-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Budaya Feature Kampus Mahasiswa Pendidikan Hukum Adat Masih Hidup di Tengah Kota Surabaya
Budaya Feature Kampus Mahasiswa Pendidikan

Hukum Adat Masih Hidup di Tengah Kota Surabaya

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
28 May, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Gambar 1. 1 Suasana Kota Surabaya. Sumber: https://www.pexels.com/
APERO FUBLIC  I  FEATURE.-  Keluarga Jawa di Surabaya masih melekat tradisinya. Meskipun sering dipandang sebagai kota besar yang sibuk, penuh gedung tinggi, jalan padat, dan ritme hidup cepat. Namun di balik wajah modern itu, masih ada denyut kuat tradisi yang bekerja diam-diam melalui hukum adat, terutama dalam keluarga, warisan, dan cara warga menyelesaikan konflik.

Hukum adat bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan sistem nilai yang masih memberi pengaruh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi yang Tak Hilang

Keluarga Jawa di Surabaya dalam mengambil keputusan penting, tidak selalu diselesaikan lewat aturan tertulis saja. Ketika ada persoalan warisan, pembagian tanah keluarga, atau sengketa antar saudara, musyawarah keluarga sering menjadi langkah pertama.

Cara ini selaras dengan teori hukum adat yang melihat hukum sebagai bagian dari kebiasaan hidup masyarakat, bukan hanya kumpulan pasal. Hukum adat tumbuh dari rasa kebersamaan, kesepakatan sosial, dan upaya menjaga harmoni.

Di Surabaya, pola seperti ini masih terlihat di lingkungan kampung kota, terutama pada keluarga yang memiliki ikatan kuat dengan asal-usul Jawa. Misalnya, ketika orang tua wafat, anak-anak tidak langsung berpikir soal pengadilan.

Mereka biasanya berkumpul, melibatkan tokoh keluarga, sesepuh, atau tetangga yang dihormati, lalu mencari jalan tengah. Bagi masyarakat adat, menang bukan tujuan utama, yang lebih penting adalah hubungan keluarga tetap utuh.

Kasus Warisan Keluarga

Sebuah keluarga di wilayah Surabaya bagian pinggiran. Seorang ayah meninggalkan rumah tinggal, sebidang tanah kecil, dan usaha warung. Setelah beliau meninggal, muncul perbedaan pendapat di antara anak-anak.

Anak sulung merasa paling berhak karena selama ini tinggal bersama orang tua dan membantu usaha keluarga. Anak kedua berpendapat pembagian harus sama rata. Anak ketiga ingin rumah dijual dan hasilnya dibagi.

Dalam situasi seperti ini, hukum adat bekerja melalui nilai kekeluargaan dan kepatutan. Di banyak komunitas Jawa, warisan tidak selalu dibagi secara kaku berdasarkan rumus. Ada pertimbangan siapa yang merawat orang tua, siapa yang paling membutuhkan, dan siapa yang menjaga rumah keluarga. Artinya, hukum adat menilai keadilan bukan hanya dari angka, tetapi juga dari hubungan dan tanggung jawab sosial.

Di sinilah teori fungsi sosial hukum adat menjadi penting. Hukum adat tidak berdiri sendiri sebagai aturan teknis, melainkan berfungsi menjaga keseimbangan hidup bersama. Pembagian warisan yang terlalu kaku dapat memicu pertengkaran panjang, sedangkan pendekatan adat mendorong penyelesaian yang lebih manusiawi. Karena itu, dalam kasus seperti ini, musyawarah keluarga sering dianggap lebih efektif daripada konflik terbuka.

Musyawarah sebagai Jalan Damai

Musyawarah adalah jantung dari banyak penyelesaian adat. Di Surabaya, terutama dalam keluarga-keluarga yang masih memegang tradisi Jawa, musyawarah sering dipimpin oleh orang yang dituakan. Orang ini bukan hakim dalam arti formal, tetapi menjadi penengah yang dihormati karena dianggap bijak dan netral.

Secara sederhana, musyawarah berarti duduk bersama untuk mencari kesepakatan yang bisa diterima semua pihak. Dalam hukum adat, proses ini sangat penting karena tujuan utamanya adalah mengembalikan keseimbangan, bukan menghukum.

Jika ada saudara yang merasa dirugikan, perasaan itu harus didengar. Jika ada pihak yang paling berjasa merawat orang tua, jasanya juga harus diakui. Dengan cara itu, keputusan tidak lahir dari emosi sesaat, tetapi dari pertimbangan bersama.

Teori lain yang relevan adalah receptio in complexu, yaitu pandangan bahwa adat dan kebiasaan hidup masyarakat sangat memengaruhi cara mereka memahami aturan. Dalam praktiknya, masyarakat tidak selalu memisahkan tegas antara hukum formal dan adat.

Mereka memilih jalan yang dianggap paling cocok dengan rasa keadilan lokal. Di Surabaya, hal ini tampak jelas ketika keluarga lebih percaya pada kesepakatan internal daripada langsung membawa perkara ke pengadilan.

Antara Adat dan Hukum Negara

Masalahnya, tidak semua penyelesaian adat otomatis sesuai dengan hukum positif. Hukum negara menuntut kepastian, bukti, dan prosedur. Sementara hukum adat lebih lentur, berbasis kebiasaan, dan sangat bergantung pada konteks. Karena itu, ketegangan bisa muncul ketika keluarga sudah sepakat secara adat, tetapi salah satu pihak kemudian menggugat ke jalur resmi.

Di Surabaya, persoalan ini sering terlihat dalam sengketa tanah keluarga atau rumah warisan. Misalnya, seorang ahli waris menjual bagian tanah tanpa persetujuan saudara lain, padahal secara adat belum ada kesepakatan final.

Dalam hukum negara, tindakan itu bisa menimbulkan masalah legal. Namun secara adat, tindakan tersebut juga dipandang melanggar rasa kepantasan keluarga. Jadi, hukum adat dan hukum negara sama-sama menilai peristiwa yang sama, tetapi dengan bahasa yang berbeda.

Di titik ini, teori pluralisme hukum membantu kita memahami kenyataan di lapangan. Artinya, dalam satu masyarakat bisa hidup beberapa sistem hukum sekaligus, yakni hukum negara, hukum adat, bahkan norma agama. Warga Surabaya tidak selalu memilih salah satu secara mutlak. Mereka sering memadukan semuanya sesuai kebutuhan. Inilah yang membuat hukum adat tetap bertahan, meski kota terus berubah.

Mengapa Masih Relevan

Hukum adat tetap relevan karena ia berbicara dalam bahasa yang dipahami masyarakat. Ia tidak terasa jauh, tidak membutuhkan proses rumit, dan lebih cepat membangun rasa saling percaya. Dalam banyak kasus keluarga di Surabaya, penyelesaian adat berhasil mencegah hubungan saudara menjadi rusak. Ini penting, sebab sengketa harta sering kali bukan hanya soal benda, tetapi juga soal harga diri dan kenangan keluarga.

Selain itu, hukum adat mengajarkan bahwa keadilan tidak selalu sama dengan pembagian yang seragam. Kadang keadilan justru muncul ketika ada pengakuan atas jasa, kebutuhan, dan tanggung jawab. Prinsip ini sangat dekat dengan nilai sosial masyarakat Jawa, yang menekankan rukun, hormat, dan tepo seliro, yaitu kemampuan menempatkan diri dan memahami perasaan orang lain.

Kesimpulan

Studi kasus di Surabaya menunjukkan bahwa hukum adat bukan peninggalan yang usang. Ia masih bekerja dalam ruang-ruang keluarga, kampung, dan komunitas yang ingin menyelesaikan masalah tanpa merusak hubungan. Di tengah kota modern yang serba cepat, hukum adat menawarkan sesuatu yang sering hilang, yakni kesabaran, kebijaksanaan, dan rasa kemanusiaan.

Karena itu, memahami hukum adat bukan hanya penting bagi akademisi hukum, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin melihat bagaimana masyarakat Indonesia benar-benar hidup. Surabaya mengajarkan satu hal sederhana namun kuat, yakni modernitas tidak selalu menghapus tradisi. Kadang, tradisi justru menjadi penyangga agar kota tetap memiliki hati.***

Penulis :  Khansa Nabila Danish Ara Rachman
Mahasiswi Aktif Program Studi Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Tradisi Merariq Suku Sasak: Antara Hukum Adat, Budaya, dan Perlindungan Perempuan

PT. Media Apero Fublic- Thursday, May 28, 2026 0
Tradisi Merariq Suku Sasak: Antara Hukum Adat, Budaya, dan Perlindungan Perempuan
Pasangan Pengantin Adat Sasak (sumber: gambar buatan AI) APERO FUBLIC   I  ESAI .-   Keberagaman budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia teta…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026962
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Generasi Z Indonesia tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam beberapa tahun terakhir, budaya Korea Selatan semakin populer di Indonesia. Tidak hanya melalu...
  • Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM
    source : kontrasx.com APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi...
  • Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Antropologi kampus merupakan kajian yang membahas tentang kehidupan manusia di lingkungan pergurua...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam dunia pendidikan, proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi...
  • Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan
    Gizi dan Tantangan Generasi Muda APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi salah satu kebijakan pemerint...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Thursday, May 21, 2026
Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Friday, May 22, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Tuesday, May 05, 2026
Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Tuesday, May 12, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 62 Berita 1588 Berita Daerah 1579 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1192 Brand 117 Budaya Daerah 34 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 54 Elektronik 21 FASHION 13 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 609 Kesehatan 34 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 513 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 44 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 57 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 42 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 14 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 177 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 31 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us