Jambi
Kampus
Mahasiswi
Opini
Pendidikan
Revitalisasi Candi Muaro Jambi: Mampukah Meningkatkan PAD atau Hanya Mempercantik Kawasan?
Komplek biara Muara Jambi.
sumber gambar: www.indonesia.travel.id
APERO FUBLIC I Revitalisasi Candi Muaro Jambi merupakan langkah yang baik untuk melestarikan salah satu warisan budaya terbesar di Indonesia. Selain menjaga nilai sejarah, pemerintah juga berharap revitalisasi ini dapat meningkatkan sektor pariwisata dan berdampak pada naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi.
Namun, muncul pertanyaan penting: apakah revitalisasi ini benar-benar mampu meningkatkan PAD, atau hanya membuat kawasan candi menjadi lebih indah tanpa memberikan manfaat ekonomi yang besar?
Menurut saya, pembangunan fisik saja tidak cukup untuk meningkatkan PAD. Kawasan wisata yang bagus tidak akan ramai dikunjungi jika akses jalan, transportasi, fasilitas umum, serta promosi wisata masih kurang. Banyak wisatawan memilih tempat wisata yang mudah dijangkau, nyaman, dan memiliki pelayanan yang baik. Jika masalah tersebut belum diperbaiki, maka jumlah pengunjung tidak akan meningkat secara signifikan.
Selain itu, revitalisasi seharusnya juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar. Pedagang, pelaku UMKM, pemandu wisata, dan masyarakat setempat perlu dilibatkan agar mereka ikut merasakan dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Jika hanya pemerintah atau pihak tertentu yang memperoleh keuntungan, maka tujuan revitalisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya tercapai.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan anggaran. Revitalisasi membutuhkan biaya yang besar sehingga pemerintah harus memastikan hasilnya benar-benar sebanding dengan dana yang telah dikeluarkan. Keberhasilan program tidak boleh hanya diukur dari bangunan yang lebih rapi atau fasilitas yang lebih modern, tetapi juga dari meningkatnya jumlah wisatawan, bertambahnya pendapatan masyarakat, dan naiknya PAD Provinsi Jambi.
Menurut saya, revitalisasi Candi Muaro Jambi akan berhasil apabila dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya membangun kawasan candi, tetapi juga memperbaiki akses, meningkatkan promosi, melibatkan masyarakat, serta mengelola kawasan wisata secara profesional.
Dengan cara tersebut, Candi Muaro Jambi tidak hanya menjadi kebanggaan budaya, tetapi juga menjadi sumber pendapatan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi.
Oleh: Mardina
Mahasiswi Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nurdin Hamzah.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Jambi

Post a Comment