Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Pertanian
Mahasiswa UNTIRTA Gelar Sosialisasi dan Edukasi Hidroponik Metode Wick untuk Mendukung Kemandirian Pangan
APERO FUBLIC I BANTEN.- Serang- penyuluhan dan sosialisasi mengenai budidaya tanaman hidroponik menggunakan Metode Wick (sistem sumbu) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bercocok tanam modern. Kegiatan ini mengusung tema “Sosialisasi dan Edukasi dalam Mewujudkan Tanaman Hidroponik di Era Ketergantungan Impor Pangan”.
Sebelum pelaksanaan penyuluhan, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan kegiatan survei dan kolaborasi pada 9 Mei 2026 di Graha Hidroponik Center yang berlokasi di Jl. Komp. Tegal Padang No. 75, Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten 42162.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan pengalaman langsung mengenai teknik budidaya hidroponik yang efektif serta mempersiapkan materi yang akan disampaikan kepada peserta penyuluhan.
Setelah melalui tahap persiapan, kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada 3 Juni 2026 dengan sasaran mahasiswa UNTIRTA. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya hidroponik sebagai salah satu solusi alternatif dalam mendukung ketahanan pangan di tengah meningkatnya ketergantungan terhadap impor pangan.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Metode Wick, yaitu sistem hidroponik sederhana yang memanfaatkan sumbu sebagai media penyalur nutrisi dari wadah larutan nutrisi menuju akar tanaman.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan hidroponik, manfaat budidaya tanpa tanah, alat dan bahan yang diperlukan, serta langkah-langkah pembuatan instalasi hidroponik Metode Wick. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami konsep hidroponik dengan lebih mudah.
Tidak hanya menerima materi secara teori, para peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung pembuatan sistem hidroponik Metode Wick. Melalui kegiatan praktik ini, peserta memperoleh pengalaman nyata dalam merakit media tanam, menyiapkan nutrisi, dan menanam bibit hidroponik.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap tahapan praktik serta berdiskusi mengenai peluang penerapan hidroponik di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, di antaranya meningkatnya pengetahuan tentang hidroponik, keterampilan dalam membuat instalasi hidroponik sederhana, serta pemahaman mengenai pentingnya inovasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan. Selain itu, peserta juga memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik melalui metode praktik langsung.
Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, diharapkan mahasiswa UNTIRTA dapat menjadi agen perubahan yang mampu menerapkan dan menyebarluaskan pengetahuan mengenai hidroponik kepada masyarakat.
Dengan demikian, hidroponik tidak hanya menjadi alternatif budidaya tanaman yang ramah lingkungan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung kemandirian pangan di masa depan.
Penulis : Anggota Tim
- Nurul Azizah
- Siti Khoirumishifa Nurbaiti Al Bahri
- Sarrah Aqila Izzati
- Ahnaf Syafta Ardiawan
- Odih Hidayat
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment