Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

9/14/2021

Sekda Apriyadi Tinjau Dua Lokasi Tes PPPK di Musi Banyuasin.

Pastikan Pelaksanaan Tes Berjalan Lancar.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Selasa 14 September 2021 merupakan hari kedua pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Guru di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Alhamdulilah pelaksanaan tes PPPK di Muba hari pertama dan hari kedua berjalan  lancar. Fasilitas yang telah disiapkan sudah baik walaupun memang persiapannya cukup singkat,"ucap Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi saat melakukan peninjauan di 2 (dua) titik lokasi pelaksanaan tes PPPK.

Apriyadi menjelaskan beberapa sekolah dijadikan lokasi tes PPPK di Muba  dan semuanya akan dilakukan peninjauan. "Kemarin di SMAN 1  Sekayu ditinjau langsung oleh Bupati Muba dan hari ini saya melakukan peninjauan di SMKN 2 Sekayu dan SMKN 3 Sekayu," ulasnya.

Dari hasil peninjauan ini ada peserta yang tidak bisa ikut tes, dan tidak ketahui masalah ataupun kendalanya apakah terkait transportasi atau sakit, sampai sekarang tidak ada konfirmasi dari yang bersangkutan.

"Kalau yang seperti ini sangat disayangkan karena tidak ada keterangan atas ketidakhadirannya. Untuk itu gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Dalam pengerjaannya harus penuh dengan kehati-hatian. Ikuti petunjuk agar kesempatan yang diberikan ini bisa dimaksimalkan dan kalaupun belum berhasil di kesempatan pertama masih ada kesempatan kedua. Belum juga berhasil di kesempatan kedua masih ada kesempatan ketiga. Dari tiga kesempatan ini semoga cukup digunakan sekali yakni kesempatan pertama dan langsung berhasil," bebernya.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Muba Musni Wijaya SSos MSi menyampaikan, tes PPPK yang berlangsung selama 4 hari ini, untuk lokasi dan juga kesehatan dari para peserta dapat di pastikan aman dengan fasilitas yang mumpuni.

"Atas dukungan serta support dari Pemkab serta OPD yang terkait maka bisa dikatakan fasilitas dalam pelaksanaan PPPK di Kabupaten Muba sudah baik, meskipun ada pergerakan yang dadakan dalam persiapan. Adapun

jumlah peserta yang hadir hari ini mengikuti seleksi PPPK di SMKN 2 Sekayu ada 178 dan di SMKN 3 Sekayu 135 yang hadir," ungkapnya.

Seleksi PPPK ada tiga tahapan yaitu, tahap pertama bersaing dengan sesama mereka yang berada di sekolah. Tahap kedua, jika mereka gagal di tahap pertama maka bisa mengikuti tahap kedua yaitu bersaing dengan guru-guru antar kecamatan, boleh mendaftar di dalam wilayah 1 Kabupaten. Selajutnya tahap tiga, jadi nanti mereka persaingannya itu bisa dari guru-guru yang berasal dari luar Kabupaten Muba, saingannya dengan guru-guru di luar daerah.

"Semoga para peserta dapat bersaing dengan baik kemudian memberikan hasil yang maksimal," pungkasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 14 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/09/2021

MARSELA: 3 SEPTEMBER 2021

APERO FUBLIC.- SYARCE. Memori atau kenangan yang indah atau menyakitkan akan selalu menjadi catatan di jiwa kita dalam menjalani kehidupan. Buruk akan menjadi luka dan trauma, tetapi memberikan hikmah. Baik memang membahagiakan, tapi jangan sombong dan lupa.

Ada waktu dimana kita akan mengalami yang menyakitkan, ada pula waktu kita mendapatkan yang kita cita-citakan. Kuatlah dalam kondisi apa pun, begitulah kata ku. Walau sesungguhnya ada yang perih tersembunyi. Aku tidak akan banyak bercerita dalam syair cerita ini. Sebab, yang berhati akan mengerti. Juga dapat meneruskan cerita ini.

 

3 SEPTEMBER 2021.

Tepat pada pukul dua belas malam lewat duapuluh satu.

Kala itu aku masih melakukan sebuah hal yang sudah menjadi rutinitasku.

Yaitu melakukan pertemuan virtual denganmu.

Yang mana kau selalu tidur lebih duluan daripada aku.

Tapi itu tak masalah bagiku.

Malah aku merasa bahwa aku special untukmu.

Namun tak sering juga aku bertanya-tanya kepada diriku.

Apakah sebenarnya aku ada dihatimu.

Atau aku hanya selingan dalam kisah percintaanmu.

 

Kita tak memiliki banyak waktu untuk bertemu.

Apalagi dengan jauhnya jarak yang membuat kita semakin sulit untuk melepas rindu.

Aku sadar diluar sana banyak wanita yang mengagumimu atau bahkan menyukaimu.

Namun bagiku tak masalah jika banyak wanita yang menyukaimu.

Yang menjadi masalah untukku adalah ketika kamu menyukai banyak wanita selain aku.

 

Aku tak akan menyerah.

Sampai aku berada di titik lemah.

Tak bisa aku pungkiri kata trau,a selalu hadir dalam fikiranku.

Yang berharap ada seseorang yang dapat menghapus trauma itu dalam hidupku.

Aku tak memiliki banyak waktu untuk menunjukkan bawa aku mencintaimu.

Aku akan pergi ketika aku tau bahwa aku bukanlah pilihanmu.


Oleh. Marsela.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 Agustus 2021. (Syarce berarti Syair Cerita dimana penggabungan antara cerita dan syair atau puisi. Syarce hadir untuk mengajak semua kalangan menikmati makna puisi atau syair. Sebab orang yang awam sastra akan sulit mengerti makna kata sastra yang sulit dan tersembunyi).

Catan: Buat sahabat semua publikasikan karya tulis kamu di Apero Fublic. Buktikan kalau kamu bisa, dan jadilah inspirasi untuk semua.

Sy. Apero Fublic

MARSELA: Bahagia Itu di Hati

APERO FUBLIC.- PUISI. Bagaimana kita menjalani hidup yang singkat ini. Apakah kita berusaha sekuat tenaga untuk terlihat bahagia dan mencari pelarian agar bahagia. Dengan banyak materi dan hidup mewah di kota, kita baru bahagia. Lalu kita ikut-ikut sinetron dan mencari pujian orang. Tidak, menurutku bahagia itu ada di hati kita yang bersyukur. Dimana pun dan kapan pun akan selalu ada bahagia. Baik adalah cobaan, musibah juga cobaan. Tergantung kita menyikapi agar tidak salah mengambil jalan.

 

BAHAGIA ITU DI HATI

Bahagia tak selalu di pusat kota.

Di alam pun kita bisa bahagia.

Dengan cara bersyukur atas ciptaan nya.

Pohon yang tumbuh tanpa di tanam.

Air yang datang tanpa di undang.

 

Gunung tinggi yang tak pernah pergi.

Hutan yang rindang nan indah di pandang.

Itu adalah beberapa contoh keindahan alam.

Yang seharusnya kita syukuri.

Diiringi kicauan burung yang ikut bernyanyi.

Seharusnya dapat membuat kita bisa lebih mencintai alam ini.


Oleh. Marsela.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 September 2021.

Catan: Buat sahabat semua publikasikan karya tulis kamu di Apero Fublic. Buktikan kalau kamu bisa, dan jadilah inspirasi untuk semua.

Sy. Apero Fublic

MARSELA: RINDU

APERO FUBLIC.- PUISI. Siapa yang punya hati, tentulah akan menyimpan rindu. Namun tidak semua rindu dapat cepat diobati. Sebab rindu haruslah melalui jalan perpisahan. Rindu menjadi energi untuk bertemu. Rindu juga menjadi penanda hati yang mencintai. Itulah rindu, yang selalu menjadi bagian hati ku dan hati kita yang tidak terpisahkan.

-RINDU-

Rindu.

Kala rindu itu datang.

Aku hanya bisa terdiam.

Memandang cermin yang terlihat buram.

Melihat wajah yang sedikit kusam.

Memikirkan bagaimana rindu ini bisa tersampaikan.

Saat ini hanya doa yang bisa kupanjatkan.

Memohon kepada tuhan.

Agar rindu ini terbalaskan.

Oleh. Marsela.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 Agustus 2021.

Catan: Buat sahabat semua publikasikan karya tulis kamu di Apero Fublic. Buktikan kalau kamu bisa, dan jadilah inspirasi untuk semua.

Sy. Apero Fublic

MARSELA: Misteri Hujan.

APERO FUBLIC. PUISI. Kau tahu, rahasia hati tidak akan terungkap apa bilah kau simpan rapat. Begitu juga perjalanan takkan sampai apa bilah tak dimulai. Begitulah, hidup memang penuh misteri dan rasa khawatir di dalam jiwa kita. Kadang kita takut berkata yang sebenarnya. Lalu kita diikuti keraguan untuk memulai jalan yang kita cita-citakan. Ibarat kata, seperti misteri hujan yang jatuh diteratak rumah.


MISTERI HUJAN.

Ibarat hujan yang jatuh ke bumi.

Dia tak pernah merasa sakit untuk jatuh berkali-kali.

Hujan datang tanpa permisi.

 

Namun hujan sering lupa pamit untuk pergi.

Begitupun yang kurasakan saat ini.

Terkadang aku mengagumimu dengan sepenuh hati.

Namun tak jarang pula aku merasa benci.

Karena sifatmu yang membuatku ingin pergi.

Oleh. Marsela.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 10 September 2021.

Buat sahabat semua publikasikan karya tulis kamu di Apero Fublic. Buktikan kalau kamu bisa, dan jadilah inspirasi untuk semua.

Sy. Apero Fublic

MUSI BANYUASIN: Kabupaten Pertama di Luar Pulau Jawa Peraih Penghargaan Kearsipan Nasional

Sandang Predikat Sangat Memuaskan: Muba Bertengger di 10 Besar Nasional.

APERO FUBLIC.- MUBA. Prestasi puncak terus ditorehkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.  Kali ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Musi Banyuasin menuai Penghargaan Pengawasan Kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai Peringkat 10 besar Tingkat Nasional dengan predikat sangat memuaskan.

Dalam catatan pemenang, DPK Kabupaten Muba satu-satunya daerah kabupaten/kota di luar pulau Jawa yang meraih penghargaan pengawasan Kearsipan ini.

Penghargaan ini diterima Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi yang diserahkan oleh Kepala Arsip Nasional Republik (ANRI) melalui Kepala Dinas Kearsipan provinsi Sumatera Selatan Prof Dr HM Edwar Juliartha SSos MM, Kamis (9/9/2021)  di Sekayu.

Mewakili Bupati Muba, Sekda Apriyadi di dampingi Kepala DPK Muba Yohanes Yubhar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan pengelolaan kearsipan yang baik. Kedepan,  ia berharap Kabupaten Muba akan menjadi lebih baik.

"Terima kasih bapak ibu telah berkunjung ke Kabupaten Muba dan kami merasa sangat tersanjung atas kehadiran Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan. Kami Pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan terima kasih kepada Arsip Nasional Republik (ANRI) atas penghargaan ini. Dan  pencapaian ini merupakan hasil  kerja keras dan konsistensi pengelola kearsipan yang telah diterapkan dengan baik di lingkungan Pemkab Muba. Mari kita jaga dan kita pertahankan sehingga kedepan kita bisa lebih baik lagi," tandasnya.

Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan Prof Dr HM Edwar Juliartha SSos MM, menyampaikan apresiasi yang sama kepada Pemkab Muba khususnya  Dinas Kearsipan Kabupaten Muba.

"Kami ucapkan terima kasih pak Sekda atas sambutan Pemkab Muba terhadap kunjungan kerja kami. Semoga  tali silahturahmi kita tetap terjaga dan terjalin dengan baik," pungkasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/08/2021

Gencarkan Suntik Vaksin, Giliran Peserta Didik SMA Sederajat di Musi Banyuasin.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Guna memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berjalan lancar, Pemkab Muba gencar melakukan suntik vaksin bagi pelajar usia 12 tahun ke atas.

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Rabu (8/9/2021) meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksin yang dikhususkan untuk pelajar jenjang SMA, SMK/MA sederajat atau usia 12 ke atas. 

"Pemkab Muba sedang gencar-gencarnya melakukan vaksinasi bagi pelajar/siswa-siswi yang berusia 12 tahun ke atas dan memenuhi syarat untuk vaksin. Tujuan dilakukan vaksinasi di Kabupaten Muba karena kegiatan sekolah PTM sudah berlangsung sejak dua pekan lalu, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. Makanya  Pemkab Muba sangat intens melakukan vaksinasi untuk para pelajar," ujar Sekda Muba dijumpai saat meninjau suntik vaksin di SMK Negeri 1 Sekayu.

Apriyadi menyebutkan, hari ini akan dimulai  suntik vaksin kepada 913 peserta didik SMK sederajat. Dirinya berpesan kepada Dinas Kesehatan untuk lebih mengakselerasi suntikan perdana bagi anak-anak peserta didik. 

"Alhamdullilah hari ini kita melihat langsung peserta didik sudah divaksin dan aman tidak ada gejala apapun pada anak setelah divaksin. Dengan begini kalau tenaga pendidik dan peserta didik sudah divaksin semua maka PTM dengan menerapkan prokes maka akan berjalan dengan aman dan lancar,"pungkasnya.

Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan, tambah dia, sudah membentuk tim vaksinasi khsusus untuk pelajar dan ada untuk suntik vaksin bagi masyarakat umum.

"Karena kita akan mengejar, dalam satu atau dua bulan ini kalau bisa persentasi masyarakat yang divaksin jauh meningkat. Namun juga tergantung dengan ketersediaan dosis vaksin yang ada. Alhamdullilah vaksinator kita tetap semangat melakukan vaksinasi hingga saat ini,"ucap Sekda Muba.

Menurut Apriyadi target dalam satu - dua bulan ini semua pelajar yang memang wajib vaksin sudah menjalaninya.  Diketahui tim vaksinasi Muba karena setiap hari melakukan suntik vaksin sesuai ketersediaan dosis vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, penduduk Kabupaten Muba yang sudah di vaksin dari sasaran jumlah keseluruhan, pertanggal 7 September 2021sudah mencapai 24,15 persen yaitu 108.888 orang dari target sasaran 450.831 orang.

"Adapun kendala untuk sekarang ialah distribusi vaksin yang dikirim ke Kabupaten Muba masih kurang, kami berharap  kuota vaksin untuk Kabupaten Muba bisa lebih banyak lagi. Minimal Kabupaten Muba bisa memvaksin 5000 dosis/hari. Dengan angka ini dalam waktu empat bulan target vaksinasi warga di Kabupaten Muba bisa tercapai," paparnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 8 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/07/2021

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Ikuti Penilaian Interview Evaluasi SPBE tahun 2021.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Tingkatkan tata kelola pemerintahan, Pemkab Musi Banyuasin mengikuti pelaksanaan penilaian interview virtual evaluasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang dilaksanakan  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), Selasa (07/09/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate,  Muba.

Kegiatan interview dilakukan untuk klarifikasi dan validasi  lanjut oleh asesor eksternal interview evaluasi SPBE tahun 2021 dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Jawa Tengah. Sasaran interview yakni bukti dukung yang telah disampaikan oleh Dinkominfo Muba melalui aplikasi evaluasi SPBE sebagai hasil penilaian mandiri. Tahap ini bertujuan memantau kematangan penerapan SPBE di setiap Instansi pemerintah.

Di tengah interview, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenpan RB dan tim asesor eksternal dan berharap layanan SPBE dapat meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan pengembangan layanan SPBE yang berorientasi kepada penggunaan, terintegrasi, dan berkesinambungan.

"Terima kasih Kemenpan RB dan tim asesor eksternal atas kesempatan yang diberikan kepada Kabupaten Muba pada pemantauan dan evaluasi SPBE tahun 2021 ini. Dengan harapan kami dapat menjelaskan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya di Kabupaten Muba," ungkap Apriyadi.

Tim asesor eksternal interview evaluasi SPBE Frederik Samuel Papilaya mengatakan dirinya sangat kagum terhadap Kabupaten Muba di bawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic bersama Wabup Beni Hernedi SIP. Dokumen yang disampaikan Muba sudah lengkap. Menurutnya Muba mengalami peningkatan signifikan mulai dari 2019.

"Kami apresiasi sangat tinggi kepada Kabupaten Muba atas keseriusan yang ditunjukkan oleh Bupati Muba beserta jajarannya dalam mewujudkan SPBE ini. Pak Sekda kalau saya boleh lapor hasil kerja keras bapak ibu di Kabupaten Muba, bukan bermaksud membandingkan dari, kalau dibandingkan dengan beberapa daerah lain, kesiapan Muba  sudah sangat jauh diatas lainnya. Dokumen sangat lengkap, tertata dan tersusun dengan rapi sehingga memudahkan," terangnya.

Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP memaparkan pelaksanaan SPBE  sesuai dengan arahan Presiden RI Jokowi pada tanggal 3 Agustus 2020 tentang 5 langkah percepatan transformasi digital. Kemudian Pemkab Muba mengakomodir SPBE ini dengan menjadikannya sebagai salah satu indikator kinerja utama (IKU) Kabupaten yang tertuang dalam RPJMD kabupaten Muba tahun 2017-2022.

"Pemkab Muba telah melaksanakan evaluasi mandiri sesuai dengan Permen PAN-RB no 59 tahun 2020, 47 indikator tersebut sudah dibagi ke 12 organisasi perangkat daerah penanggujawabannya, kemudian telah menyampaikan hasil evaluasi mandiri kepada Kemenpan RB dan hari ini Kabupaten Muba melaksanakan penilaian oleh asesor eksternal. Pemantauan dan evaluasi SPBE ini sendiri bertujuan untuk mengukur capaian kemajuan penerapan SPBE pada instansi pusat dan pemerintah daerah.

"Penyelenggaraan SPBE ini untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, transparan, efektif dan efesien sesuai tuntutan perubahan dengan berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi. Selanjutnya untuk menciptakan penyelenggaran SPBE dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan pelayanan non publik, serta menciptakan sinergi antar organisasi perangkat daerah dalam penyelenggaraan sistem informasi dan layanan bebasis elektronik," jelasnya.

Lingga juga mengatakan pihaknya, akan terus berusaha semaksimal mungkin agar peningkatan penilaian indeks SPBE dari tahun sebelumnya. "Dengan hadirnya seluruh stakeholder pada saat penilaian indeks SPBE, turut memberikan dampak positif dalam penilaian SPBE oleh Kemenpan RB," terangnya.

"Semoga apa yang kita lakukan untuk memaksimalkan SPBE Kabupaten Muba ini dapat memberikan dampak positif bagi meningkatnya indeks SPBE kabupaten Muba," tandas Lingga. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 7 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/06/2021

Ringankan Beban di Masa Pandemi Bupati Dodi Salurkan Bantuan Beras Bagi Warga Muba di Kota Palembang.

DRA Bersinergi dengan Ormas dan Paguyuban Salurkan Puluhan Ton Beras.

APERO FUBLIC.- PALEMBANG. Imbas dari pandemi COVID-19 tidak hanya dirasakan warga Musi Banyuasin yang berdomisili di Muba, namun warga Muba yang merantau dan tersebar di Sumsel khususnya di Palembang juga terdampak dari imbas COVID-19.

Sebelumnya juga sebanyak 400 tabung oksigen beserta isi disalurkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Ketua Umum KADIN Sumsel untuk seluruh Rumah Sakit di Sumsel. Kesulitan warga Muba yang tidak berdomisili di dalam Muba untuk mendapatkan bantuan pun menjadi perhatian serius Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.

"Mereka warga Muba yang tidak berdomisili di Muba ini ngeluh sama saya karena kesulitan mendapatkan bantuan selama pandemi, Alhamdulillah hari ini ada sebanyak 13 ton lebih beras yang disalurkan untuk warga Muba yang berdomisili di Palembang," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela menyerahkan bantuan beras organisasi Ikatan Keluarga/Perkumpulan/Paguyuban Masyarakat Muba di Palembang, Senin (6/9/2021) di Kantor Perwakilan Muba Palembang.

Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini mengaku, warga Muba yang berada di Palembang tentu semata-mata untuk mencari nafkah dan selama pandemi mereka sangat terdampak karena semua aktifitas dibatasi. "Warga juga ngaku kalau mereka masih KTP Muba sehingga hal tersebut dianggap menjadi kendala untuk dapat bantuan ketika berada di luar Muba," ungkap Bapak Santri Sumsel tersebut.

Ketua Umum KADIN Sumsel ini menyebutkan, pandemi saat ini semua orang membutuhkan bantuan dan keringan untuk menafkahi kehidupan sehari-hari.

"Jadi kita sampingkan dulu lah persoalan domisili di KTP, semua orang butuh bantuan. Kita diajarkan untuk saling mengasihi dan menyayangi serta memberi semata-mata karena Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah melalui Organisasi Ikatan Keluarga Muba dan Paguyuban warga Muba di Palembang bisa sinergi menyalurkan bantuan ini, dan yang harus di garis bawahi donasi ini tidak menggunakan dana APBD," ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut Dodi Reza, sebelumnya juga sudah dilakukan bersama OKP dan Organisasi Mahasiswa Muba di Palembang untuk menyalurkan bantuan beras bagi warga Muba di Palembang.

"Pada tahap pertama lalu bersama OKP dan adik-adik mahasiswa asal Muba di Palembang sudah disalurkan bantuan, di tengah realisasinya rupanya banyak warga Muba di Sumsel ini yang membutuhkan bantuan," tuturnya.

Ketua Ikatan Keluarga Keban Air Itam, Rubi Indiarta mengucapkan Terima kasih atas kepedulian Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin yang secara merata menginventarisir kebutuhan warga Muba yang berdomisili dimanapun. "Pak Bupati Dodi Reza nyata realisasinya meringankan beban warga Muba di Palembang," ulasnya.

Senada dikatakan Ketua IKS Saling Karuan Palembang, Hj Siti Asiyah Sihabuddin SKom. Ia mengapresiasi kepedulian Bupati Dodi Reza yang juga menyisir warga Muba yang berdomisili di seluruh Sumsel khususnya Palembang. "Semoga bantuan ini menjadi obat dari pandemi ini serta mempererat tali silaturahmi warga Muba yang di manapun berada," tuturnya.

Ketua Ikatan Babat Banyuasin yang juga Anggota DPRD Sumsel Komisi I , Antoni Yuzar SH MH mengapresiasi komitmen Bupati Dodi Reza untuk mengakomodir seluruh kebutuhan warga masyarakat Muba. "Ini sangat luar biasa, semoga inisiasi pak Dodi ini dapat diikuti Kepala Daerah lainnya di Sumsel yang menyisir kebutuhan warga tanpa pandang pilih," pungkasnya.

Kabag Kesra Muba, Opi Palopi MA mengatakan, Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengajarkan kita semua untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi sesama. "Pak Bupati mengajarkan kita untuk selalu tergerak meringankan beban sesama ketika sedang dihadapkan musibah, tidak memandang suku dan agama," ulasnya.

Lanjut Opi, inisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin juga mengajarkan untuk selalu peduli kepada sesama pada kondisi pandemi saat ini. "Kami juga melaporkan kalau sebelumnya melalui inisiasi Bupati Dr Dodi Reza juga telah menyalurkan bantuan tabung oksigen beserta isi untuk Rumah Sakit di Sumsel serta donasi miliaran rupiah bantuan Muba Peduli untuk masyarakat Muba terdampak COVID-19 dan bantuan kemanusiaan untuk sahabat dan rekan-rekan kita di Palestina," tuturnya.

Opi merinci, adapun bantuan beras yang disalurkan bersama Organisasi dan Paguyuban Warga Muba di Palembang yakni diantaranya untuk Ikatan Keluarga Musi Banyuasin: 2 ton, Ikatan Keluarga Sukarami: 1 ton, Ikatan Keluarga Nganti: 1 ton, Ikatan Keluarga Babat Banyuasin: 1 ton, dan Ikatan Keluarga Tanjung Durian Napal: 1 ton.

"Kemudian, Ikatan Keluarga Tanah Abang: 1 ton, Ikatan Keluarga Broyot Teluk Kijing: 1 ton, Ikatan Keluarga Sungai Keruh: 1 ton, Ikatan Keluarga Epil: 1 ton, Ikatan Keluarga Sereka Sugiraye: 1 ton, Ikatan Keluarga Keban Air Itam: 1 ton, Ikatan Keluarga Ulak Teberau: 1 ton, tambahan bantuan untuk korban kebakaran melalui Laskar Ampera:  setengah ton, dengan total keseluruhan 13,5 ton," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kaban Kesbangpol Muba Marko Susanto SSTP MSi dan para Staf Khusus Bupati Muba. (HS)

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 6 September 2021.

Sy. Apero Fublic

9/03/2021

Perpustakaan dan Teknologi Informasi di Tengah Pandemi Covid 19.

APERO FUBLIC.- Sumber informasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh semua orang, mulai dari kalangan anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua. keinginan akan hal membuat orang ingin mencari tau berita atau informasi. sumber yang dapat digunakan dalam mencari informasi salah satunya ialah perpustakaan.

Perpustakaan menjadi gudangnya sumber berita maupun informasi yang dapat dimanfaatkan sebagian orang. menjadi pusat informasi tentunya perpustakaan harus tau betul tugasnya dalam memberikan informasi kepada penggunanya, dengan selalu melihat apakah kebutuhannya.

Pada masa pandemi covid 19 sekarang ini semua kegiatan aktivitas dibatasi, baik perkantoran, sekolah, universitas, pusat perbelajaan, bahkan tak terkecualii perpustakaan. perpustakaan menjadi hal yang sangat dipentingkan mengingat perpustakaan sendiri sebagai wadahnya informasi, namun di tengah pandemi covid 19 ini aktivitas layanan di perpustakaan dibatasi melihat anjuran dari pemerintah untuk membatasi jam layanan.

Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang memberikan layanan langsung ketempat untuk mencari sendiri infomasi apa yang ingin dicari. namun, apabila jika kondisi  WFH (work from home) perpustakaan ditutup dan tidak memberikan layanan. Di tengah situasi sekarang ini lah teknologi sangat dibutuh melihat teknologi yang sekarang berkembang cukup pesat, tentunya membuat perpuatakaan dituntut untuk menyediakan perpuatakaan digital.

Teknologi informasi sekarang sangat dimanfaatkan oleh semua orang dalam memcari informasi, sebagaian orang mencari dan menemukan berita bahkan informasi, bisa melalui seperti tv, radio, media sosial dan lain-lain yg dapat dimanfaatkan berbentuk digital.

Perpustakaan di tengah pandemi covid 19 ini, membuat perpustakaan harus cekatan untuk menemukan solusi dalam memberikan layanan kepada penggunanya. Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang memiliki layanan berupa jurnal ilmiah online, e-book, OPAC, yang tentunya dapat diakses melalui rumah, mengingat situasi pandemi covid19 sekarang ini yang membatasi kegiatan tentunya sangat membantu pengguna dalam mencari informasi.

Oleh: Fitri Indriyani
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 September 2021.
MahasiswI UIN Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Prodi Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic.

9/02/2021

SYARCE: Kau Hanyalah Angin

APERO FUBLIC.- SYARCE. Bait syarce dengan judul Kau Hanyalah Angin memberikan suatu gambaran pada orang-orang yang memiliki kepandaian berkata-kata dan bersosialisasi. Dia pandai membuat orang yakin atau percaya dengan perkataan dan janji-janjinya. Oleh karena itulah dia dimata orang yang berinteraksi dengannya adalah orang yang baik, hebat, dan berhasil.

Namun, semua itu hanyalah kata-kata cair biasa saja. Dia hanya mengumbar kata-kata saja tanpa perlu menepati dan tanpa perlu kebenaran apa yang dia katakan. Sebagai contoh misalnya dia seorang pemuda yang pandai berkata-kata dengan gadis-gadis. Rayuan dan bujukannya sunggu membuat gadis-gadis terlena sehingga banyak yang jatuh cinta padanya. Namun setelah mereka dia dapati, kemudian dia tinggalkan tanpa alasan dan tanpa pamit. Yang tersisa hanyalah rasa kecewa dan luka berserta janji yang tinggal janji.

Contoh kedua adalah seorang politisi atau seorang calon kepala desa, wakil rakyat, calon bupati, calon gubernur, calon presiden. Calon-calon ini sangat pandai berkata-kata dan berjanji-janji. Mereka tampak sangat alim dan baik pada masa kampanye. Setelah mereka terpilih apa yang terjadi. Janji tinggal janji, keramahan pun hilang. Bahkan dia kembali menjadi angin ribut yang membuat bencana. Begitulah mereka, yang kembali dengan berkorupsi yang tentu itu adalah bencana bagi masyarakat. Sebagai pelajaran kita semua, jangan mudah terlena dan tidak perlu percaya janji-janji. Buktikan atau silakan mundur.

 

KAU HANYALAH ANGIN
 
Betapa rama dirimu.
Menyapa, membelai saat berjumpa.
Memberi sejuk dan kedamaian.
Bagi hati yang merindukan.
Bagi jiwa yang menanti.
 
Lena jiwanya dalam buaianmu.
Harap selalu berjumpa,
Harap selalu bertemu.
Mengobati rindu-rindu.
 
Namun,
Kau hanyalah angin
Yang datang dan pergi sesuka hati.
Tanpa mengetuk, tanpa mengucap salam.
Kau pergi tanpa meninggalkan jejak.
Tapi meninggalkan rasa dan janji-janji.
 
Itulah dirimu, Hanyalah angin.
Saat kau sudah berjaya.
Kau lupa diri,
Lalu datang dengan keangkuhanmu.
Menjadi badai dan angin ribut.
Mematakan dahan dan ranting yang kau belai dulu.
Menggugurkan daun-daun yang pernah kau lenakan.
Kau hancurkan semua oleh terpaanmu.
 
Kau hanyalah angin,
Begitulah kiranya, hanya melenakan sewaktu.
begitulah penipu.

Oleh. Joni Apero
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 3 September 2021.

Catatan: Syarce adalah syair cerita dimana dalam penulisannya sama halnya dengan menulis puisi atau syair pada umumnya. Yang membedakannya adalah syarce dilengkapi cerita pendek yang menjelaskan makna dan maksud dari syair tersebut. Sebab, banyak masyarakat awam bahasa sastra sehingga mereka tidak mengerti dari bait-bait syair tersebut. Dengan penambahan sedikit cerita maka mereka akan sedikit memahami apa maksud dan tujuan dari syair tersebut.

Buat sahabat semua bagi yang ingin mempublikasikan karya tulis dapat mengirimpakan tulisan ke Apero Fublic. Mari kita hidupkan kesastraan rakyat dan asah kreatifitas menulis kita. Sebab menulis awal dari cerdasnya seseorang dan terpelajarnya masyarakat.

Sy. Apero Fublic

DRA Bagikan Oxigen Konsentrator Serta Resmikan Bank Darah RSUD Sungai Lilin.

DRA Minta Seluruh  Nakes Layani Masyarakat Dengan Tulus Dan Ikhlas Dari Hati.

APERO FUBLIC.- MUBA-SUNGAI LILIN. Selain komit pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana RSUD di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga sangat perhatian kepada seluruh tenaga kesehatan. Dodi Reza getol mengingatkan tenaga kesehatan RSUD harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan tegas dirinya menekankan tidak ingin insentif tenaga kesehatan terlambat dan harus dibayar tepat waktu.

Pernyataan ini disampaikannya saat hadir pada acara Penyerahan Bantuan Oksigen Konsentrator untuk RSUD Sungai Lilin dan Peresmian Bank Darah RSUD Sungai Lilin, Kamis (2/9/2021) Pada kesempatan ini, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA juga berharap keberadaan Bank darah di RSUD Sungai Lilin tersebut dapat membantu dalam penanganan awal pada kasus pendarahan.

"Saya minta tolong dengan bapak ibu tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Sungai Lilin ini, melayani pasien harus dengan hati yang tulusdan iklash, ramah dan murah senyum melayani dengan hati. Harus bersabar dalam menghadapi pasien. Kami tau kalian sangat capek dan lelah disaat pandemi saat ini tapi pasien juga ingin mendapatkan pelayanan yang baik. Oleh sebab itu, SDM perlu diatur supaya tenaga kesehatan tidak terlalu capek," tegasnya.

Pemkab Muba terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian dalam bidang kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Muba.

Dikatakan Dodi Reza, pandemi COVID-19  belum berakhir. Oleh sebab itu, banyak kebutuhan oksigen yang harus terpenuhi di beberapa rumah sakit di Indonesia, khususnya RSUD Muba sendiri. Bantuan dari berbagai pihak baik dari pemerintah atau swasta terus diberikan. Salah satunya pada hari ini, lanjut Dodi,  bantuan oksigen konsentrator sebanyak 28 unit dari Kementerian Kesehatan untuk rumah sakit di Kabupaten Muba.

"RSUD Sungai Lilin merupakan rumah sakit yang mendapatkan alokasi terbanyak yakni 11 unit. Ini  bentuk kepedulian dari pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Muba," ungkapnya.

Disampaikan Dodi, bawah sebelumnya RSUD Sungai Lilin mendapatkan bantuan tabung oksigen dari Kadin Sumsel. Dan dari laporan direktur RSUD Sungai Lilin sudah mendapatkan beberapa bantuan dari beberapa perusahaan termasuk yayasan.

"Pemkab Muba terus berkomitmen dalam bidang kesehatan. Dibuktikan dengan adanya 3 Rumah Sakit Umum Daerah dan 29 Puskesmas yang berada di Kabupaten Muba," ucapnya.

Sementara direktur RSUD Sungai Lilin dr Tri Sinarum dalam laporannya, selain penyerahan bantuan, pihaknya juga menggelar sunat massal, dan donor darah. Ia merinci bantuan yang didapatkan RSUD Sungai Lilin total sebanyak 18 oksigen konsentrator, 37 tabung oksigen, 10 regulator oksigen dan 20 oximetry.

"RSUD Sungai Lilin mendapatkan bantuan 11 oksigen konsentrator dari Kementerian Kesehatan RI, 5 tabung oksigen dari Kadin Sumsel, 15 tabung oksigen dari SKK Migas, 7 oksigen konsentrator dari Yayasan Mujahidin, 10 tabung oksigen dari  PT Global Makara Teknik, 10 tabung oksigen dari PT Hindoli Cargill, 7 tabung oksigen dan regulator dari PT Putra Muba Coal, dan 20 bantuan oximetry dari PT Trimata Benua, " tandasnya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra
Palembang, 3 September 2021.

Sy. Apero Fublic