-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Bandung Esai JABAR Kampus Mahasiswi Pendidikan Tenaga Kerja Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
Bandung Esai JABAR Kampus Mahasiswi Pendidikan Tenaga Kerja

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

By. Arsita Damayanti - Nazwa Dwi Ananda Ghea Putri
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
16 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  BANDUNG.— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai. Akibatnya, pengangguran tetap tinggi dan persoalan ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja semakin terasa.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk di Jawa Barat mencapai sekitar 51,16 juta jiwa (Februari, 2026) dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,75% pada tahun 2024. Dengan angka TPT sebesar 6,75% pada tahun 2024 menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan TPT tertinggi di Indonesia, meskipun trennya cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan di pasar tenaga kerja, terutama di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri seperti Kawasan Industri Jababeka yang menarik arus urbanisasi dan meningkatkan jumlah pencari kerja setiap tahunnya, sehingga ketersediaan lapangan kerja formal di kota-kota besar seperti Bekasi, Bandung, dan Bogor belum seimbang dengan adanya peningkatan jumlah tenaga kerja yang datang dari daerah ataupun fresh graduate.

Meskipun TPT Jawa Barat cenderung menurun, beban ketidakpastian dan ketidaksesuaian tenaga kerja  akan sangat berdampak bagi angkatan tenaga kerja muda yang berpendidikan dan munculnya fenomena mismatch tenaga kerja di Indonesia, termasuk provinsi Jawa Barat.
 
Sumber: Jabarprov, 2024

Ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja atau mismatch tenaga kerja masih menjadi persoalan serius di Indonesia sendiri, termasuk di Jawa Barat. Kondisi ini membuat banyak lulusan belum siap untuk terserap di pasar tenaga kerja, meskipun jumlah tenaga kerja terus meningkat setiap tahunnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, menunjukkan bahwa hanya sekitar 64,64% pekerja muda yang bekerja sesuai dengan kualifikasi pendidikannya. Dari angka tersebut, 22,36% persen tergolong overeducated, sementara 13% lainnya undereducated.

Kondisi ini berarti terdapat 35,36% pekerja muda yang tidak berada pada posisi kerja yang sesuai dengan tingkat pendidikan mereka, serta mencerminkan ketidaksesuaian antara pasokan keterampilan lulusan dengan permintaan industri.

Fenomena ini sejalan dengan teori job-skill mismatch yang menekankan bahwa ketidakselarasan antara pendidikan dan kebutuhan kerja dapat menimbulkan inefisiensi dalam pasar tenaga kerja serta berdampak pada rendahnya produktivitas individu maupun ekonomi secara keseluruhan.

Sumber: Badan Pusat Statistik Jawa Barat, 2024

Permasalahan mismatch tenaga kerja ini tidak berdiri sendiri, tetapi juga merupakan bagian dari tantangan yang perlu diatasi oleh pemerintah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Data menunjukkan 40,7% tenaga kerja merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD), yang mencerminkan masih rendahnya tingkat pendidikan tenaga kerja di Indonesia, terutama di Jawa Barat.

Di sisi lain, tingkat mismatch juga tergolong tinggi, yaitu  di angka sekitar 35,36% yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan industri. 

Miris melihat fakta bahwa 40,7% dari total tenaga kerja Indonesia hanya berpendidikan bangku Sekolah Dasar (SD). Padahal, saat ini Indonesia justru seharusnya sedang menikmati dampak dari bonus demografi (2020-2035), di mana 60% penduduknya berada di usia produktif. Jika tidak dikelola dengan baik, ledakan jumlah penduduk usia kerja ini bukannya menjadi aset bangsa, melainkan justru menjadi beban nasional. 

Syarat Pendidikan Tinggi dan Batas Usia: Siapa yang Diuntungkan?


Di balik angka-angka itu, para pencari kerja di Jawa Barat merasa terbebani dengan aturan rekrutmen yang kelewat tinggi. Di mana perusahaan menuntut gelar diploma atau sarjana untuk pekerjaan yang sebetulnya mampu dikerjakan oleh lulusan SMA atau SMK, fenomena ini disebut credential inflation atau inflasi ijazah.

