Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

12/08/2021

Musi Banyuasin Borong 13 Medali Emas Hari Kedua Peparprov Sumsel 2021.

APERO FUBLIC.- BATURAJA. Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menambah pundi-pundi medali di ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan (Sumsel) III-2021 di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), 5-12 Desember 2021.

Pada hari kedua paskah pembukaan, Selasa (7/12/2021) kontingen Paralympic Bumi Serasan Sekate berhasil meraih 13 medali emas, 17 medali perak dan 10 medali perunggu.

“Ya, hari kedua kemarin kita berhasil menambahkan medali 13 emas, 17 perak, dan 10 perunggu,” kata Ketua NPC Kabupaten Muba, Eko Tirta M kepada awak media.

Lebih lanjut Eko menuturkan medali tersebut diperoleh dari beberapa cabang olahraga. “Masing-masing diperoleh dari cabor Para athletik 4 emas, 7 perak, 3 Perunggu,” kata atlet renang NPC Muba ini.

Kemudian masih kata dia medali didapat dari cabor para swimming, emas 5, perak 5, dan perunggu 3. “Catur perak 2, para tables tenis 1 perak, Para Badminton emas 3, perak 1, perunggu 2, dan Para powerlifting 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu, sehingga total 40 medali yang telah dikantongi Anak Muba,” pungkasnya.

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 8 Desember 2021.

Sy. Apero Fublic

12/04/2021

PUISI: Nangkul

APERO FUBLIC.- Puisi berikut sangat erat dengan geografis dan sosial budaya masyarakat Melayu di Musi Banyuasin. Dalam puisi selain menyelipkan pesan juga menceritakan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Jelas sekali kalau penyair terinspirasi dari lingkungan sekitarnya.

Nangkul

1
Berdiri tenang di batang sungai musi.
Himpit di paha pangkal buluh panjang.
Masukan joran tangkul dibentangkan.
Jatuhkan pelan ke alir air pasang.
Tuan puan ini bukan sembarang jeratan.
Ini jeratan ikan mudik di tepian.
 
2
Berenang anak jangan lepas pandang.
Kelokan sirip anak lawan arus kencang.
Hati hati anak perangkap datang.
Berjuang sayang jangan hilang juang.
Demi air mata yang menunggu.
Menunggu peluk ibu kepadamu.


3
Hati hati sayang doa ibu menyertai.
Di lubuk kayuara ibu setia menanti.
Ini langit kita bersama.
Ini sungai kita semua.
Sembunyi sayang susur bawah batang.
Berkelok diri bila perangkap datang.
Sedikit lagi sayang kelam membayang.
Dan mereka kelak akan pulang.
Berenanglah sampai lewat terang.
Menghilanglah dalam gelap malam.
Bersama ayah, ibu harap engkau datang.
Tenang sayang, ibu rela menjadi bintang.
Penuntun matamu untuk pulang.


4
Ayo ibu untal lagi tangkulnya.
Lama nian tak makan pempek,
dan tekwan.
Ayo ibu lempar jaring tangkulnya.
Lama tak bersua pais jeruk.
dan ikan panggang bungkus.
Ayo ibu lempar lagi.
Lempar lagi ibu.
Ini hanya setahun sekali.


5
Tuhan tersenyum,
di Arsinya.

Oleh: Herdoni Syafriansah.
Kayuara, Januari 2018
Editor. Totong Mahipal. Catatan: Buat sahabat semua kirimkan karya tulis kamu ke Apero Fublic. Ingat, jangan copy paste atau plagiat. Saya juga mengucapkan terimakasih atas publikasi puisi saya. Jaya selalu Apero Fublic.

Sy. Apero Fublic

PUISI: DI HATIMU

APERO FUBLIC.- Kembali publikasi puisi karya dari penyair asli Musi Banyuasin. Puisi berikut sangat penuh makna karena menggunakan kata-kata perumpamaan yang melankolis. Namun akan menghibur dan memancing imejinasi dari para pembaca. Silakan nikmati dan temukan imejinasi saat membacanya.

DI HATIMU
 
Di hatimu
Di desa
Pada pagi hari
Matahari tumbuh berseri
 
Di hatimu
Di sungai
Pada pagi hari
Ikan tumbuh mencukupi
 
Di hatimu
Di sawah
Pada pagi hari
Padi tumbuh melebihi
 
Olala Olala
Ke rawang, bebugal, bekarang, menyalai
 
Di hatimu
Di desa
Pada pagi hari
Buah tumbuh melimpahi
 
Di hatimu
Di hutan
Pada pagi hari
Pohon tumbuh merindangi
 
Di hatimu
Di rumah
Pada pagi hari
Tawa canda memenuhi
 
Olala Olala
Ke talang, beketek, besindo, bekereto
 
Di hatimu
Di jalan
Pada pagi hari
Kesegaran tumbuh menumpahi
 
Di hatimu
Di hidupmu
Pada setiap hari
Hari raya bersemi
 
Di hatimu
Di hidupmu
Pada setiap hari
Tuhan telah mencintai

Oleh. Herdoni Syafriansah.
Editor. Rama Saputra.
Kayuara, 18 Maret 2021.

Sy. Apero Fublic

11/25/2021

Tantangan Perbankan Syariah Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

APERO FUBLIC.-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Mujahid Raihan Azkiya, saat ini saya menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Sultan Taha Saifudin Jambi, jurusan perbankan syariah, semester 5. Disini saya telah membuat artikel yang berjudul “tantangan perbankan syariah dalam menghadapi pandemi covid 19”. Dalam hal ini saya menjalankan PPL atau magang secara daring atau online. Semoga artikel yang saya buat ini dapat memotivasi dan memberi pengetahuan bagi teman-teman semua yang telah membacanya.

Ada baiknya sebelum membahas tantangan perbankan syariah dalam menghadapi pandemi covid19,  kita terlebih dahulu harus mengetahui apa itu perbankan syariah dan apa itu covid 19. Perbakan Syariah adalah lembaga keuangan yang merupakan lembaga intermediasi dan penyedia jasa keuangan yang bekerja berdasarkan etika dan sistem nilai Islam yang bebas dari riba, maysir, gharar. Adapun virus COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang disebabkannya ini tidak dikenal sebelum mulainya wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. COVID-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.

Jadi apa saja yang menjadi tantangan perbankan syariah dalam menghadapi pandemi covid-19?.

Industri Perbankan Syariah memiliki peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi rakyat, berkontribusi dalam melakukan transformasi perekonomian pada aktivitas ekonomi produktif, bernilai tambah dan inklusif tetapi di masa Pandemi Covid-19 ini industri Perbankan Syariah harus bergerak cepat untuk beradaptasi dengan membuat strategi, inovasi baru serta mitigasi risiko yang tepat dan cermat serta menggunakan strategi kreatif untuk bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang membuat kondisi perekonomian tidak menentu.

Artinya industri Perbankan Syariah mempunyai tantangan yang cukup signifikan, namun Industri Perbankan Syariah harus melihat permasalahan penyebaran virus ini sebagai tantangan yang harus dirubah menjadi sebuah kesempatan untuk bisa lebih baik. Maka dari itu, sudah saatnya Perbankan Syariah mulai merevisi kembali strategi, mengingat tidak ada yang mengetahui kapan Covid-19 akan berakhir. Berangkat dari hal tersebut, artikel  ini bertujuan untuk memaparkan Tantangan Perbankan Syariah dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Tantangan Industri perbankan syariah Pertama menjaga jarak fisik (PhysicalDistancing), Industri perbankan syariah dituntut untuk melayani nasabah dari rumah, bank syariah harus menyesuaikan pola bisnis akibat pandemi Covid-19, perbankan syariah dituntut melayani nasabah melalui digitalisasi layanan bank, baik layanan digitalisasi dalam penghimpunan dana maupun pembiayaan.

Tantangan kedua bagi Industri bank syariah saat pandemi covid19 yakni likuiditas dan rasio pembiayaan bermasalah atau non performingfinanacing (NPF), untuk menekan NPF mengharuskan bank untuk restrukturisasi. Restrukturisasi bertujuan untuk meringankan kreditur dalam bentuk penyesuaian cicilan pokok, penurunan suku bunga serta perpanjangan waktu. Restrukturisasi bertujuan untuk meringankan kreditur dalam bentuk penyesuaian cicilan pokok, penurunan suku bunga serta perpanjangan waktu.

Disamping meringankan kreditur, restrukturisasi kredit juga menjaga likuiditas dari suatu bank, mengingat situasi perekonomian di tengah pandemi Covid-19  seperti ini, sehingga nasabah dapat melanjutkan mengangsur kewajiban kepada bank syariah. Restrukturisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, sebagai berikut: Penurunan suku bunga; Perpanjangan jangka waktu; Pengurangan tunggakan pokok; Pengurangan tunggakan bunga; Penambahan fasilitas kredit/pembiayaan; Konversi kredit/pembiayaan menjadi Penyertaan Modal Sementara Langkah-langkah di atas dapat digunakan satu persatu maupun secara akumulasi sesuai dengan kebutuhan debitur dalam restrukturisasi kredit tersebut.

Tantangan Ketiga adalah mencari alternatif market baru, minimal market yang tidak terdampak signifikan akibat pandemi Covid19, seperti pemberian pembiayaan kepada usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) produsen Alat Kesehatan, seperti Alat Pelindung Diri (APD), Masker, dll yang saat pandemi Covid-19 ini permintaan barang tersebut sangat tinggi, dengan memberikan pemberian pembiayaan pada fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga industri perbankan syariah tidak terjadi penurunan market secara signifikan, dengan memberikan pemberian UMKM produsen Alat Kesehatan, dengan begitu, tentunya sekaligus mempertahankan UMKM agar tetap produktif dan eksis di tengah masa pandemi Covid-19. 

Untuk tetap survive di tengah pandemi covid-19 agar industri perbankan syariah tetap berada dalam aturan-aturan syariah dan tetap menjalankan fungsi bank syariah sesuai kaidah yang berlaku. Selain itu, bank syariah juga diharuskan menjaga kesesuaian prinsip syariah dalam operasionalnya serta menjaga citra atau reputasi sebagai bank Syariah, termasuk manajemen syariah yang harus baik, agar tidak ada anggapan buruk terhadap pengelolaan bank syariah.

Oleh: Mujahid Raihan Azkiya.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Jambi, 25 November 2021.
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Taha Saifudin Jambi, Jurusan Perbankan Syariah.

Sy. Apero Fublic

11/19/2021

Dongeng Toraja: Kisah Anjing-Kucing dan Tikus.

APERO FUBLIC.- Dikisahkan ada seorang perempuan tua yang mandul. Dia memiliki dua hewan peliharaan yang dia sayangi, Anjing dan Kucing. Selain itu, si wanita juga memiliki cincin ajaib. Kalau dia mau makan, maka cukup memutar-mutar cincinnya. Maka dengan tiba-tiba makanan datang terhidang di meja. Terhidang makanan apa saja yang dia inginkan.

Pada suatu hari, seekor raja tikus pergi berkunjung kerumah wanita tua itu. Didapati penghuni rumah itu sedang siap-siap untuk makan. Tikus melihat wanita tua memutar-mutar cincinnya, lalu diatas meja tiba-tiba terhidang berbagai jenis makanan.

Rahasia cincin wanita tua itu, sekarang diketahui oleh si raja tikus. Setelah itu, si tikus pergi kembali ke rumahnya. Raja tikus tidak pernah berhenti berpikir bagaimana caranya untuk memiliki cincin tersebut. Maka timbul niat di dalam hatinya untuk mencuri cincin itu. Tapi, masalahnya kucing dan anjing peliharaan wanita tua itu selalu menjaganya.

Beberapa hari kemudian, tikus datang lagi untuk bertamu ke rumah wanita tua itu, dia menemui anjing dan kucing milik wanita itu. Kemudian dia berkata.

“Kucing dan Anjing, aku datang untuk mengundang kalain berdua untuk datang ke pesta di rumahku. Sampaikan juga pada tuan kalian Aku juga mengundang dia.”

“Baklah raja tikus, kami akan datang dan akan saya sampaikan pesanmu pada pemilik kami.” Jawab Kucing dan anjing. Setelah itu, raja tikus kembali pulang. Dia kemudian mengumpulkan teman-temannya dan memberi tahu kalau dia akan mengadakan pesta. Dia juga mengundang wanita tua dan dua peliharaanya, anjing dan kucing. Teman-teman tikus gembira sekali menyambut pemberitahuan itu.

Waktu pesta di rumah raja tikus tiba. Untuk menghadiri pesta, kucing dan tikus datang bergantian. Sebab kalau keduanya pergi bersamaan. Maka tidak ada yang menjaga si wanita tua. Disepakatilah kalau yang pergi ke pesta lebih dahulu, si kucing.

Tetapi agaknya si kucing lupa pulang dari tempat pesta. Sehingga anjing sudah gelisah menunggu gilirannya.

Melihat si wanita tua sudah tertidur, akhirnya si anjing pergi menyusul ke pesta di rumah raja tikus. Wanita tua, ditinggal sendirian oleh anjing. Raja tikus melihat kehadiran si anjing, dengan demikian dia tahu kalau rumah si orang tua sudah kosong dari penjagaan. Pergilah raja tikus ke rumah perempuan tua untuk mencuri cincin ajaib. Raja tikus meniup-niup jari tangan wanita tua dengan lembut, lalu menarik perlahan-lahan cincin ajaib. Setelah lepas dia ambil dan dibawanya pergi.

Sekembalinya dari pesta, anjing dan kucing mendapati kalau cincin ajaib wanita tua sudah hilang. Bertengkarlah keduanya saling menyalahkan. Pertengkaran keduanya didengar oleh wanita tua karena dia terbangun, lalu dia bertanya sebab apa mereka bertengkar. Mereka menjelaskan karena cincin di jari tuannya sudah hilang.

Perempuan tua itu memperhatikan jarinya, dia mendapati cincin ajaib di jarinya sudah tidak ada. Kejadian itu membuat hati wanita tua menjadi kecewa sekali. Oleh sebab itu dia kemudian mengusir anjing dan kucing dari rumahnya.

Maka pergilah anjing dan kucing dari rumah tuannya. Setelah itu, kembali bertengkar keduanya untuk saling menyalahkan. Anjing mulai marah, dia berusaha membunuh kucing. Kucing kemudian berlari dan naik ke atas pohon.

Kucing dan anjing tidak pernah akur lagi. Sebab hilang karena dicuri tikus dan masalah berawal dari undangan pesta raja tikus. Sejak saat itu, anjing-kucing dan tikus tidak pernah akur lagi. Mereka saling bersumpa bersumpa kalau dia tidak akan baik lagi dengan anjing, maka kotorannya pun tidak akan dia perlihatkan pada anjing. Kucing dan ajing pun selau mengubur kotorannya. Itulah sebabnya kucing selau mengubur kotorannya. Anjing juga mengubur kotorannya walau tidak serapi kucing.

Rewrite: Tim Apero Fublic.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 19 November 2021.
Sumber: Muhammad Sikki, Dkk. Struktur Sastra Lisan Toraja (Transkripsi dan Terjemahan). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.

Sy. Apero Fublic

Burung Bangau dan Ikan (Dongeng Toraja).

APERO FUBLIC.- Pada suatu hari seekor burung bangau pergi mencari makan. Hari itu, burung bangau pergi ke sawah penduduk disekitar tempat tinggalnya. Dia tahu kalau banyak ikan di sekitar sawah penduduk. Tidak jauh dari persawahan terdapat sebuah tebat dimana air berkumpul. Bangau mulai mencari ikan, dia dengan sigap menghalau ikan-ikan dengan kakinya.

Ikan berlarian kesana kemari, sehingga bangau dapat melihatnya. Lalu bangau menangkap salah satu ikan. Ikan yang tertangkap oleh paru tampak terjepit kuat dan tidak berdaya. Bangau yang sudah lapar tidak tahan untuk menelan ikan yang dia tangkap itu. Ikan itu mencari akal agar tidak tertelan oleh si bangau. Dengan cepat dia berkata pada bangau.

“Bangau, sebelum kau menelan Aku. Maukah kau mendengar nyanyianku yang sangat menarik dan bagus sekali?.” Kata ikan.

“Nyanyian apa itu?.” Tanya bangau penasaran, dan dia tertarik dengan saran si ikan.

“Sudah dengarkan saja, Aku akan mulai bernyanyi dengan merdu sekali.” Kata Ikan dan mulai bernyanyi.

“Kaki bangau adalah pemukul tambur yang bagus. Sayap bangau bagaikan tenunan lebar dan indah. Perut bangau laksana kawat emas yang halus kekuning-kuningan. Mata bangau laksana gasing emas yang berputar-putar dengan lunglainya. Paru bangau tak ubanya ujung tombak emas berkilauan.”

Mendengar nyanyian ikan yang lembut dan merdu serta sanjungan juga pujian itu. Membuat bangau menjadi gembira dan merasa tersanjung sekali. Dia bahagia dan merasa dirinya mahkluk yang paling indah dan hebat. Bangau lupa diri, dia tersenyum dan jepitan parunya mengendur lalu terbuka. Ikan melanting dan jatuh kembali kedalam air tebat. Dengan cepat ikan itu berenang masuk ke cela-cela kayu penahan tebat (embarau), bersembunyi. Kayu-kayu berfungsi menahan tanah agar tidak hanyut terbawa air.

Bangau sadar dia telah di tipu. Dia sangat marah lalu meburu ikan itu. Parunya mematuk-matuk ikan itu, sedangkan kakinya menendang-nendang ke embarau tebat. Pada cela yang sempit kaki burung bangau terjepit kuat. Sehingga dia tidak bisa menarik kakinya kembali lepas. Beberapa waktu kemudian si bangau yang suka di puji akhirnya mati lemas di tebat itu. Sedangkan si ikan gembira karena berhasil mengalahkan lawannya. Begitulah akhir dari cerita makhluk yang suka di puji-piji.

Rewrite: Tim Apero Fublic
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 19 November 2021.
Sumber: Muhammad Sikki, Dkk. Struktur Sastra Lisan Toraja (Transkripsi dan Terjemahan). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.

Sy. Apero Fublic

11/17/2021

Legenda Dari Toraja: Batu Tomate.

APERO FUBLIC.- Pada zaman dahulu kala terjadilah suatu peristiwa. Dikisahkan ada serombongan orang pergi mengantar mayat untuk dikuburkan di liang batu. Dalam perjalanan menuju tempat pemakaman cuaca berubah menjadi buruk lalu turun hujan lebat segerah. Karena itu, rombongan berhenti untuk berteduh. Karena kalang kabut menghindar hujan mereka buru-buru meletakkan mayat di tanah dan lupa memasang alasnya. Hanya istri si mayat (istri atau suami) yang tetap menunggui mayat itu dalam hujan.

Beberapa waktu berlalu hujan pun redah. Warga yang berteduh dari hujan kembali untuk menguburkan si mayat. Namun aneh, saat mereka hendak mulai mengangkat dan membawa si mayat. Ternyata mayat sudah berubah menjadi batu. Sementara istrinya yang menunggui si mayat juga berubah menjadi batu.

Batu ini berada di Kampung Padang, Desa Tondon, Kecamatan Sanggalangi (Administrasi tahun 1986). Batu tersebut oleh warga kemudian diberi nama, Batu Tomate yang berarti batu orang mati. Menurut kepercayaan masyarakat Toraja; orang yang pergi berperang tidak boleh membelakangi atau melewati begitu saja batu tomate itu. Barang siapa melanggar, pasti terkena peluru atau terbunuh di medan perang.

Begitu juga saat orang pergi untuk menyabung ayam, dipantangkan untuk tidak membelakangi batu tomate. Usahakan untuk selalu menghadap ke arah Batu Tomate berada.

Dari kisah inilah, menurut kepercayaan masyarakat Toraja. Terdapat ketentuan bahwa apabila saat mengantar mayat dan akan beristirahat dalam perjalanan menuju lokasi penguburan. Maka saat meletakkan mayat di atas tanah harus diberi alas dengan apa saja yang penting ada alasnya. Baik itu alas sederhana misalnya dedaunan, kayu atau benda lain yang dapat dijadikan alas.

Rewrite: Tim Apero Fublic.
Editor. Ahmad Reni.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 17 November 2021.
Sumber: Muhammad Sikki, Dkk. Struktur Sastra Lisan Toraja (Transkripsi dan Terjemahan). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1986.

Sy. Apero Fublic