-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Esai Kampus Keislaman Mahasiswa Pendidikan Paradigma Al-Qur'an Dalam Membentuk Karakter Pemuda di Era Digital
Esai Kampus Keislaman Mahasiswa Pendidikan

Paradigma Al-Qur'an Dalam Membentuk Karakter Pemuda di Era Digital

Oleh : Abdi Muhamad
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
01 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


PARADIGMA AL-QUR'ANI DALAM MEMBENTUK

KARAKTER PEMUDA DI ERA DIGITAL

 

Abdi Muhamad

Politeknik Negeri Sriwijaya

abdimuhamad866@gmail.com

 

 

1. PENDAHULUAN

Era digital yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan fundamental dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Kemudahan akses terhadap informasi melalui internet, platform media sosial, dan beragam aplikasi digital telah menciptakan realitas baru yang kompleks, di mana nilai-nilai positif dan negatif berinteraksi secara simultan dan masif. Berdasarkan laporan We Are Social dan Hootsuite (2023), pengguna internet di Indonesia telah mencapai 212,9 juta jiwa, dengan mayoritas pengguna aktif adalah generasi muda berusia 18–34 tahun yang mengakses internet rata-rata 8 jam 36 menit per hari. Angka yang sangat signifikan ini menunjukkan betapa besar dan mendalamnya pengaruh dunia digital terhadap pola pikir, perilaku, dan karakter generasi muda Indonesia.

Di tengah derasnya arus informasi digital yang tidak terfilter, pemuda Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan identitas moral dan karakter yang luhur. Berbagai fenomena negatif seperti degradasi moral, maraknya konten disinformasi dan hoaks, cyberbullying, radikalisme digital, serta memudarnya nilai-nilai kesopanan dan kesantunan menjadi indikasi nyata bahwa krisis karakter tengah melanda generasi muda secara signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (2022) mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 800 ribu situs berkonten negatif yang dapat diakses oleh anak-anak dan remaja setiap harinya. Kondisi yang memprihatinkan ini merupakan ancaman nyata bagi perkembangan karakter pemuda yang menjadi pilar dan penerus bangsa di masa mendatang.

Dalam konteks problematika di atas, Al-Qur'an sebagai kitab suci yang bersifat universal dan komprehensif menawarkan paradigma yang relevan, kontekstual, dan integral dalam pembentukan karakter. Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman ibadah ritual, tetapi juga sebagai manhaj hayah (pedoman hidup) yang mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia, termasuk dalam menghadapi tantangan dan kompleksitas era digital. Internalisasi nilai-nilai Al-Qur'ani yang meliputi dimensi aqidah (keimanan), akhlaq (moral), dan muamalah (interaksi sosial) dipercaya mampu memberikan landasan karakter yang kokoh bagi pemuda dalam bernavigasi di dunia digital. Oleh karena itu, kajian mendalam mengenai paradigma Al-Qur'ani dalam membentuk karakter pemuda di era digital menjadi sangat urgen dan relevan untuk dikaji secara ilmiah.

 

2. PERNYATAAN OPINI / TESIS

Penulis berpendapat secara tegas bahwa paradigma Al-Qur'ani merupakan fondasi yang paling komprehensif, relevan, dan berkelanjutan dalam membentuk karakter pemuda Indonesia di era digital. Melalui internalisasi nilai-nilai Al-Qur'an yang mencakup prinsip tabayyun (verifikasi informasi), amar ma'ruf nahi munkar (mendorong kebaikan dan mencegah kemungkaran), siddiq (kejujuran), amanah (tanggung jawab), tabligh (komunikasi kebenaran), dan fathonah (kecerdasan), pemuda mampu menghadapi tantangan era digital dengan sikap yang bijak, kritis, dan bertanggung jawab, tanpa kehilangan jati diri sebagai insan beriman dan generasi berakhlak mulia. Paradigma Al-Qur'ani bukanlah sekadar alternatif nilai, melainkan sebuah sistem karakter holistik yang sanggup menjawab setiap tantangan peradaban digital yang terus berkembang dengan dinamis.

 

3. ARGUMEN ILMIAH

3.1. Al-Qur'an sebagai Panduan Moral Universal yang Relevan di Era Digital

Al-Qur'an telah terbukti secara historis sebagai kitab suci yang memiliki relevansi lintas zaman dan lintas konteks peradaban. Prinsip-prinsip etika dan moral yang terkandung di dalamnya bersifat universal dan tidak terikat oleh batasan ruang, waktu, maupun kondisi teknologi tertentu. Dalam konteks era digital, konsep amar ma'ruf nahi munkar yang termaktub dalam QS. Ali Imran [3]: 104 dapat diaplikasikan secara langsung sebagai panduan literasi digital yang bertanggung jawab, mendorong setiap Muslim untuk aktif menyebarkan konten positif sekaligus berani menghadang dan melawan penyebaran konten negatif di ruang digital.

Al-Qur'an secara eksplisit memerintahkan kepada setiap Mukmin untuk melakukan tabayyun (klarifikasi dan verifikasi informasi) sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Hujurat [49]: 6, yang memerintahkan umat beriman untuk memeriksa dengan teliti setiap berita yang datang dari sumber yang tidak terpercaya agar tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum dengan ketidaktahuan. Perintah ilahi ini memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam konteks era digital yang penuh dengan informasi tidak terverifikasi, hoaks, dan disinformasi yang tersebar secara viral. Studi yang dilakukan oleh Sirry (2020) menunjukkan bahwa pemuda yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Al-Qur'an cenderung 2,4 kali lebih kritis dalam menyikapi informasi digital dan menunjukkan ketahanan yang jauh lebih tinggi terhadap pengaruh negatif media sosial dibandingkan rekan sebaya mereka.

Lebih jauh, nilai-nilai Al-Qur'ani yang mencakup kejujuran (siddiq), amanah, dan keadilan ('adl) membentuk landasan etika digital yang kokoh dan tidak tergoyahkan. Penelitian Wahidmurni (2021) dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menemukan bahwa program pendidikan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Qur'an secara signifikan meningkatkan indeks integritas dan tanggung jawab digital di kalangan pelajar hingga mencapai peningkatan sebesar 58% dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan program serupa.

3.2. Konsep Tarbiyah Qur'aniyyah sebagai Metode Pembentukan Karakter Holistik

Tarbiyah Qur'aniyyah, yakni sistem pendidikan yang sepenuhnya berpijak pada nilai-nilai dan metodologi Al-Qur'an, menawarkan pendekatan holistik dalam pembentukan karakter yang secara simultan mencakup dimensi spiritual (rohani), intelektual (akal), emosional (qalbu), dan sosial (mujtama'). Al-Qur'an sendiri menyebutkan metodologi pendidikan yang komprehensif melalui tiga pendekatan utama: hikmah (kebijaksanaan berbasis ilmu), mauizhah hasanah (nasihat yang baik dan menyentuh hati), serta mujadalah billati hiya ahsan (diskusi dan dialog dengan cara yang paling baik), sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nahl [16]: 125. Ketiga pendekatan ini membentuk framework pendidikan karakter yang jauh melampaui sekadar transfer informasi semata.

Para ulama pendidikan Islam terkemuka seperti Ibnu Miskawaih dalam karyanya Tahdzib al-Akhlaq dan Al-Ghazali dalam Ihya' Ulum al-Din telah merancang sistem tarbiyah yang berlandaskan Al-Qur'an untuk membentuk al-insan al-kamil (manusia sempurna yang seimbang). Sistem tarbiyah ini mencakup pembinaan akhlak melalui tiga mekanisme utama: pembiasaan (ta'wid), pengajaran sistematis (ta'lim), dan keteladanan nyata (qudwah). Dalam konteks modern, Muhammadi (2019) berhasil mengintegrasikan konsep tarbiyah ini ke dalam program pendidikan karakter digital, dan menemukan bahwa peserta didik yang mengikuti program tarbiyah Qur'aniyyah menunjukkan peningkatan signifikan dalam etika penggunaan media sosial, kapasitas empati digital, dan kemampuan berpikir kritis sebesar rata-rata 64% dibandingkan kelompok kontrol.

Data empiris dari Kementerian Agama RI (2022) juga menunjukkan bahwa lembaga pendidikan berbasis pesantren yang menerapkan tarbiyah Qur'aniyyah secara sistematis dan konsisten menghasilkan lulusan dengan tingkat pelanggaran norma digital yang 72% lebih rendah dibandingkan rata-rata sekolah konvensional sejenis. Temuan ini membuktikan secara empiris efektivitas paradigma Qur'ani dalam membentuk karakter pemuda yang tangguh secara moral di tengah tantangan era digital.

3.3. Nilai-nilai Karakter Qur'ani: Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah sebagai Landasan Pemuda Digital

Al-Qur'an melalui teladan Nabi Muhammad SAW mengedepankan empat sifat utama yang menjadi fondasi karakter ideal seorang Muslim: siddiq (kejujuran), amanah (integritas dan keterpercayaan), tabligh (komunikasi kebenaran yang bertanggung jawab), dan fathonah (kecerdasan dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan). Keempat nilai karakter ini memiliki relevansi yang sangat tinggi dan dapat dioperasionalisasikan secara konkret dalam konteks kehidupan digital pemuda masa kini.

Dalam ranah digital, siddiq berarti komitmen teguh untuk tidak menyebarkan hoaks, menghindari plagiarisme, dan berinteraksi secara jujur dalam setiap aktivitas di dunia maya. Nilai amanah mengimplikasikan tanggung jawab penuh dalam penggunaan teknologi digital, yang meliputi menjaga privasi orang lain, menghormati hak kekayaan intelektual, dan menggunakan platform digital sesuai dengan tujuan yang benar dan bermartabat. Sementara itu, nilai tabligh dalam konteks digital berarti aktif menyebarkan konten yang benar, bermanfaat, dan konstruktif, sekaligus berani dan konsisten menegur serta melaporkan konten-konten yang bersifat negatif dan merugikan masyarakat.

Fathonah, sebagai nilai keempat, mendorong pemuda untuk terus mengembangkan kecerdasan digital, meningkatkan literasi media secara berkelanjutan, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menyaring dan mengevaluasi setiap informasi yang diterima. Penelitian Sari dan Hidayatullah (2021) yang diterbitkan dalam Jurnal Pendidikan Islam menunjukkan bahwa internalisasi keempat nilai Qur'ani tersebut melalui program tahfidz dan kajian tafsir tematik secara positif mempengaruhi perilaku digital pemuda, mengurangi keterlibatan dalam cyberbullying sebesar 67%, dan meningkatkan indeks literasi digital kritis sebesar 73% pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol.

3.4. Resiliensi Spiritual Berbasis Al-Qur'an sebagai Imun terhadap Ancaman Digital

Era digital tidak hanya menghadirkan kemudahan dan peluang yang luar biasa, tetapi juga membawa ancaman nyata bagi kesehatan mental, emosional, dan spiritual generasi muda. Berbagai fenomena patologis baru seperti nomophobia (kecanduan berlebihan terhadap ponsel), FOMO (Fear of Missing Out), cyberbullying, kecanduan media sosial, dan radikalisme online telah menjadi tantangan psikologis yang semakin serius dan meluas. Menghadapi ancaman multidimensi ini, Al-Qur'an menawarkan solusi melalui konsep resiliensi spiritual yang berpusat pada tiga pilar utama yakni dzikrullah (mengingat Allah secara konsisten), tawakkul (berserah diri kepada Allah setelah berikhtiar dengan maksimal), dan sabar (ketahanan mental dan ketabahan jiwa).

QS. Ar-Ra'du [13]: 28 dengan tegas menyatakan bahwa “ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” Pernyataan ilahi ini, jika diinternalisasikan secara mendalam dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari, akan menjadi benteng yang kokoh dan tidak tergoyahkan terhadap berbagai gangguan psikologis yang dipicu oleh tekanan dan kecanduan digital. Penelitian yang dilakukan oleh Hasan (2022) dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menemukan bahwa pemuda yang memiliki keterikatan spiritual yang kuat dengan Al-Qur'an melalui praktik tilawah rutin dan tadabbur mendalam menunjukkan tingkat kesehatan mental yang secara signifikan lebih baik, dengan tingkat kecemasan digital (digital anxiety) yang lebih rendah 45% dibandingkan kelompok kontrol yang tidak menjalankan praktik serupa.

 

4. DISKUSI / IMPLIKASI

Paradigma Al-Qur'ani dalam pembentukan karakter pemuda di era digital memiliki implikasi yang sangat luas dan mendalam, baik dalam ranah kebijakan pendidikan nasional, praktik sosial kemasyarakatan, maupun pengembangan keilmuan interdisipliner yang lebih komprehensif.

Dari perspektif kebijakan pendidikan, temuan-temuan ilmiah yang telah dipaparkan di atas mengisyaratkan pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Qur'ani ke dalam kurikulum pendidikan formal secara sistematis dan terstruktur, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan program pendidikan karakter di semua jenjang pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi perlu menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Agama untuk mengembangkan modul literasi digital yang secara eksplisit berbasis nilai-nilai Al-Qur'an dan dapat digunakan secara efektif di seluruh satuan pendidikan nasional.

Dalam ranah praktis kemasyarakatan, lembaga-lembaga pendidikan Islam seperti pesantren dan madrasah dapat berperan sebagai inkubator transformasi karakter dengan mengintegrasikan penguasaan teknologi digital ke dalam proses tarbiyah mereka. Model pesantren digital modern yang secara harmonis menggabungkan pendidikan Al-Qur'an dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi merupakan konsep yang perlu dikembangkan secara masif dan sistematis. Model inovatif ini tidak hanya akan menghasilkan generasi muda yang berkarakter Qur'ani dan berakhlak mulia, tetapi juga kompeten secara digital dan siap bersaing di era global.

Bagi komunitas ilmiah dan akademis, paradigma Qur'ani ini membuka peluang riset interdisipliner yang sangat luas, mempertemukan kajian Al-Qur'an dan tafsir dengan ilmu pendidikan, psikologi perkembangan, dan ilmu komunikasi digital. Pengembangan teori dan metodologi pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an yang kontekstual dengan realitas era digital merupakan agenda akademik yang mendesak dan sangat potensial untuk dikembangkan lebih jauh oleh para peneliti Muslim Indonesia.

Pada level komunitas dan keluarga, internalisasi paradigma Al-Qur'ani dalam konteks digital membutuhkan sinergi yang erat antara institusi keluarga, sekolah, masjid, dan komunitas masyarakat secara lebih luas. Para orang tua perlu dibekali dengan pemahaman yang memadai tentang cara membimbing putra-putri mereka dalam bermedia digital yang berdasarkan nilai-nilai Al-Qur'an. Komunitas masjid pun dapat berperan aktif sebagai pusat pemberdayaan melalui program-program kajian Al-Qur'an tematik yang relevan dan responsif terhadap tantangan-tantangan digital yang dihadapi generasi muda.

 

5. PENUTUP

Berdasarkan seluruh argumen ilmiah yang telah dipaparkan secara komprehensif di atas, dapat ditegaskan kembali bahwa paradigma Al-Qur'ani menawarkan solusi yang holistik, fundamental, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pembentukan karakter pemuda di era digital. Melalui nilai-nilai tabayyun, amar ma'ruf nahi munkar, siddiq, amanah, tabligh, fathonah, dan resiliensi spiritual, Al-Qur'an memberikan kompas moral yang tidak akan pernah usang meskipun teknologi digital terus berevolusi dengan kecepatan yang semakin tinggi.

Opini ilmiah ini dengan tegas menegaskan bahwa integrasi paradigma Al-Qur'ani ke dalam proses pembentukan karakter pemuda bukan sekadar pilihan alternatif, melainkan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan tidak dapat ditawar dalam membangun generasi muda Indonesia yang berkarakter kuat, literat secara digital, kritis dalam berpikir, dan berakhlak mulia. Dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai panduan utama dan sumber nilai tertinggi, pemuda tidak hanya akan mampu survive menghadapi tekanan dan tantangan digital, tetapi akan menjadi pemimpin-pemimpin digital masa depan yang berintegritas, bermartabat, dan berkontribusi positif bagi peradaban umat manusia.


REFERENSI


Al-Ghazali, A. H. (1998). Ihya' Ulum al-Din: Menghidupkan ilmu-ilmu agama (I. Yakub, Terj.). CV. Faizan.

Departemen Agama RI. (2005). Al-Qur'an dan terjemahnya. PT. Syaamil Cipta Media.

Hasan, M. (2022). Hubungan keterikatan spiritual Al-Qur'an dengan kesehatan mental digital pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 5(2), 112–128.

Kementerian Agama RI. (2022). Laporan tahunan Lembaga Pendidikan Islam 2022. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (2022). Riset literasi digital Indonesia 2022. Kominfo.

Muhammadi, F. (2019). Tarbiyah Qur'aniyyah dalam pembentukan karakter digital pelajar Muslim. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 45–67.

Sari, N. P., & Hidayatullah, A. F. (2021). Internalisasi nilai-nilai Al-Qur'an dan implikasinya terhadap etika digital pemuda. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 198–215.

Sirry, M. A. (2020). Quranic literalism and its impact on digital media behavior among Muslim youth. Journal of Islamic Studies and Culture, 8(1), 23–41.

Wahidmurni. (2021). Pengaruh pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an terhadap integritas digital mahasiswa. Ta'dib: Journal of Islamic Education, 26(1), 74–89.

We Are Social, & Hootsuite. (2023). Digital 2023 global overview report. https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia

 

Editor. Tim Redaksi


Sy. Apero Fublic

Via Esai
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Optimalisasi Digitalisasi Administrasi Perpajakan untuk Meningkatkan Penerimaan Negara

PT. Media Apero Fublic- Thursday, July 16, 2026 0
Optimalisasi Digitalisasi Administrasi Perpajakan untuk Meningkatkan Penerimaan Negara
APERO FUBLIC  I  Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembangun…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261439
  • 20251140
  • 2024209
  • 2023142
  • 2022104
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282
  • 20182

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Opini Pertanian Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tailan Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik
    Apero Fublic.- Lembar pertama dari naskah Sayir Khadamuddin, diawali dengan basmalah. Syair Khadamuddin adalah bentuk sastra lama dari ...
  • Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja
    APERO FUBLIC  I  ESAI . -  Data BPS per Februari 2025 mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk lulusan perguruan ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba
    APERO FUBLIC.- Makanan "Pundang Muba" merupakan salah satu kekayaan kuliner yang membanggakan dari Kota Sekayu, Kabupaten Musi B...
  • Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?
    APERO FUBLIC   I  OPINI .--  Berdasarkan data yang telah saya kumpulkan, Tingkat inflasi Kota Padang mencapai 0,79% secara tahun...
  • Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980
    Apero Fublic.- Harimau Sumatera adalah subspesies harimau di dunia. Habitat aslinya adalah Pulau Sumatera. Harimau sumatera dalam bahas...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.
    Apero Fublic.- Arsitektur Masjid Agung Palembang Adalah Induk Dari Atap Masjid-Masjid Ttradisional di Sumatra Selatan. Mengapa demiki...
  • Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?
    Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial? Oleh: Muhammad Izaz Alhafiz Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S....
  • Pelita di Balik Doa Orang Tua
    APERO FUBLIC  I  Namaku Sintia, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang kini sedang menempuh s...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026

Popular Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Fresh Graduate Menganggur, Antara Gengsi Gaji dan Realita Lapangan Kerja

Tuesday, June 09, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Dampak Rupiah Terus Melemah dan Menguat tanpa Stabilitas yang Pasti: Harga Kemasan Melonjak, Bagaimana Pedagang Plastik di Padang Memutuskan Harga Terbaik?

Wednesday, June 17, 2026
Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Mitos Harimau Jejadian: Hingga Krisis Harimau 1960-1980

Friday, October 18, 2019
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Hilangnya Arsitektur Asli Atap Masjid Sumatera Selatan.

Sunday, June 30, 2019
Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Kesejahteraan Sosial: Mengenal Apa Itu Profesi Pekerjaan Sosial?

Monday, June 29, 2026
Pelita di Balik Doa Orang Tua

Pelita di Balik Doa Orang Tua

Wednesday, July 15, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 69 Berita 1760 Berita Daerah 1690 Berita Internasional 44 Berita Nasional 1222 Brand 117 Budaya Daerah 38 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 65 Cerita Rakyat 12 Cerpen 32 Dongeng 67 Ekonomi 109 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 11 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 20 Kampus 892 Kesehatan 41 Kisah Legenda 10 Kuliner 31 Mitos 15 Opini 656 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 50 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 64 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 57 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 201 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 36 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us