-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan Seni Menipu Diri: Mahasiswa Dibalik Kata “Self-Reward”
Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan

Seni Menipu Diri: Mahasiswa Dibalik Kata “Self-Reward”

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
02 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC   I  OPINI.-    “Jujur saja, sebagai mahasiswa akuntansi yang belum punya penghasilan sendiri, saya sering merasa ironis. Di kelas kita belajar cara menyusun laporan keuangan yang presisi, tapi di kehidupan nyata, saya sering ‘memanipulasi’ laporan keuangan pribadi saya sendiri.”

Pikiran itu mendadak muncul waktu saya mengecek sisa saldo rekening yang ternyata sudah kritis di pertengahan bulan. padahal, tangan saya baru saja selesai mengetik lembar demi lembar tugas yang cukup menguras pikiran. Ironis rasanya, logika dan teori yang saya gunakan untuk menyusun laporan keuangan di kelas praktikum justru gagal total saat diterapkan pada keuangan pribadi saya sendiri.

Pasti banyak dari kita yang pernah ngerasain posisi ini. namanya juga mahasiswa, lagi idealis-idealisnya, penuh harapan, dan ambisius. Tapi di sisi lain, kita dipaksa pintar-pintar mengatur keuangan yang... jujur saja, sebenarnya bukan uang kita sendiri.

Sebagian besar dari kita kan masih hidup dari kiriman orang tua. Nah, dilemanya ada di sini: agak ironis, gak sih, kalau kita hobi minta self-reward, padahal buat nyari uang sepeser pun kita belum pernah?

Ironi Mahasiswa Akuntansi: Teori Alokasi Dana vs Realita Isi Dompet yang Menipis

Pernah tidak sih, pas lagi duduk di kelas Audit atau Seminar Akuntansi, mendengarkan dosen menjelaskan soal going concern sama revenue recognition, terus tiba-tiba mikir “Kok teori ini tidak sinkron ya sama hidup saya?”
‘Agak ironis, gak sih?’

Di kelas kita menghafal mati-matian kalau pendapatan itu baru boleh diakui kalau sudah terealisasi dan bisa diukur secara objektif. Simpelnya: kamu baru berhak dapat uang kalau memang sudah kerja keras dan menghasilkan sesuatu.

Tapi anehnya, saat mata melek lihat promo kopi atau skincare baru di e-commerce, logika akuntansi kita langsung bergeser. Tiba-tiba muncul pembenaran “Ah, minggu ini saya stres kuliah, layak lah dapat self-reward.” 

Pertanyaannya, “pendapatan” yang mana yang direalisasikan? Ujung-ujungnya, kan tetap funding dari dompet orang tua. Uang yang harusnya pos anggarannya murni untuk biaya pendidikan, seperti beli buku, bayar fotokopian jurnal, atau beli kuota untuk nyari bahan skripsi, malah ikutan kesedot untuk check-out keranjang belanjaan yang lagi diskon. 

Dinamika “Self-Reward” Ketika Apresiasi Diri Berubah Menjadi Fixed Cost

Fenomena ini menjadi menarik jika dibedah menggunakan kacamata akuntansi biaya. 
Dalam ranah akuntansi manajemen, terdapat pemisahan yang jelas antara biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variabel cost).

Biaya tetap merupakan pengeluaran yang nominalnya konstan dan tidak dipengaruhi oleh volume produksi, contoh sederhananya adalah biaya sewa gedung. Sebaliknya, biaya variabel bersifat fluktuatif karena nilainya sangat bergantung pada naik-turunnya tingkat aktivitas operasional. 

Kerangka berpikir tersebut sebenarnya bisa ditarik untuk melihat bagaimana fenomena self-reward diimplementasikan selama ini. 
Sebenarnya, self-reward itu idealnya diposisikan sebagai biaya tetap (fixed cost) mingguan, layaknya tagihan kos atau listrik? Di mana pengeluarannya baru bisa dilakukan kalau kita punya surplus, baik itu surplus energi, waktu, maupun finansial. 

Kenyatannya, banyak dari kita yang secara tidak sadar menggeserkan fungsi self-reward ini menjadi biaya tetap. Muncul mindset bahwa, “Pokoknya setiap minggu atau minimal sebulan sekali wajib ada treat buat diri sendiri.”

Masalahnya, kita sering lupa kalau kita belum punya penghasilan sendiri. Uang yang kita pegang sekarang itu modal dari orang tua yang amanahnya sudah jelas: untuk biaya kuliah. Tapi, herannya, kita sering main hakim sendiri mengubah alokasi dana tersebut tanpa bilang-bilang ke mekereka. 

Uang yang harusnya digunakan untuk membeli buku referensi utama, malah habis untuk memaubeli kopi malah di coffee shop estetik. Dan yang harusnya buat modal kuota nugas, malah jebol buat checkout keranjang belanjaan pas ada diskon gede-gedean. 

Fenomena ini bukan lagi soal “jajan receh.” Ini adalah bibit dari kebiasaan buruk yang kita normalisasi sejak dini: bergaya hidup mewah diatas kapasitas ekonomi yang aslinya masih nol. 

Sisi Lain Komitmen Dalam Mengelola Kesehatan Mental 

Tapi ingat, tulisan ini bukan menyuruh kita menjadi mahasiswa yang super pelit ke diri sendiri sampai berujung stres gara-gara tugas. Bagaimanapun, kita ini manusia biasa. Menjaga kesehatan mental itu sama krusialnya dengan menjaga isi dompet. 

“Lantas bagaimana cara menjaga keseimbangan itu?”

Langkah awal, kita harus jujur menentukan apa yang benar-benar bisa disebut sebagai pencapaian. Menyelesaikan tugas yang memang sudah menjadi kewajiban bagi kita itu bukan pencapaian luar biasa, mmenyele cuma mengmenygugur kewajiban.

Sesuatu yang layak reward adalah pencapaian yang melampaui target standar. Contohnya, berhasil mendongkrak IPK secara signifikan, menuntaskan proyek voluntary yang berdampak luas, atau menguasai skill baru secara nyata.

Kedua, susun anggaran yang realistis. Sengaja sisihkan sebagian uang jajan atau kiriman bulanan untuk self-reward. Tapi ingat, nominalnya harus sudah dihitung matang di awal dan jangan sampai mengorek dana yang sifatnya krusial, seperti uang UKT atau buku kuliah.

Prinsip dasarnya sederhana: kalau memang tidak ada sisa anggaran bulan ini, ya tunda dulu self-reward nya. Kita pakai logika akuntansi paling mendasar saja: pengeluaran tidak boleh lebih besar daripada pemasukan. 
Ketiga, coba lebih kreatif mencari alternatif self-reward yang minim bajet. 

Apresiasi diri itu tidak harus selalu menguras dompet. Kita bisa menerapkan konsep non-monetary reward, di mana kebahagiaan atau kepuasan tidak melulu diukur dengan nominal uang. Contoh simpelnya: ambil waktu untuk tidur tanpa gangguan, marathon film di kosan sambil bikin cemilan sendiri, atau sekadar nongkrong santai bareng teman-teman tanpa harus ke kafe mahal.

Dan yang paling krusial: sadari posisi kita yang masih dalam tahap belajar.

Orang tua menitipkan dana pendidikan dengan harapan kita bisa bertanggung jawab mengelolanya, tapi melatih habit finansial yang sehat dari sekarang bakal jauh lebih berharga untuk masa depan kita setelah lulus nanti. 

Siapa yang Mengawasi Akuntabilitas Kita?

Jadi sebenarnya, kita ini lagi mengapresiasi diri sendiri, atau jangan-jangan cuma lagi belajar jadi manajer keuangan yang buruk sejak dini?
Sebagai mahasiswa, apalagi yang anak akuntansi, kita mestinya paham betul konsep akuntabilitas dibanting orang lain.

Tapi, ya teori sering kali berhenti di atas kertas. Ironisnya, banyak dari kita yang jauh lebih teliti dan jujur waktu menyusun laporan keuangan proyek kuliah, ketimbang saat mengelola dompet sendiri. 

Coba sesekai kita lakukan audit terhadap diri sendiri. Validasi lagi setiap self-reward yang mau kita beli, apakah itu memang setimpal sama pencapaian kita, atau cuma sekadar pelarian demi kesenangan sesaat?. 

Buat teman-teman mahasiswa, kita semua pasti pernah ada di fase dilema ini. Tapi perlu diingat, karakter kita nanti dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita pelihara sekarang.

Kalau dari zaman kuliah saja kita sudah hobi “mengorupsi” jatah uang makan demi kedok self-reward, gimana jadinya nanti pas kita harus pegang tanggung jawab keuangan yang jauh lebih besar di dunia kerja?. 

Jangan sampai kita baru sadar belakangan: bukan uangnya yang hilang, tapi kita sendiri yang sudah kehilangan kendali.

PENULIS : Zaskia Nugraheni Ardiansyah 
Mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan D3 Akuntansi. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Strategi Pengelolaan Keuangan bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Keterbatasan Sumber Dana

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, June 02, 2026 0
Strategi Pengelolaan Keuangan bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Keterbatasan Sumber Dana
APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Mengatur keuangan merupakan tantangan besar bagi mahasiswa, terutama mereka yang tidak terbiasa mengatur keuangan sendi…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261005
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Generasi Z Indonesia tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam beberapa tahun terakhir, budaya Korea Selatan semakin populer di Indonesia. Tidak hanya melalu...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Antropologi kampus merupakan kajian yang membahas tentang kehidupan manusia di lingkungan pergurua...
  • Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM
    source : kontrasx.com APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi...
  • Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam dunia pendidikan, proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Topeng Baru Penghancur Persahabatan
    APERO FUBLIC   I  CERPEN .-  Di sebuah desa kecil yang hangat dan damai, hiduplah lima sahabat perempuan yang sudah bersama seja...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020

Popular Post

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Friday, May 22, 2026
Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Thursday, May 21, 2026
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Tuesday, May 05, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Topeng Baru Penghancur Persahabatan

Topeng Baru Penghancur Persahabatan

Sunday, May 17, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 64 Berita 1596 Berita Daerah 1583 Berita Internasional 36 Berita Nasional 1192 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 59 Elektronik 21 FASHION 13 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 644 Kesehatan 34 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 528 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 44 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 57 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 42 Sastra Klasik 54 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 179 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 31 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us