terbit. Apabila terus berulang kemalangan itu, maka kita lakukan kembali itu.

Akhiri dengan indah seperti senja, dan mulai seperti matahari terbit. Dan lakukan itu terus menerus, sampai kita kapanpun, walau kita sendir dalam kesendirian. Kelak kita juga akan menjadi matahari. Bukan hanya dapat menerangi, tetapi dapat juga memberi cahaya bagi kehidupan dunia. Dia muncul memberi harapan dan mengakhiri dengan indah.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita. S. Pd.
Palembang, 5 Januari 2019.
Foto sunset oleh. Ade Rahmadhania. Pantai Panjang, Bengkulu.
Rindu Jodoh Dibalik Senja
Angin berhembus lembut, menyapa di senja ini. Bergoyang daun dan bunga ilalang. Betebaran bunga itu, memutih di udara. Aku berdiri diantara semak belukar yang rapat. Seekor burung pipit terbang membawa daun ilalang kering. Sebatang pohon pinang yang sudah tua, lagi melengkung tempat ia membangun sarang.

Bila angin berhembus, menjeritlah anak-anaknya. Tetapi induk burung pipit selalu menenangkan anak-anaknya. Dua ekor kupu-kupu berlalu terbang beriringan. Membuat aku iri dengan mereka. Aku dalam kesendirian di lamunan senja ini. Aku tidak mengerti apa yang aku inginkan. Hidupku terasa kurang dan sepi.

Sekian waktu dalam kesendirian, sekian lama melangkah tanpa arti. Aku melangkah saja, tak tahu bagaimana. Seperti ombak tampa suara, seperti gulai tanpa garam. Sungguh aku seperti nahkoda yang kuat, berlayar dilautan yang luas. Tetapi tidak ada air untuk minum, sehingga aku seperti dahaga yang menyekat di jiwa.

Aku melihat kumbang tampa bunga, melihat bungah tanpa kumbang. Bunga tak jadi mekar kalau kumbang tidak datang. Kumbangpun tidak dapat hidup apabila tiada bunga-bunga. Bagaimana kalau seorang lelaki tanpa perempuan. Bagaimana pula perempuan tanpa lelaki.


Senja yang merah merona. Berkelip diantara dua dunia. Dunia gelap dan dunia terang. Aku percaya di sini menyambut gelap, di sana menyambut pagi. Senja merah coba beri penjelasan dengan aku yang berjalan sendir ini. Benarkah dunia ini sepi, atau tidak berpenghuni. Senja merah, sebelum kau melangkah pergi jauh.

Coba berikan aku jawaban dalam kesendirian ini. Aku sesungguhnya takut dengan kebersamaan. Aku tidak tahu, bagaimana mencari seseorang. Senja merah, benarkah jodoh ditangan Allah. Mengapa kami belum bertemu, apakah aku belum pantas bertemu. Aku tidak mengucapkannya pada siapapun.

Tetapi jiwaku yang memanggil-manggil. Senja merah, inilah pikiranku menatapmu. Aku menghibur diri dalam kesendirian. Aku merindui tanpa tahu yang aku rindu. Kata-kata aku soreh ini, hanyalah ungkapan tanpa tahu maknya. Beginilah aku yang merindukan, yang hampa, yang tidak tahu arah. Aku memikirkan siapa jodohku.

Oleh. Nabila Syurma.
Editor. Desti. S. Sos.
Sekayu, 7 Januari 2019.
Ujaran Senja
Senja seolah mengabarkan, bahwa akan tiba saatnya engkau untuk berhenti, lalu merenungi setiap langkah yang telah di mulai hari ini. Kemudian bersiap menemui sang pajar yang menuntutmu untuk menjadi lebih baik, dan tentunya lebih indah. Dari waktu-waktu yang telah berlalu. 

Oleh. Putri Adillah Sari.
Editor. Selita. S. Pd.
Jambi, 28 Januari 2019.
Foto. Putri Adillah Sari.

Matahari Pulang.
Saat matahari sinarnya mulai disembunyikan. Saat sang mentari mulai kembali ke peraduan. Langitpun mulai menampakkan kegelapan. Saat itulah simponi kerja keras, usaha, juga doa yang berlalu dan bernyanyi dalam pikiran. Cahaya itu memang menyilaukan menerangi jagad raya.

Tetapi gelap itu menakutkan. Adakalahnya suatu hal yang ditakutkan kita hadapi tanpa rintangan. Adakalahnya hal yang kita anggap mudah sangat sulit untuk kita taklukkan. Senja itu indah bagi orang-orang yang dapat memetiknya. Senja akan kembali juga dengan hal-hal yang baru. Senja itu kembali dengan membawa tantangan dan rintangan yang kita ceritakan.

Oleh. Nur Aisyah.
Editor. Desti. S. Sos.
Lahat, 28 Januari 2019.
Foto oleh. Nur Aisyah. Sungai Lematang, Lahat, Sumatera Selatan, Indonesia.

Catatan:Untuk teman-teman yang ingin mengirim kata-kata tentang sunset dan sunrise dipersilahkan dan diterimah dengan baik. Asalkan tulisan hasil ciptaan sendiri dan tidak menimbulkan efek negatif apapun. Kiriman tulisan tanggung jawab dari pengirim sepenuhnya.

By. Apero Fublic

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

PT. Media Apero Fublic- Monday, March 23, 2026 0
Peran Anak Muda dalam Menjaga Nilai Konstitusi di Era Digital: Perspektif mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
dok. pinterest APERO FUBLIC   I   OPINI .-   Ressue  memandang konstitusi sebagai bentuk  kontrak sosial . Pemahaman ini juga perlu dikaitkan dengan keberadaan…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026492
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI MUBA PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia
    Ilustrasi: Hukumonline APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konstitusi merupakan dasar hukum tertinggi yang menjadi landasan penyelengga...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal
    Sumber: Nowicka et al., 2021. 1.   Pendahuluan Buah segar memegang peranan strategis dalam sistem pangan global, baik dari aspek nutrisi...
  • Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan
    Ilustrasi: Penulis APERO FUBLIC  I  OPINI .-  Setiap tahun, sebagian hasil perikanan di Indonesia terbuang akibat pembusukan ya...
  • Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Daging merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu. Jika penanganan dan peng...
  • Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah
    APERO FUBLIC   I  OPINI . -  Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan produksi buah. Namun dibalik melimpahnya produksi ters...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Saturday, March 07, 2026
Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Saturday, March 07, 2026
Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Wednesday, March 11, 2026
Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Tuesday, March 10, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1420 Berita Daerah 1453 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1166 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 37 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 323 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 263 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 154 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us