-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi Tenaga Kerja Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi Tenaga Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

- Andrea Gracea Shelyafifi - Alifia Putri Azzahra - Ghaitsa Rizky Azzahra
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
09 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  ESAI. -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan tinggi, yakni Diploma IV hingga S3, mencapai 6,23%, meningkat dari 5,25% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah absolut pengangguran kelompok ini mencapai 1.010.652 orang atau lebih dari satu juta jiwa. Angka ini turun tipis dibanding periode yang sama tahun lalu di atas kertas, namun tetap jauh dari kata membanggakan.

Kontras dengan statistik itu, fenomena nyata justru lebih mudah kita jumpai di sekitar, setiap hari, linimasa media sosial dan grup WhatsApp dipenuhi unggahan para fresh graduate yang mengaku telah mengirimkan ratusan lamaran, menyandang IPK cumlaude dan segudang sertifikat pelatihan, tapi hanya dibalas dengan kalimat dingin “maaf, Anda tidak memenuhi kualifikasi” (Hana Kaharudin et al., 2023). 

Di sisi lain, tak sedikit pula dari mereka yang sebenarnya mendapat tawaran kerja, pilih menolak karena gaji yang ditawarkan di bawah ekspektasi sekadar UMR atau bahkan sekadar “layak” untuk bertahan hidup di kota besar. Lantas, apakah macetnya penyerapan sarjana ini semata-mata karena minimnya lowongan, atau justru karena gengsi gaji yang belum mau turun menyentuh realita daya bayar industri pemula?.

Apakah ini semata krisis ketersediaan lapangan kerja, atau krisis ekspektasi yang tidak mau turun? Jangan-jangan, antara gelar dan upah pertama, kita masih terjebak dalam permainan saling tunggu yang tak berkesudahan, perusahaan menunggu pengalaman, sementara sarjana menunggu gaji tinggi.

Pengangguran bukan sekadar istilah statistik tentang orang yang tidak bekerja, melainkan cerminan nyata dari ketimpangan antara pencari kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan yang layak.

Dalam ilmu ekonomi, pengangguran dikategorikan menjadi tiga jenis utama; pengangguran friksional, yaitu masa transisi alami saat seseorang berpindah pekerjaan atau baru lulus, lalu ada pengangguran struktural, yang terjadi akibat ketidakcocokan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri serta ada pengangguran siklis, yang disebabkan oleh fluktuasi siklus bisnis atau resesi ekonomi.

Dari ketiganya, fenomena fresh graduate yang menganggur saat ini paling erat kaitannya dengan pengangguran struktural dan friksional, mereka tersangkut karena kualifikasi yang dianggap belum sesuai (struktural), sekaligus terjebak dalam proses pencarian kerja yang panjang karena memilah-milah tawaran dengan standar gaji yang tinggi (friksional). 

Isu ini penting bagi ekonomi karena ketika segenap lulusan universitas yang notabene merupakan aset potensial justru tidak terserap ke pasar kerja, maka negara tidak hanya kehilangan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga menanggung beban sosial berupa meningkatnya ketergantungan pada keluarga, berlarutnya angka kemiskinan, serta runtuhnya kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan dan perekonomian itu sendiri.

Dengan kata lain, mengabaikan persoalan fresh graduate. Langkah pertama untuk membedah persoalan ini adalah melihat data apa semakin yang menganggur sama halnya membiarkan mesin pertumbuhan ekonomi berjalan dengan setengah silinder bunyi mesinnya memang ada, tapi tenaga yang dihasilkan jauh dari maksimal.

Data Statistik Pengangguran 


Data dari GoodStats dan BPS menunjukan jika angka pengangguran berdasarkan usia pada agustus 2025 menunjukan bahwa kelompok usia 20-24 menjadi kelompok tertinggi, dengan jumlah hingga 2,3 juta jiwa. Selain itu jumlah pengangguran dari lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 terus bertambah dari 2022 hingga 2025.

Angka ini tinggi karena lulusan dari perguruan tinggi terhadap total angkatan kerja hanya sekitar 10%. Maka dengan ini, jika dilihat secara proporsional, lulusan S1 memiliki risiko menganggur yang hampir dua kali lipat dibandingkan lulusan SMA dan SMK. Dengan ini  menunjukan jika adanya ketidaksesuaian pendidikan yang jika semakin tinggi pendidikan maka seharusnya semakin rendah risiko untuk menganggur, tetapi pada fakta lapangannya itu tidak sesuai. 

