Kampus
Mahasiswi
Puisi
Sastra Kita
Syarce
My Angel
My Angel
Kepada ibu,
aku ucapkan terlebih dahulu pada mahluk yang paling indah ciptaan semesta yaitu; mama, ibu, ibunda dan emak. Terimakasih, sungguh!
Pada masa itu.
aku sempat bertanya pada diriku dengan kata "kenapa?, kenapa harus aku yang mati, dan berlutut kepada dunia?!!". Ibu, kenapa aku harus ada jika hanya menoreh luka didadamu.
Itu kataku ketika remaja, namun sekarang aku meminta;
Semesta jangan marah lagi....
aku sudah tak berfikir bahwa marahnya seorang malaikatku bukan karna lukanya didada, melainkan lelahnya berusaha sempurna agar anaknya bisa menaklukkan dunia. Terimakasih untuk semesta padanya aku bisa menjadi dewasa dengan rapi, kenyang, wangi, terdidik, dan seperti remaja lainnya kala itu..
Ibu, dengan sikapmu yang salah, marah, tak mau kalah, ucapanmu, ~HAHAHA
sungguh lucu, jika bisa aku ingin jujur denganmu bahwasanya tidak ada dirimu maka hilang arahku.."
Pada hari ini;
gejolak diri berkata "dikala jauh melanda ternyata aku rindu, aku takut, dan baru menyadari bahwasanya aku membutuhkanmu, ibu.
Didalam khayal aku senang melihatmu dibalik pintu dan senyummu yang hangat menyapaku dengan kata "Selamat datang kembali kerumahmu".
Oleh: Arini Putri
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Komunikasi.
Follow: @reree_arn
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment