-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi Tenaga Kerja Sarjana Tanpa Kantor: Lulusan Muda dan Jalan Buntu Menuju Kerja Formal
Esai Kampus Mahasiswa Pendidikan Sosial Masyarakat Sosiologi Tenaga Kerja

Sarjana Tanpa Kantor: Lulusan Muda dan Jalan Buntu Menuju Kerja Formal

PENULIS : - Muhammad Diza Fawwaz - Nabil Brilliano
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
12 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Sumber: istockphoto.com

APERO FUBLIC  I  ESAI. --  Hari wisuda merupakan hari yang seringkali dinanti-nanti bagi para lulusan muda karena menganggapnya sebagai salah satu puncak pencapain dalam hidup. Berdiri di atas panggung, dengan toga serta ijazah di tangan yang menyertainya, para lulusan muda sangat optimis dalam mendapatkan pekerjaan di masa mendatang. Ekspektasi kolektif ini telah tertanam sejak masa sekolah yang seringkali berbunyi “Belajarlah dulu yang rajin, raih gelar sarjana, maka pintu gerbang kantor korporat akan terbuka lebih lebar.”

Namun, hal yang tak terduga akan tampak setelah euforia riuh tepuk tangan pencapaian telah mereda, realita yang kejam dan dingin seringkali menampar para lulusan muda semenjak keluar dari kampus. Yang mana ekspektasi para lulusan muda mendapatkan pekerjaan nyaman berupa ruang ber-AC, adanya kepastian gaji dan BPJS, ribuan lulusan muda (fresh graduates) pada tiap tahunnya harus menerima tamparan keras bernama kelangkaan akan lapangan kerja yang formal.

Sekarang lapangan pekerjaan sudah tidak lagi menjadikan gelar akademik yang diperoleh para lulusan muda menjadi tiket otomatis diterima pekerjaan formal. Malah justru ini adalah awal dari labirin yang panjang akan ketidakpastian. Karena itu, kata “Sarjana Tanpa Kantor” sudah menjadi hal yang tidak tabu pada saat ini.

Frasa “Ketidakpastian” yang mengacu pada lulusan muda bukanlah suatu hiperbola untuk menggambarkan kesedihan para lulusan muda, tetapi cerminan dari masalah struktural yang nyata adanya dalam perekonomian kita. Data Badan Pusat Statistik tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka berdasar umur, pada umur 20-24 itu sebesar 14,35% yang dimana itu ialah umur para lulusan muda pada umunya.

Sedangkan kategori umur selanjutnya cenderung sangat rendah yaitu sebesar 6,67% pada umur 25-29 dan sebesar sekitar 1,71% sampai 3,47% pada kategori setelahnya. Artinya, tingginya kelompok usia lulusan muda menunjukkan bahwa proses transisi menuju dunia kerja itu masih memiliki banyak hambatan. Karena itu, sebagian lulusan muda yang tidak tercatat sebagai pengganguran memilih bekerja di sektor informal yang mana seringkali tidak sesuai kompetensi pendidikan mereka.

Mungkin bagi sebagian orang tingginya angka penggangguran pada lulusan muda sekilas hanya persoalan angka statistik saja. Tetapi bagi lulusan muda berarti kemandirian ekonomi yang tertunda. Karena itu, sebagian lulusan muda yang tidak tercatat sebagai pengganguran memilih bekerja di sektor informal yang mana seringkali tidak sesuai kompetensi pendidikan mereka.

Andai saja lulusan muda segera memperoleh pekerjaan formal setelah lulus, mereka mungkin dapat lebih cepat mandiri secara ekonomi, membantu keluarga, dan membangun arah hidup yang lebih pasti.

Dalam teori segmentasi pasar kerja, teori ini melihat pasar kerja terbagi ke dalam dua segmen utama berupa sektor primer dan sektor sekunder. Sektor primer umumnya ditandai dengan pekerjaan yang memiliki upah lebih tinggi, jaminan kerja, perlindungan hukum, tunjangan, kondisi kerja yang lebih baik, serta peluang promosi yang jelas.

Sementara itu, sektor sekunder ditandai dengan upah rendah, ketidakpastian kerja, minimnya tunjangan, kondisi kerja yang kurang layak, tingkat pergantian pekerja yang tinggi, dan perlindungan kerja yang lemah. Teori ini sangat relevan dengan kondisi nyata yang terjadi di Indonesia khususnya bagi lulusan muda karena struktur pasar kerja masih memperlihatkan dualisme antara sektor formal dan sektor informal.

Sektor formal sendiri dapat dipahami sebagai bagian dari pasar kerja sektor primer. Sebaliknya, sektor informal dapat dipahami sebagai bagian dari pasar kerja sektor sekunder. Dualisme ini menunjukkan bahwa tidak semua pekerja, termasuk lulusan sarjana, dapat dengan mudah masuk ke pekerjaan formal meskipun mereka telah memiliki latar pendidikan tinggi.

Prinsip kesejahteraan pekerja sebenarnya sudah ada sejak lama dalam bentuk hukum Indonesia. Hadirnya Undang-Undang No. 13 Pasal 11& 12 tentang ketenagakerjaan ini berisi hak pekerja dalam memperoleh kompetensi kerja lebih lanjut melaui pelatihan. Namun pada kenyataan di lapangan, sampai saat ini perpindahan dari sektor sekunder ke sektor primer tidak selalu mudah karena terdapat hambatan struktural.

Hambatan tersebut dapat berupa jenis kontrak kerja, pengalaman kerja, latar pendidikan, diskriminasi, perbedaan wilayah, serta perbedaan sektor ekonomi. Akibatnya, pekerja yang berada di sektor sekunder sering kali sulit naik ke sektor primer meskipun memiliki kualifikasi yang memadai.

Kesenjangan yang terlalu lebar antara hukum dan kondisi nyata di lapangan ini menjelaskan bahwa jalan buntu lulusan muda menuju kerja formal dipengaruhi oleh kondisi pasar kerja yang tidak sepenuhnya mendukung proses transisi dari kampus ke dunia kerja.

Keterbatasan lowongan kerja juga dapat meningkatkan risiko pengangguran, underemployment, dan job mismatch, yaitu ketika lulusan bekerja di bawah kapasitasnya atau bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Dalam kondisi ini, sebagian lulusan muda akhirnya terdorong masuk ke sektor informal sebagai satu satunya strategi bertahan hidup terakhirnya. Situasi ini juga berkaitan dengan overeducation, yaitu kondisi ketika pendidikan yang dimiliki seseorang lebih tinggi daripada kebutuhan pekerjaan yang dijalani, sehingga lulusan sarjana dapat berakhir pada pekerjaan yang sebenarnya tidak membutuhkan gelar sarjana.

Karena itu, membicarakan fenomena “sarjana tanpa kantor” berarti membicarakan masa depan tenaga kerja muda dan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Strategi pemulihan perlu dimulai dan tidak boleh lagi hanya bergantung pada himbauan motivasi dimana mennyerukan agar lulusan muda harus bisa mandiri dan merintis wirausaha. Perlu adanya tindakan yang prefentif dan korektif secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga ke hilir.

Disisni peran pemerintah begitu penting dengan kolaborasi bersama sektor industri. Dimana dihadirkannya jembatan yang kokoh antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan riil pada pasar kerja sektor primer. Adanya kebijakan ini harus dibarengi dengan insentis yang nyata pula bagi para industri yang menampung para lulusan muda dan melakukan masa pelatihan tambahan disana.

Hanya perlu membenahi regulasi serta mempertegas penerapan regulasi bagi para lulusan muda akan mendorong lulusan muda untuk menciptakan padat karya dan kaperpihakan pada struktur riil ekonomi. sehingga kita dapat mengubah “sarjana tanpa kantor” menjadi “roda utama dalam penggerak produktivitas”.

Membiarkan fenomena “sarjana tanpa kantor” berlarut larut adalah kerugian besar bagi bangsa. Gelar sarjana yang diperoleh sejatinya adalah simbol harapan, bukan ketidakpastian. Jika jalan buntu menuju sektor formal tidak segera didobrak oleh kebijakan yang berpihak pada lulusan muda, Indonesia justru sejatinya sedang dihadapkan bom waktu surplus tenega kerja terdidik yang frustasi.

Menyelamatkan lulusam muda tidak lagi jadi pilihan, melainkan keharusan jika kita tidak ingin bonus demografi berubah menjadi bencana demografi.



PENULIS :
- Muhammad Diza Fawwaz 
- Nabil Brilliano
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Negeri Semarang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Esai
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pendidikan Dasar Gratis: Pemerintah Harus Menjamin Hak Setiap Anak Indonesia

PT. Media Apero Fublic- Saturday, October 31, 2026 0
Pendidikan Dasar Gratis: Pemerintah Harus Menjamin Hak Setiap Anak Indonesia
Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. APERO FUBLIC   I  JAKART…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262278
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Siswa Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele
    Gambar 1. Kebakaran hutan dan lahan. Sumber: Irwansyah putra, 2026. APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan atau yang sering...
  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!
    Gambar 1:   Ilustrasi suasana pelayanan kesehatan sebagai gambaran pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit. APERO FUBLIC  I   B...
  • Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?
    APERO FUBLIC  I   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk menunjang kecukupan nutrisi bagi anak-anak di Indonesia. Me...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia
    PENULIS:  Rizka Intan Amalia Novta APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Di tengah tuntutan reformasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi saat ini, ...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Tuesday, October 27, 2026
Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Sunday, October 25, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Monday, February 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 75 Berita 1982 Berita Daerah 1853 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1255 Brand 117 Budaya Daerah 46 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 71 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 41 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1494 Kesehatan 60 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 906 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 63 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 225 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 57 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us