Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Riau
Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: KUKERTA UNRI 2026 Dukung Program Biopori di 3 Titik Lokasi Kelurahan Bukit Datuk
APERO FUBLIC I DUMAI.– Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 secara resmi melaksanakan program Pemasangan Lubang Resapan Biopori di tiga titik lokasi strategis di Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, pada Selasa (24/6/2026).
Aksi nyata ini merupakan pilar utama dari perwujudan program "KUKERTA Berdampak: UNRI Membangun Kampung", yang secara khusus dirancang untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus mengoptimalkan daya resap air guna meminimalisasi potensi genangan air di wilayah tersebut.
Program pemeliharaan ekologis ini difokuskan di tiga titik lokasi berbeda untuk memastikan cakupan manfaat yang luas, meliputi area pusat pelayanan publik di Kantor Camat Dumai Selatan, serta dua kawasan padat pemukiman warga yaitu di Jalan Marlan Jaya dan Jalan Sidomulyo, Kelurahan Bukit Datuk.
Menariknya, proses pemasangan perdana lubang biopori ini dilakukan langsung bersama Bapak Camat Dumai Selatan, Aldi Lubis, S.Sos., M.IP, dan Ibu Lurah Bukit Datuk, Guswalinda, S.KM, yang turut turun ke lapangan. Di setiap lokasi tersebut, mahasiswa menembus lapisan tanah dengan membuat lubang vertikal berkedalaman sekitar satu meter yang berfungsi optimal sebagai media resapan air alami sekaligus menjadi wadah pengolahan sampah organik domestik yang ramah lingkungan.
Inisiatif ini lahir dari kepedulian mendalam para mahasiswa terhadap dinamika lingkungan yang kerap dihadapi masyarakat urban Dumai, terutama terkait kemunculan genangan air saat intensitas curah hujan sedang tinggi. Melalui sistem biopori, limpasan air hujan dapat dialirkan dan diserap secara akseleratif ke dalam tanah, sehingga mampu menjaga stabilitas neraca air tanah serta mengurangi risiko banjir skala mikro di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Tahun 2026 yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ilham Ilahi, S.Pi., M.Si. Melalui arahan dan pendampingannya, mahasiswa didorong untuk merancang serta mengimplementasikan program pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Ketua KUKERTA UNRI Kelurahan Bukit Datuk, Muhammad Allif, menegaskan bahwa program ekologis ini adalah bentuk kontribusi nyata dan komitmen akademisi muda dalam mendorong pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
"Kami berharap program pemasangan biopori ini dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain membantu meningkatkan resapan air secara signifikan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pemantik untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ujar Muhammad Allif di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, anggota KUKERTA UNRI, Khairulpati, menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan tersebut diarahkan penuh pada aksi pembangunan fisik lingkungan.
"Pemasangan biopori ini bertujuan penuh untuk meningkatkan daya resap air dan mengurangi potensi genangan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah yang menjadi prioritas resapan," jelas Khairulpati.
Melalui program komprehensif ini, mahasiswa KUKERTA UNRI menaruh harapan besar agar masyarakat setempat dapat terus merawat dan memanfaatkan fasilitas biopori ini secara berkala agar fungsinya tetap prima dan tidak tersumbat.
Sinergi dan kolaborasi yang solid antara mahasiswa, perangkat pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta partisipasi aktif warga diharapkan mampu menciptakan ekosistem lingkungan Kelurahan Bukit Datuk yang lebih hijau, bersih, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim dimasa depan.
Oleh: Fauzia Rahma Nasution
Mahasiswa Universitas Riau (UNRI)
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment