Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa UNY Gelar Gerakan Eco Bag di Malioboro Dukung SDGs 12
(Dokumentasi Kegiatan Pembagian Eco Bag Di Malioboro)
APERO FUBLIC I FEATURE.-- Sebagai upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan Gerakan Eco Bag di kawasan Malioboro, Yogyakarta.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Juni 2025, dan melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana utama kegiatan. Gerakan Eco Bag bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang masih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Malioboro dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena merupakan salah satu kawasan wisata paling ikonik di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun masyarakat lokal. Tingginya aktivitas pengunjung di kawasan ini menyebabkan penggunaan kantong plastik sekali pakai masih sering ditemukan, terutama saat berbelanja oleh-oleh atau kebutuhan lainnya.
Kondisi tersebut menjadi alasan utama mahasiswa Pendidikan Geografi UNY memilih Malioboro sebagai lokasi kegiatan. Dengan banyaknya pengunjung yang datang setiap hari, pesan mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Selain itu, kawasan Malioboro juga menjadi tempat yang strategis untuk melakukan edukasi lingkungan secara langsung kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.
Pelaksanaan Gerakan Eco Bag dilakukan dengan cara mendatangi pengunjung yang terlihat membawa kantong plastik sekali pakai. Mahasiswa kemudian mengajak pengunjung untuk menukarkan kantong plastik yang mereka bawa dengan eco bag atau tas ramah lingkungan yang telah disiapkan sebelumnya.
Selain melakukan penukaran, mahasiswa juga memberikan penjelasan singkat mengenai manfaat penggunaan eco bag dalam mengurangi timbulan sampah plastik. Melalui interaksi secara langsung tersebut, masyarakat dapat memahami bahwa penggunaan tas ramah lingkungan merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Antusiasme pengunjung terlihat dari kesediaan mereka untuk berpartisipasi dan menerima eco bag yang dibagikan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi nyata SDGs 12 yang menekankan pentingnya pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan karena sulit terurai secara alami.
Oleh karena itu, mahasiswa Pendidikan Geografi UNY berupaya memperkenalkan alternatif yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan eco bag. Melalui pendekatan yang sederhana dan dekat dengan masyarakat, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh sampah plastik.
Sebagai calon pendidik dan geografer, mahasiswa Pendidikan Geografi UNY memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu lingkungan. Kegiatan Gerakan Eco Bag tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam aksi nyata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mulai membiasakan penggunaan tas yang dapat digunakan berulang kali. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat, upaya sederhana seperti penggunaan eco bag dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil yang berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan sesuai dengan semangat SDGs 12.
Penulis : Rahma Hidayatun
Mahasiswi Pendidikan Geografi UNY.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment