Daftar Kata Istilah Baru Bahasa Indonesia


Perkembangan Perkembangan bahasa adalah bentuk perkembangan kebudayaan manusia. Semakin banyak aktivitas manusia dalam kebudayaan, seperti ide, aktivitas, pemikiran, maka semakin banyak memerlukan kata-kata untuk menyampaikan pesan. Ketika penyampaian pesan kurang tepat maka akan terjadi kekurangan dalam pemahaman.

Kebudayaan manusia tidak akan berkembang tanpa adanya bahasa sebagai media komunikasi. Dalam bahasa yang berkembang dan memiliki interaksi global dan luas maka penerjemahan bahasa juga perlu dilakukan. Bahasa-bahasa yang berkembang dan tumbuh dimulai dengan istilah-istilah yang diwakili sebagai penjelas dari maksud-maksud tersebut. Pada Bahasa Indonesia yang berkembang juga masih banyak istilah bahasa yang belum dibakukan atau belum ditemukan.

Kadang pesan bahasa terwakili dengan bahasa asing, seumpama menggunakan bahasa Inggris, bahasa Arab, Bahasa Daerah dan lainnya. Berikut ini adalah bentuk daftar bahasa Indonesia yang belum di bakukan. Dalam penulisan ini akan mengikuti perkembangan sosial kebudayaan Indonesia dari masa lampau sampai masa yang akan datang. Sehingga daftar kata di sini adalah bentuk temuan baru.

1). Renah.
Renah adalah nama suatu kawasan yang terletak di antara banyak sungai-sungai. Kawasan ini dimusim penghujan dengan intensitas tinggi akan terjadi banjir alami.

Banjir di kawasan renah bukan disebabkan oleh kerusakan alam tetapi bentuk kawasan penampungan air hujan secara luas. Kawasan renah apabila musim kemarau, atau saat intensitas hujan rendah kawasan ini sama dengan kawasan biasa, tidak terjadi banjir.

Semakin lebar sungai, maka semakin luas kawasan renah. Ciri-ciri kawasan renah terletak antara banyak sungai-sungai, banyak terdapat telaga-telaga, dan tanahnya rata tidak berbukit-bukit. Kawasan renah tidak boleh dibangun perumahan, perkantoran, sebab akan terjadi banjir tahunan.

Kemudian hendaklah tidak terjadi penimbunan-penimbunan pada lokasi-lokasi genangan air, karena debit air banjir akan pindah atau naik. Kata renah dapat juga berarti tanah dataran rendah. Di Provinsi Jambi ada nama suatu perkampungan tua bernama Renah Kemumu. Posisi kampung terletak di dalam lembah.

2). Pematang.
Pematang adalah lawan dari kata renah. Kalau renah adalah kawasan tanah yang terendam banjir saat intensitas hujan tinggi, maka pematang adalah suatu kawasan yang tidak terendam banjir. Tanah pematang adalah tanah yang tinggi, berbentuk bukit-bukit dan jauh dari kata banjir. Pematang berarti tanah yang kering tidak banyak mengandung air.

3). Kempungan.
Kempungan adalah suatu kawasan tanah yang cukup luas terletak di tengah kawasan renah. Dinamakan tanah kempungan karena saat terjadi banjir kawasan itu tidak terendam banjir. Sehingga saat banjir terjadi terbentuklah semacam pulau kecil di tengah-tengah banjir.

Tanah kempungan selalu dijadikan warga di Sumatera untuk berburu hewan seperti kijang, rusa, kancil, landak, saat-saat musim banjir. Hewan-hewan yang terkurung tentu mudah bagi mereka untuk menangkapnya. Kata kempungan berasal dari kata kepung, baik kata kepung untuk hewan buruan, atau kata tanah yang di kepung banjir.

4). Benca.
Benca adalah bentuk aliran air paling kecil dari barisan tempat aliran air. Sebagai simulasi kita akan memulai dari laut, sungai besar, anak sengai besar, sungai kecil, anak sungai kecil, dan baru yang dinamakan benca. Benca adalah bentuk penyatuan dari mata-mata air di dalam hutan tropis.

Kemudian ia mengalir menuju sungai-sungai kecil. Bentuk benca tidak bertebing, seandainya bertebing tidak terlalu dalam. Benca mengalir diantara cela-cela pohon seperti sungai-sungai kecil. Benca juga sangat rentan tertimbun, seperti adanya pembangunan perkebunan atau gedung oleh manusia.

5). Bencani.
Bencani adalah bentuk penampungan air alam yang terdapat di hutan-hutan tropis kawasan dataran renda. Bencani lawan dari kata benca. Kalau benca berbentuk memanjang seperti selokan alamai, bencani berbentuk bulat seperti kolam.

Bencani memiliki luas antara satu meter persegi, sampai lima meter persegi, dengan kedalaman berpariasi, anatar setengah meter atau lebih. Bencani berbentuk bulat, persegi, atau memanjang (terukur). Bencani ibarat penampung air terkecil dari barisan danau. Sebagai gambaran, dimulai dari danau, telaga, kolam, lebung, dan bencani. Bencani juga rentan dengan kerusakan sebab penimbunan alami alam, pembukaan lahan perkebunan, dan longsor.

6). Lebung.
Lebung adalah barisan penampungan air alam yang alami. Terletak di kawasan renah dengan luas antara duapuluh meter persegi, sampai puluhan meter persegi. Air lebung akan selalu banyak di musim hujan dan akan mengering disaat kemarau.

Air lebung juga menampung ikan-ikan yang terperangkap saat banjir. Sehingga saat menjelang kemarau masyarakat sering menangkap ikan di dalam lebung. Keberadaan lebung juga terus terancam karena tertimbun oleh tanah secara alami atau akibat ulah manusia.

7). Blinriah.
Kata blin diserap dari kata blind dalam bahasa Inggris, berarti buta. Kata Blinriah juga di ambil dari kata riya. Riya adalah perbuatan manusia yang membanggakan tentang perbuatan baiknya. Sedangkan kata blinriah adalah kebalikan dari kata riya.

Blinriah adalah kata untuk penamaan pada manusia yang membanggakan perbuatan buruknya atau perbuatan salah. Seperti berbuat dosa, atau perbuatan tidak patut lainnya. Manusia sangat banyak membanggakan perbuatan buruknya, di antara orang-orang.

Seumpama seorang lelaki telah melecehkan perempuan, bangga dengan mabuk-mabukkan, bangga dengan gaya amburadul, bangga karena merokok, bangga merampas hak orang lain, bangga sebab memakai sabu-sabu, berkelahi, tauran dan sebagainya. Padahal mereka tahu bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan salah dan dosa, seperti orang buta mata hatinya.

8). Animhet.
Kata animhet di ambil dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu animal berarti binatang, dan hate yang berarti membenci. Animhet dalam pengertian ini adalah orang-orang yang membenci kebaikan, tidak suka dengan perbuatan baik.

Kelompok manusia animhet lebih mementingkan kesenangan diri sendiri dari pada berbuat baik, padahal dia mengerti kebaikan tersebut juga kebaikan dirinya, manusia, dan alam. Seperti pembuang sampa sembarangan, mengolok orang beribadah, menentang aktivis moral, membenci orang jujur. Orang-orang kelompok animhet selalu berbuat kerusakan di tengah masyarakat. Orang-orang ini tidak menyukai orang baik, apabila dalam kewenangannya orang baik akan dia singkirkan.

Maka, manusia pitranya adalah menyukai kebaikan, apabila ia tidak menyukai kebaikan berarti fitrnya bukan manusia. oleh karena itu disebut dengan istilah animhet. Atau manusia yang secara fiisik dan biologis mirip manusia tapi pikiran, prilaku dan tabiatnya seperti hewan.

9). Neofeodalisme.
Neofeodalisme berasal dari kata neofeodal, dan isme. Neo berarti baru atau di perbaharui. Feodal adalah sifat orang zaman dahulu yang merasa memiliki derajad lebih mulia dari orang lain sebab kedudukan, jabatan, kekayaa. Superiornya itu bukan disebabkan oleh prestasi atau kebenaran.

Sedangkan isme (ismos bahasa latin) mewakili suatu paham dalam suatu aliran pemikiran (kepercayaan). Neofeodalisme adalah bentuk feodalisme baru atau feodalisme yang wujud baru. Neofeodalisme berarti sifat seseorang yang merasa lebih superior dari seseorang. Dengan menggunakan kedudukan, jabatan, umur, posisi, kekayaan, dan gelar, sebagai penguat atas alasan-alasan tindakannya.

Dia tidak mau merasa kalah dari orang yang dia anggap rendah tadi, dan dia merasa tidak terima kalau dia dikalahkan atau dibantah oleh orang yang dia anggap rendah dari kedudukannya. Walau dia tahu bahwa dia salah atau itu perbuatan yang semestinya tidak perlu di perkarakan, tetapi karena dia merasa hebat maka tetap dia berbuat menurut nafsunya. Kadang juga demi menutup malunya.

10). Talutuh.
Talutuh adalah nama untuk tetesan air sisa hujan yang menempel di dedaunan pohon. Biasanya air talutuh ini akan jatuh saat dahan pohon bergoyang diterpa angin, bergeraknya hewan, atau digoyang manusia. Air talutuh ini juga masih menetes saat hujan baru saja berhenti.

11). Getuk.
Getuk adalah nama kentongan yang terbuat dari tempurung jenis labi-labi atau kura-kura. Cara membuat penduduk Melayu di Sumatera Selatan atau di Indonesia, adalah dengan mengeringkan tempurung. Setelah kering tempurung di gantung di muka pondok di tengah ladang, talang, atau di rumah pedesaan.

Bunyi getuk mencapai tiga kilometer sebagai alat komunikasi penduduk ladang berpinda masa lalu. Dengan membunyikan getuk mereka dapat saling memberi informasi bahaya, meminta tolong, memberitahu waktu, tanda keberadaan, dan memberitahu lokasi.

12). Tugal.
Alat menanam padi dari kayu, digunakan petani ladang berpindah. Bentuk tugal adalah kayu sebesar genggaman manusia dewasa sepanjang satu setengah meter atau lebih. Di bagian ujung ditajamkan membentuk bulatan. Menggunakannya dengan cara di tusuk-tusuk ke tanah sehingga terbentuk lobang-lobang di tanah. Setelah lobang terbentuk maka dapat diisi bibit padi, bibit kacang tanah, atau bibit jagung dan sebagainya.

13). Jumprog.
Jumfrog adalah kelompok orang-orang yang datang ketempat asing atau ke negara asing kemudian dia melihat budaya orang asing tersebut, tetapi budaya itu bertentangan dengan kebudayaan, adat, agama, norma-norma berlaku di negaranya atau tempat. Lalu kebudayaan yang bertentangan itu dia bawa dan dia banggakan di negaranya.

Hal yang mereka bawa bukan Cuma aktivitas saja, tetapi juga dalam pemikiran. Contoh dalam aktivitas, norma budaya asli orang Indonesia perbuatan seks aneh-aneh. Seperti lelaki berpegangan tangan laki-laki dan perempuan ditempat umum baik suami istri, atau bukan, adalah suatu hal yang tidak baik, atau memalukan dulunya. Tetapi sekarang norma itu sudah hilang, seakan-akan perbuatan itu biasa.

Dalam pemikiran dicontohkan dengan pemahamaan demokrasi, seperti mempelajari demokrasi seperti Amerika, dan ingin demokrasi ala Amerika juga diterapkan di Indonesia. Padahal demokrasi Indonesia adalah demokrasi kebersamaan dan musyawara, bukan demokrasi bebas.

Mereka juga cenderung inferior, merendahkan negara sendiri dan memuja negara lain atau memuja asing. Jumprog diserap dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu jump artinya lompat, dan frog artinya katak. Kenapa di sebut jumprog karena orang-orang ini diibaratkan seperti katak kecil yang melompat kedalam air berlumpur, kemudian bersuara ramai sekali.

14). Jumgold.
Jumgold adalah orang-orang yang datang ke suatu tempat atau negara lain, kemudian dia mengenal budayanya. Dari mengenal budaya itu kemudian dia membawa budaya-budaya baik, seperti dalam hal kebersihan mereka kampanyekan di negaranya atau tempatnya.

Kemudian dia bertolak dari budaya yang dia kenal tersbut mengembangkan kebudayaan di negara dan tempatnya. Orang-orang ini tidak merendahkan kebudayaan negaranya, tetapi dengan pengalamnya dia mengembangkan kebudayaan positif di negaranya. Kata jumgold diserap dari bahasa Inggris jum artinya lompat dan gold artinya emas.

15). Katarus.
Katarus adalah golongan orang-orang yang suka dan merasa terhormat, merasa maju, merasa modern, merasa pintar, dengan mencampur adukan kata-kata bahasa negara sendiri dengan bahasa asing saat berbicara dengan bangsanya sendiri.

Dikecualikan bagi orang-orang peranakan, dan orang-orang yang besar atau lahir di negeri asing. Katarus gambungan dua kata, yaitu kata dan rusak. Dapat diartikan merusak bahasa, atau kalimatnya yang dia ucapkan rusak tidak sesuai ketentuan baku dalam tata bahasa negaranya. Sebut saja dengan kaum katarus. Sifat katarus ini orang gila hormat, dan miminta pengakuan kalau dia itu orang maju, orang sukses, padahal pemakan nasi kangkung.

16). Neofeodalisme.
Neofeodalisme adalah bentuk feodal wujud baru. Neofeodalisme adalah orang-orang yang merasa dirinya lebih suverior dari orang lain, dia mengaggap orang lain lebih rendah dari dirinya. Karena merasa dirinya memiliki suatu kekuatan dan kedudukan.

Mereka memanfaatkan kedudukan atau kekuatan itu untuk mengalakan orang lain, merampas hak orang lain. Orang ini tidak mau kalah, sebab dia merasa dirinya lebih baik dan lebih mengerti. Dalam pikirannya dia merasa hebat, tidak mau diatur, tidak mau kalah. Tetapi sikapnya itu bukan dilandasi kebenaran atau prestasi.

Dia hanya menggunakan kedudukan, gelar, kehormatan, kekuasaan, umur, jabatan, pangkat, kekuatannya, kekayaan. Orang-orang ini sangat marah apabila ada pertentangan dengan kehendaknya atau pendapatnya. Apalagi kalau orang itu hanyalah orang biasa. Kadang orang-orang ini berlaku demikian hanya karena menutup malu tidak mau terlihat kalah atau bodoh. Dia malu sebab dia berkedudukan. Sedikit gambaran sikap “siapa si kamu, aku ini sudah strata tiga, kamu strata satu saja belum. Aku ini polisi, kamu masyarakat aku tilang kamu.

Aku ini majikan, kamu itu pembantu. Kamu itu masih muda, jangan banyak protes. Mereka tidak melihat kebenaran, tetapi karena memposisikan diri di atas. Sifat atau sikap ini dirujuk dengan sifat kaum bangsawan dan raja-raja yang mengadalkan kedudukan, kekayaan dalam bertindak dan berbuat, serta merasa diri mereka lebih tinggi dari manusia lain.

17). Moderen.
Modern adalah suatu penamaan keadaan kebudayaan yang lebih baik dan bermanfaat bagi manusia pada keadaan manusia di suatu zaman. Manusia modern adalah manusia yang memiliki pemikiran positif dan semakin beradab.

Sifat manusia modern semakin manusiawi dan memperhatikan kebaikan bersama, baik lingkungan negara dan lingkungan global. Tidak mengambil hak orang lain, tidak menindas, menghormati wanita, taat hukum, pakaian semakin pantas, punya harga diri, beragama dengan baik. Maka Kemoderenan manusia terletak pada pemikiran positif dan adab.

Bukan terletak pada hasil kebudayaan, karena hasil kebudayaan selalu modern di setiap masanya, tidak ada yang kuno. Kalau kita menganggap meriam senjata kuno di zaman sekarang, tetapi meriam senjata tercanggi pada masanya. Begitupun teknologi di zaman kita akan terasa kuno di zaman selanjutnya.

18). Sosialsic.
Sosialsic adalah penyakit masyarakat yang melekat pada suatu masyarakat atau seorang individu yang suka memamerkan perbuatan amoral di muka public, baik itu secara langsung atau melalui media. Di zaman sekarang mereka melakukan itu untuk dikenal atau merasa hebat.

Di media sosial mereka mengupload foto, video, tulisan yang tidak sesuai dengan fitrah manusia yang beradab. Mereka mengumpat, mencaci maki, menulis kata-kata kotor, mengajak ke keburukan, mengejek, dan sebagainya. Sosialsik ini bukan hanya dilakukan oleh kelompok atau individu yang kurang terdidik saja, tetapi juga dilakukan oleh elit-elit politik  suatu negara yang terdidik dan terhormat. Sosialsik diambil dari kata social dan sick dalam bahasa inggris.

Bermakna kelompok atau seseorang yang jiwa sosialnya sakit atau tidak normal, tetapi yang lainnya normal. Sebagai contoh mereka menyebut dengan plesetan cebong dan prabohong. Di media facebook  misalkan seorang individu mengupload foto ciuman di bibir dengan lawan jenis sebagai ekpresi cinta, dan lainnya.

19). Serut.
Dalam Kamus Bahasa Besar Indonesia, serut berarti alat untuk melicinkan kayu, dan tatal limbah mengolah kayu. Pengertian kata serut dalam daftar ini, adalah suatu tanah yang lapang atau bidang tanah, yang awalnya bersih, kemudian tanah lapang tersebut ditumbuhi oleh tetumbuhan secara alami. Sehingga tanah lapang atau bidang tanah tersebut dinamakan, telah menjadi serut. Kata serut diambil dari bahasa Melayu Sekayu.

20). Sukuisme.
Sukuisme adalah fahan seseorang atau suatu kelompok masyarakat yang membanggakan sukunya, merasa sukunya sangat unggula dari suku-suku lainnya. Sukuisme termasuk dalam kategori sosialsik. Penganut sukuisme selalu bertindak agresif, dan berusaha mengalakan suku-suku lainnya. Penyakit sosial sukuisme ini menjangkit semua lapisan masyarakat. Seperti kalangan akademisi, pejabat, dan para pemimpin.

22). Balu.
Balu adalah sebutan untuk seorang suami yang ditinggal mati oleh istrinya, atau seorang istri ditinggal mati suaminya. Penamaan balu untuk membedakan dari istilah duda dan janda. Orang balu kedudukannya terhormat dari janda atau duda. Sebab janda atau duda perpisahan mereka disebabkan cerai yang disebabkan permasalahan pribadi atau komplik.

23). Sarap.
Sarap dalam kata ini berbeda dari kata syaraf. Sarap adalah daun kering yang berserakan di atas permukaan tanah atau di dalam hutan. Sarap terbentuk dari jatuhan dedaunan pohon yang sudah menguning. Sehingga dedaunan itu bertimbunan di bawa pohon dan di atas permukaan tanah.

Sarap juga terletak di dalam sungai, danau, pekarangan rumah, atau tempat lainnya. Kenapa dalam bahasa kita ada kata tiarap, sesungguhya kata tersebut berasal dari kata sarap. Karena tiarap berarti kita menelungkup di atas tanah dimana banyak timbunan dedaunan kering yang dinamakan sarap. Awalan ti memberikan makna di tempat. Contoh, ti-ba, ti-gal, ti-tian.

24). Jerang.
Jerang adalah kata untuk menjelaskan saat alat memasak (belanga, kuali, dll), di angkat lalu di letakkan di atas tungku api memasak, atau tungku kompor.

25). Ancarakter.
Ancarakter adalah nama sifat manusia yang tidak mau mendengarkan nasihat orang. Semakin diteguri, semakin dinasihati, semakin menjadi. Orang yang memiliki sifat ini, dia semakin tambah suka melakukan perbuatan salah tersebut. Orang pengidap ancarakter merasa bangga ketika dia menentang nasihat orang-orang. Biasanya dia bertambah nekad dan emosi, karena dilarang-larang.

Sifat ancarakter termasuk sakit jiwa yang ringan. Pengidap ancarakter pada umumnya normal, hanya sifatnya yang semakin menjadi-jadi saat dimarahI karena berbuat salah. Ancarater memiliki egoisme sangat tinggi, dan keras kepala. Istilah ancarakter diambil dari kata dalam bahasa Inggris animal dan characterAnimal berarti hewan atau binatang, sedangkan charakter berarti sifat, watak atau  tingkah laku. Perumpamaan dengan ayam misalnya, ketika kita mengusirnya naik atau masuk rumah, kemudian dia pergi.

Tidak lama kemudian si ayam akan datang dan masuk rumah kembali. Si ayam tidak mengerti bahwa dia dilarang masuk meskipun berkali-kali diusir, tetap masuk juga. Atau seumpama kita memberi sekelompok anjing makan. Ketika kita sudah memberikan satu anjing, satu wadah, anjing-anjing tersebut masih berebutan. Sifat yang tidak mengerti yang diibaratkan dari dua hewan tersebutlah melekat pada manusia yang mengidap penyakit ancarakter.

26). Mantikus.
Mantikus adalah sifat manusia yang merasa senang karena dia berhasil menipu, berhasil berbuat curang, berhasil berbuat salah, lalu mengambil untung dari ketidaktahuan orang. Seumpama si A mengatur keuangan organisasi. Ada suatu kegiatan dimana ditetapkan ada honornya setiap panitia.

Tapi ada diantara anggota panitia tidak tahu kalau ada honor dalam kegiatan itu. Katakanlah si B. Maka si A tadi mengetahui kalau si B tidak tahu kalau ada honornya. Maka si A tidak memberikan honor itu tetapi dia ambil sendiri. Si A ini merasa sangat bangga karena dia merasa dapat untung. Dia merasa pintar dan hebat kerana mengambil hak orang tersebut.

Kata mantikus diambil dari kata dalam bahasa Inggris man yang bermakna manusia, dan tikus adalah hewan yang suka mengumpulkan makanan sisa di tempat-tempat gelap dan sempit, juga berbau. sifat mantikus juga dikategorikan penyakit jiwa ringan. Karena orang yang jiwanya tidak sakit tentu akan berbuat jujur dan memberikan hak orang. Orang-orang pengidap penyakit jiwa ini adalah orang jahat, walau dia suka beribadah. Termasuk golongan orang munafiq berat.

27. Syitanman.
Sifat atau watak pemikiran manusia yang jahat sekali. Biasanya sifat syitanman di idap oleh petugas aparatur negara, orang yang mempunyai tugas dari orang lain, departemen, atau dari organisasi atau lainnya. Sifat ini bersarang di lubuk hati mereka yang penuh dengan kejahatan sosial. Sifat syitanman adalah sikap seseorang yang tidak bertanggung jawab penuh pada tugasnya.

Dia tidak memiliki integritas hidup, tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana mestinya. Saya contohkan, seperti seorang guru atau dosen yang mengajar murid atau mahasiswa mereka, tetapi di dalam pelaksanaan tugas mereka tidak dijalankan sebaik-baiknya. Dia berpikir yang penting mendapat gaji setiap bulan, dan kalau yang dia ajari itu mau bisa atau tidak terserah, toh anak orang lain. Dalam metode mengajar dia tidak peduli, apakah caranya itu benar, baik, yang penting sudah masuk ruangan dan mengajar.

Kemudian seorang kontraktor misalnya, dia mengerjakan sesuatu proyek negara, tetapi dikerjakan seadanya, toh itu negara yang punya. Mau baik atau buruk dia tidak peduli. Yang penting sudah di kerjakan. Atau di umpamakan dengan pejabat bupati, walikota, gubernur, dalam menjalankan tugas mereka tidak memiliki tanggung jawab kedepan dalam pengolahan anggaran.

Anggaran dikelola monoton seperti itu-itu saja, agar dapat mengatur korupsi. Yang penting tugas sudah diketahui publik beres, mau maju atau tidak terserah toh dia sudah jadi pejabat, sudah terkenal, sudah kaya, sudah bermartabat. Kata syitanman diambil dari kata dalam bahasa Arab, yaitu syaiton berarti setan, dan kata di dalam bahasa Inggris, yaitu man yang berarti manusia. Saya rasa pengertiannya anda mengerti apa makna dari kata syitanman.

28. Mogel.
Sifat mogel adalah sifat orang-orang yang sok dan mentang-mentang. Seperti seorang prajurit misalnya. Karena dia memakai seragam, bawak senjata api, dan pangkat agak tinggilah. Karena dia merasa punya senjata dan berseragam ini, dia menjadi berani sekali. Di jalan dia bersepeda motor ngebut, susuka dia menerobos, sehingga masyarakat harus minggir.

Siapa berani dailah paling berani, dia prajurit ada senjata. Kalau bawak mobil suara sirene dibunyikan padahal hanya lewat saja. Kalau sedikit bersenggolan dengan masyarakat dia marah-marah dengan lantang. Kamu siapa, kamu berani, katanya. Dia polisi, dia TNI, dia pejabat, dia kaya, dia preman. Kalau masyarakat umum biasanya laki-laki besar tinggi berhadapan dengan lelaki kecil.

Diibaratkan seperti seorang preman, dia merasa jago dan bertindak sesuka hatinya karena di daerahnya, dia ada senjata, jadi jangan macam-macam sama dia. Tapi sejatinya orang-orang ini penakut, dia merasa berani itu karena merasa ada yang dia andalkan. Kalau sendiri dan tangan sama kosong atau sama-sama ada senjata dia takut. Seharusnya di dalam kehidupan itu biasa-biasa saja. Ikuti tata aturan dan tata krama, manusia itu sama saja.

Kata mogel diambil dari singkatan monyet gelang. Mengapa orang-orang tersebut di ibaratkan monyet gelang. Dulu di desa saya banyak sekali warga memelihara monyet. Monyet tersebut di ikat dengan rantai, dan di pinggangnya dipasang dengan gelang. Tempat monyet peliharaan itu dibuat tiang tinggi dan tempat duduk dari papan. Biasanya di samping rumah pemiliknya.

Monyet ini, saat kita lewat di bawa, atau di samping tempat dia diletakkan tersebut, selalu bertingkah mengejek. Dia mantati, mendelik-delik mata, berbunyi-bunyi aneh. Bertingka seakan dia marah dan menantang. Maka dari itu, sifat orang sebagaimana dimaksudkan di atas disebut dengan mogel atau monyet gelangMogel juga termasuk penyakit jiwa ringan.

29. Lemban.
Tempat penampungan dan pembuangan limbah rumah tangga. Terletak di bawah dapur atau di samping dapur. Lemban berupa tanah yang dikeruk, berbentuk segi empat atau bundar dengan kedalaman kurang lebih satu meter sebagai penampung air bekas mencuci alat-alat rumah tangga.

Karena tergenang lama maka lemban akan berubah menjadi hitam dan berbau. Sehingga penduduk menamakannya dengan tanah lemban. Di sekitar tanah lemban akan menyebabkan tanah sekeliling menjadi subur sehingga sangat sering sekali penduduk menanami tanaman seperti pohon pisang di dekat lemban atau tanah lemban. Kebiasaan ini terdapat pada masyarakat pedesaan.

Terutama penduduk yang menerapkan pola rumah panggung. Saat ibu-ibu sedang mencuci alat rumah tangga atau makanan akan terlihat air berjatuhan dari tempat pembuangan air. Di perkotaan lemban berubah tempat, yaitu mengalir langsung di selokan. Dapat kita saksikan air selokan kotor, berbau, banyak jentik nyamuk dan berwarna hitam.

30. Sibube (Sikap Bulu Bebek).
Sikap bulu bebek adalah sikap dan sipat seseorang yang memperlakukan orang seenaknya karena sebab dia merasa memiliki kedudukan. Dia merasa terhormat dan orang-orang kecil akan menghormatinya. Dia cenderung seenaknya dan berbuat tidak sopan.

Misalnya dia seorang yang kuat, lalu dia dengan mudanya mengambil milik orang yang lemah karena dia tahu orang itu akan membiarkannya. Dia tahu kalau orang itu akan kalah darinya. Dia tahu kalau dia akan ditakuti. Dia merasa kaya dan akan dihormati orang sehingga dia juga merasa akan dihargai.

Kalau yang berpangkat misalnya dia seorang prajurit dengan mudah memperlakukan orang. Misalnya ada seorang rakyat biasa yang berjualan kacang tanah atau buah-buahan. Kemudian si Prajurit dengan seenaknya makan semaunya. Si penjual hanya diam saja dan memperhatikan si Prajurit.

Si prajurit merasa dirinya akan disegani dan ditakuti sehingga si penjual akan diam saja. Sipat si Prajurit ini adalah sipat sibube atau bersipat seperti Bulu Bebek (Sibube). Pelaku sipat Sibube juga sering terjadi pada wanita misalnya. Seorang lelaki dengan mengambil kesempatan menggerayangi tubuh seorang wanita. Si wanita karena takut terpaksa diam bersabar dan membiarkan.

Mengapa disebut sikap bulu bebek (sibube). Orang-orang ini diumpamakan seperti bulu bebek yang putih dan bersih. Tapi sesunggunya bulu-bulu itu kotor sebab selalu masuk tempat kotor dimana bebek itu mencari makan. Bulu-bulu terkena apa saja yang paling kotor. Tapi si bebek tidak mengetahuinya.

Tapi dia merasa kalau bulunya paling indah dan bersih. Kuat karena dapat terbang jauh. Mengepak-ngepak kesana kemari seakan-akan dia paling hebat. Tapi semua orang tahu kalau dia tidak lebih pengaduk tempat-tempat kotor dan berbau. Orang yang memiliki sikap sibube ini termasuk dalam kategori pengidap sosialsick. Bebek lupa kalau ada elang yang kuat di angkasa yang dapat mencabik-cabik tubuhnya.

31. Animsek.
Animsek adalah nama penyakit sosial seseorang yang mengidap penyakit sosial yang suka mengumbar seks atau menggunakan terknologi komunikasi dan di publikasi. Seperti telpon seks, video call seks, memfosting foto atau video telanjang atau hubungan intim milik pribadi atau milik orang lain. Suka mempamerkan kemesraan di muka umum. Misalnya berpelukan dan berciuman di tempat umum walaupun itu suaminya atau istrinya.

Kita dapat menjumpai perilaku demikian di tempat wisata. Kita lihat akhir-akhir ini dengan berkembangnya dunia telekomunikasi membuat masyarakat melampaui batas dalam menggunakan teknologi komunikasi. Terutama media sosial seperti facebook, twitter, whatsApp, dan sebagainya. Animsek diserap dari kosa kata bahasa Inggris, animal dan sex. Sehingga kalau diartikan secara bahasa. Animsex adalah penyakit sosial yang suka melakukan seks seperti hewan.

Kita dapat memperhatikan hewan-hewan melakukan hubungan seks. Lihat sekeliling, misalnya anjing, kucing, ayam, itik, bebek, sapi, kuda, kerbai, dan semua hewan. Mereka tampak bercumbu dan behubungan intim di ruang terbuka dan di saksikan oleh kelompok mereka sendiri atau oleh manusia. Penyakit ini muncul dua pengaruh. Pertama karena mereka memang memiliki sifat hewan. Kedua mereka memiliki sifat membanggakan keburukan karena mereka tidak mempunyai kelebihan apapun yang diperlihatkan. Selain menunjukkan maksiat dan prilaku tidak senono.

32. Atfecs
Atfecs adalah  suatu penyakit sosial masyarakat. Sering juga di sebut dengan kelompok manusia-manusia pemakan kotoran sosial. Atfecs diambil dari dua kata dalam bahasa Inggris, ate dan fecesAte yang bermakna makan atau memakan. Sedangkan kata feces adalah kotoran manusia atau tinja.

Zaman sekarang penyakit ini menyerang hati dan pemikiran manusia. Para pengidapnya terdiri dari bermacam-macam kelompok masyarakat. Terdiri dari berbagai profesi dan tingkatan. Penyakit ini sangat merusak dan salah satu penyebab akutnya korupsi di Indonesia. Berikut ulasannya.

Misalnya dia seorang kepala Dinas   di suatu departemen. Gaji bulanannya sepuluh juta. Kemudian dia ingin terlihat berhasil dan hebat. Ingin memenuhi kebutuhan yang banyak dalam waktu yang cepat.

Kebutuhan misalnya beli mobil anak-anaknya, henpon anak-anak yang mahal, kebutuhan makan yang mewah. Semua itu, bentuk dari keinginan terlihat kaya. Itulah yang menyebabkan orang-orang tersebut mengidap penyakit atfecs atau parasit pemakan kotoran sosial masyarakat.

Misalnya ada keluarga si kepala dinas yang ulang tahun. Kemudian makan keluar dan menghabiskan uang tiga sampai empat juta untuk sekali makan saja. Belum lagi untuk membeli hadiahnya. Atau makan keluar dengan keluarga dengan hura-hura.

Sehingga dia bangga dilihat khalayak ramai bahwa dia orang kaya dan orang sukses. Di dalam hatinya berkata, "aku ini seorang kepala dinas loh. "Tapi apakah dia sukses!!! Tidak, dia sedang bermain teater sendiri. Sutradara sendiri, panggung sendiri dan menulis sekenario sendiri.

33. Piges
Penyakit sosial pigsit diambil dari istilah dari kata di dalam bahasa Inggris. Pig yang berarti babi, dan kata es disingkat dari kata feces yang berarti tinja atau kotoran yang keluara dari dubur makhluk hidup manusia atau hewan (tai). Dapat disimpulkan dengan makna tai atau tinja atau kotoran babi.

Ciri-ciri orang yang mengidap penyakit sosial piges ini. Pertama orangnya suka berbuat buruk dan tidak mau diatur. Dia selalu membangkang disemua tempat. Orang bilang A dia bilang B. Dia merasa hebat sendiri dan jagoan sendiri. Pokonya pengidap penyakit sosial piges ini tidak punya sopan satun sosial. Berbuat seenaknya dan tidak tahu aturan.

Kedua, selalu berbuat buruk ditempat umum. Misalnya kalau di WC umum dimanapun. Di sekolah, di kampus, di pasar, dia tidak bersifat bersih. Sudak kencing tidak mencuci kemaluannya dan tidak membersihkan bekas kencing atau BAB di WC. Saat makan atau minum dia membuang sembarangan sisa makanan atau minumannya.

Ketiga, orang pengidap penyakit sosial piges ini tidak tahu diri dan tidak menghargai orang disekitarnya atau dimanapun. Misalnya dia merokok di dekat anak-anak, di dekat wanita, di dekat orang yang tidak merokok. Dia merokok seenaknya tanpa memikirkan betapa tersiksanya orang yang tidak merokok disekitarnya. Kalau bertemu wanita suka meraba-raba, ada kesempatan mencuri dia mencuri. Kalau tidak mencuri dia merusak atau berbuat kerusakan lainnya.

Kalau kamu menemukan orang seperti itu. Atau kamu punya sifat demikian. Berarti orang itu, atau dirimu adalah pengidap penyakit sosial piges. Atau penyakit tai BABI atau kotoran BABI.

Oleh. Joni Apero.
November 2018.

By. Apero Fublic