Aturan ini menciptakan lingkaran setan yang merugikan semua pihak, lulusan bergelar tinggi menganggur karena minimnya ruang, sedangkan pekerja berpengalaman dengan tanpa gelar formal langsung gugur di seleksi administrasi. 

Contoh nyata dari kondisi ini terjadi pada Job Fair Bekasi Pasti Kerja Expo Mei 2025, sekitar 25.000 pencari pekerja hadir memperebutkan—berdesakan, bahkan terjadi perkelahian saat berebut memindai QR code pendaftaran. Padahal, lowongan yang tersedia hanya 2.517 dari 64 perusahaan yang ikut serta. Sebagian besar pencari kerja tersebut adala sarjana.

Data Badan Pusat Statistik 2025 mencatat angka pengangguran lulusan D-IV hingga S-3. Tercatat bahwa lulusan vokasi justru mengalami tren pengangguran yang lebih stabil, artinya makin tinggi gelar belum tentu makin mudah dapat kerja—dan sistem rekrutmen yang terlalu mengandalkan ijazah formal justru memperparah keadaan. 

Terdapat isu lain juga selain persyaratan lulusan yang ditetapkan oleh perusahaan sebagai standar rekrutmennya, yaitu batas usia. Tidak sedikit perusahaan di Jawa Barat mencantumkan syarat usia maksimal 25 sampai 30 tahun dalam lowongan pekerjaan mereka.

Kebijakan ini tentunya secara tidak langsung mempersempit atau bahkan menutup pintu bagi para pencari pekerja yang berusia lebih dari batas maksimal usia yang ditetapkan, termasuk juga bagi mereka yang baru menyelesaikan kuliahnya, korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau bahkan seseorang yang sebelumnya berjuang di sektor informal.

Praktik ini sering disebut sebagai diskriminasi usia (age discrimination/ageism). sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Robert Neil Butler pada 1969.

Dimana di dalam dunia kerja, diskriminasi ini terjadi ketika kesempatan kerja dibatasi berdasarkan umur, bukan dari kompetensi yang dimilikinya. Padahal, kemampuan dan pengalaman kerja seseorang sering kali menjadi salah satu indikator yang jauh lebih relevan dibandingkan umur.

Kondisi ini semakin relevan mengingat gelombang PHK massal sering terjadi terutama di sektor menufaktur dan tekstil Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir ini. Rata-rata usia ribuan buruh yang terkena PHK massal ini berada di usia 30-an atau 40-an.

Dengan rentan usia yang cukup diujung tanduk ini tentunya akan susah untuk mendapatkan pekerjaan, terlebih lagi dengan standar rekrutmen yang terlalu tinggi. Bagi mereka mencari kerja formal tentunya ini seperti berlari di labirin tanpa jalan keluar.

Dari sisi perencaan tenaga kerja, praktik rekrutmen ini menunjukkan bahwa adanya ketidak sesuaian antara kebutuhan kompetensi tenaga kerja dan kriteria seleksi yang diterapkan perusahaan. 

Butuh Lebih dari Sekadar Membuka Lapangan Kerja


Fakta di lapangan, keterbatasan lowongan membuat persaingan semakin sengit. Banyak para pencari kerja terpaksa menerima pekerjaan di luar bidang keahliannya demi memiliki penghasilan. Ekonom Lester Thurow pernah menggambarkan kondisi ini, dimana tenaga kerja tidak hanya bersaing soal upah, tetapi juga memperebutkan kursi kerja yang jumlahnya sangat terbatas.

Laporan World Bank pun menegaskan bahwa ketidaksesuaian keterampilan adalah salah satu faktor utama penyebab terhambatnya penyerapan tenaga kerja, khususnya di kalangan anak muda. Ketika seseorang bekerja tidak sesuai dengan kompetensinnya, maka yang terjadi adalah produktivitasnya tidak akan mencapai titik optimal, ini menunjukkan bahwa telah terjadi kerugian ekonomi yang nyata.

Para pengamat ketenagakerjaan sepakat masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak, tetapi perlu juga adanya pembenahan secara menyeluruh, mulai dari kurikulum pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, hingga reformasi praktik rekrutmen yang lebih terbuka dan adil tanpa adanya diskriminasi gelar maupun usia.

Selama jurang antara pendidikan dan dunia kerja masih belum dijembatani, maka mismatch tenaga kerja di Jawa Barat akan terus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah yang tak kunjung selesai.

Dengan jumlah angkatan kerja yang terus bertambah setiap tahun, waktu untuk berbenah semakin terbatas. Tanpa adanya peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, dan sistem rekrutmen yang lebih berbasis kompetensi, seharusnya menjadi bonus demografi yang berpeluang emas bagi Jawa Barat justru berisiko berubah menjadi beban bagi perekonomian di masa depan.

Daftar Pustaka


Universitas Islam Bandung. (2023). Pesantren dan Tenaga Kerja. Scribd. https://id.scribd.com/document/649364926/Pesantren-TenagaKerja-Unisba.
Badan Pusat Statistik. (2024). Data Ketenagakerjaan Indonesia. https://web-api.bps.go.id/download.php.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Barat. https://jabar.bps.go.id/id/statistics-table/2/Nzg4IzI=/tingkat-pengangguran-terbuka-menurut-kabupaten-kota.html.
Fauzi, G. T. (2024, November). Analisis Daya Saing Wilayah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat. In Proceedings of National Conference West Java Economic Society (WJES) (pp. 362-381).
Ardhana, A. Y. A., Syazeedah, H. N. U., Fitriyaningrum, R. I., & Gunawan, A. (2025). Analisis ketidaksesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja di Indonesia. Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 3(4), 1020-1026.
Hasibuan, R. R. A., Siagian, C. A., Lubis, P. N. Z., Permana, A., & Syahbana, M. A. (2025). PENGUATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI DAN JOB MISMATCH DI PASAR TENAGA KERJA MASA DEPAN. Jurnal Akademik Ekonomi Dan Manajemen, 2(4), 408-424.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2025). Dashboard Statistik Pengangguran Jawa Barat. https://statistik.jabarprov.go.id/dashboard/pengangguran
Putra, A. R. P., Triwijaya, M. A., Langitan, R., Fianto, S. Z., & Rudianto, R. (2026). Analisis Hubungan Antara Tingkat Pengangguran dan Fenomena Mismatch Pekerjaan Dengan Jurusan di Indonesia: Analysis of the Relationship Between Unemployment Rates and Job Mismatch Phenomena with Majors in Indonesia. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Akuntansi, 2(4), 762-770.


Penulis : Kelompok 12
- Arsita Damayanti
- Nazwa Dwi Ananda Ghea Putri
Mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Bandung
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Road to Rang Mudo Fest 2026 Resmi Dimulai, Pemkab Pasbar Dorong Kreativitas Anak Muda dan Ekonomi Kreatif

PT. Media Apero Fublic- Saturday, July 11, 2026 0
Road to Rang Mudo Fest 2026 Resmi Dimulai, Pemkab Pasbar Dorong Kreativitas Anak Muda dan Ekonomi Kreatif
APERO FUBLIC   I  PASAMAN BARAT.--  Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi memulai rangkaian Road to …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261398
  • 20251140
  • 2024205
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat
    APERO FUBLIC   I  BANDUNG .— Tingginya jumlah angkatan kerja di Jawa Barat belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memad...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....
  • Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi
    Latifa Rahmawati Kebijakan Publik MBG Dalam Persefektif Sosiologi Hukum: Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substi...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026

Popular Post

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Mismatch Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan Besar di Jawa Barat

Monday, June 15, 2026
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026
Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Kasus Kolusi Pemasok Logistik Menganti Bahan Bergizi Menjadi Substitusi Rendah Kualitas dan Keterlambatan Distribusi

Saturday, June 13, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1731 Berita Daerah 1676 Berita Internasional 43 Berita Nasional 1220 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 61 Cerita Rakyat 12 Cerpen 30 Dongeng 67 Ekonomi 104 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 880 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 646 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 47 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 56 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 198 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us