Ekspektasi Gaji vs Realita


Kesenjangan ekspektasi dan realita gaji para fresh graduate menjadi penyebab utama. Glints dan  Jobstreet mensurvei pada awal tahun 2026 para fresh graduate S1 di daerah jabodetabek rata-rata menginginkan gaji yang berkisaran RP6,5-8 juta per bulan angka ini cukup besar untuk para fresh graduate.

Tetapi ini juga karena biaya hidup, tekanan sosial, dan perbandingan gaji dengan teman. Data dari Kemenaker menunjukan jika gaji entry level itu hanya berkisar antaar Rp4-5,5 juta, bahkan pada sektor logistik, ritel, dan manufaktur hanya berkisar Rp3,5-4juta.

Dengan perbandingan dan kesenjangan yang cukup banyak, ini membuat para fresh graduate menolak tawaran kerja,  terus memilih melamar di perusahaan besar dengan harapan mereka bisa mendapatkan gaji yang besar, dan pada akhirnya mereka bisa menganggur lebih dari setahun bahkan lebih. Dan ini berakibat mereka kehilangan pendapata, pengalaman, dan momentum untuk membangun karir di awal. 

Masalah Kompetensi, Bukan Hanya Ijazah

Persoalan pengangguran fresh graduate tidak hanya berkaitan dengan ekspektasi gaji, tetapi juga ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Data tracer study dari Kemendikbudristek tahun 2025 menunjukkan bahwa hanya sekitar 45% lulusan perguruan tinggi yang bekerja di bidang yang sesuai dengan jurusannya.

Sementara sisanya bekerja di luar bidang keahlian atau bahkan menjadi pengangguran. Lebih mengkhawatirkan lagi, survei dari World Bank tentang skills mismatch di Asia Tenggara menempatkan Indonesia di posisi ketiga tertinggi untuk tingkat ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.
 
Akar masalah ini sebenarnya sudah tumbuh sejak di bangku kuliah. Banyak sarjana memiliki IPK tinggi, tetapi belum menguasai kemampuan dasar yang dibutuhkan oleh industri, seperti pengolahan data, penulisan profesional, atau keterampilan teknis terkini. Kurikulum perguruan tinggi di Indonesia masih terlalu lambat beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Magang sering kali hanya menjadi formalitas administratif, bukan pengalaman kerja yang membangun portofolio.  Akibatnya, lulusan kampus memiliki pengetahuan teoretis yang kuat tetapi belum siap secara aplikatif di dunia kerja.
 

Gengsi Fresh Graduate


Fenomena ironis terjadi di kalangan lulusan baru saat ini. Rasa gengsi yang tinggi membuat mereka menolak pekerjaan operasional atau administratif dengan upah di bawah harapan, meskipun sebenarnya pengalaman di posisi itulah yang membentuk kompetensi nyata.

Pandangan bahwa lulusan S1 harus langsung menjadi supervisor masih mengakar, padahal hampir semua perusahaan mewajibkan pengalaman untuk level tersebut. Ditambah tekanan dari keluarga yang merasa biaya kuliah mahal tidak sebanding dengan gaji Rp4 juta per bulan, serta persaingan sosial dengan teman sebaya.

Alhasil, banyak fresh graduate memilih menganggur lebih lama ketimbang menerima pekerjaan yang dianggap tidak layak.

Perilaku Perusahaan


Tentu tidak adil jika kesalahan hanya dibebankan kepada lulusan baru. Dunia usaha juga memiliki andil masalah. Beberapa perusahaan terbukti menawarkan gaji di bawah standar kelayakan, misalnya Rp3–3,5 juta per bulan di kota besar, di bawah UMR, yang jelas tidak etis.

Tak hanya itu, banyak pula yang mensyaratkan pengalaman 1–2 tahun untuk posisi entry level, sebuah kontradiksi karena lulusan baru mana yang punya pengalaman. Namun, tidak semua perusahaan seperti itu. 

Berdasarkan data dari platform pencari kerja Indeed pada tahun 2025, dari 10.000 lowongan untuk fresh graduate, sekitar 60 persen menawarkan gaji di atas Rp4,5 juta dengan jenjang karier yang jelas. Yang terjadi kemudian justru penolakan massal dari pelamar, bukan karena gaji tidak layak, melainkan karena alasan seperti “gaji teman saya lebih besar”, “tidak sesuai jurusan”, atau sekadar rasa gengsi. Pola pikir ini perlu diperbaiki. Membangun karier itu seperti lari maraton, bukan lari cepat jangka pendek.
 
Rekomendasi kebijakan yang dapat diajukan adalah mengubah cara pandang fresh graduate bahwa pekerjaan pertama merupakan batu loncatan untuk membangun pengalaman, jejaring, dan keterampilan, bukan semata-mata karena jumlah gaji.

Selanjutnya, perguruan tinggi harus membenahi kurikulum agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dengan memperbanyak praktik, magang berstandar, serta kolaborasi dengan dunia usaha, sehingga lulusan tidak hanya ber-IPK tinggi tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dan siap kerja. 

Di sisi lain, dunia industri perlu mengambil peran aktif dengan tidak hanya menuntut pengalaman, tetapi juga menyediakan program pelatihan, mentorship, dan jalur pengembangan karier yang jelas bagi fresh graduate, serta meninggalkan praktik pemberian gaji di bawah standar yang memperlebar jurang ketidakpercayaan.

Pemerintah pun wajib hadir sebagai penghubung melalui kebijakan yang mendorong link and match antara pendidikan dan industri, memperluas lapangan kerja, serta memastikan standar upah yang adil.

Pada akhirnya, persoalan pengangguran fresh graduate bukanlah masalah tunggal yang bisa disederhanakan menjadi lapangan kerja sempit atau gengsi gaji tinggi. Realitanya, masalah ini lahir dari pertemuan dua sisi yang sama-sama belum sepenuhnya siap yaitu lulusan yang datang dengan ekspektasi tinggi namun minim pengalaman praktis, serta dunia kerja yang menuntut kesiapan instan tanpa cukup ruang pembelajaran.

Kesenjangan ekspektasi gaji, mismatch kompetensi, dan tekanan sosial hanya memperkeruh keadaan, menciptakan siklus saling menunggu yang merugikan kedua belah pihak.


Referensi


[1] Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025. Jakarta: BPS.
[2] Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2025. Jakarta: BPS.
[3] GoodStats & BPS. (2025). Data Statistik Pengangguran Berdasarkan Usia dan Pendidikan, Agustus 2025.
[4] Glints & Jobstreet. (2026). Survei Ekspektasi Gaji Fresh Graduate S1 di Wilayah Jabodetabek (Awal 2026).
[5] Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2025). Data Gaji Entry Level Berdasarkan Sektor (Logistik, Ritel, Manufaktur). Jakarta: Kemenaker.
[6] Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). Tracer Study Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2025. Jakarta: Kemendikbudristek.
[7] Indeed. (2025). Data Lowongan Pekerjaan untuk Fresh Graduate (10.000 Lowongan).



PENULIS :
- Andrea Gracea Shelyafifi
- Alifia Putri Azzahra
- Ghaitsa Rizky Azzahra
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Esai
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Road to Rang Mudo Fest 2026 Resmi Dimulai, Pemkab Pasbar Dorong Kreativitas Anak Muda dan Ekonomi Kreatif

PT. Media Apero Fublic- Saturday, July 11, 2026 0
Road to Rang Mudo Fest 2026 Resmi Dimulai, Pemkab Pasbar Dorong Kreativitas Anak Muda dan Ekonomi Kreatif
APERO FUBLIC   I  PASAMAN BARAT.--  Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi memulai rangkaian Road to …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261398
  • 20251140
  • 2024205
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....
  • Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi
    Latifa Rahmawati Kebijakan Publik MBG Dalam Persefektif Sosiologi Hukum: Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substi...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026
Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Saturday, June 13, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1731 Berita Daerah 1676 Berita Internasional 43 Berita Nasional 1220 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 61 Cerita Rakyat 12 Cerpen 30 Dongeng 67 Ekonomi 104 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 880 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 646 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 56 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 198 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us