-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Bahasa Esai Kampus Mahasiswi Pendidikan Krisis Bangsa dalam Wabah, Konvensi, dan Nyai Sobir
Bahasa Esai Kampus Mahasiswi Pendidikan

Krisis Bangsa dalam Wabah, Konvensi, dan Nyai Sobir

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
06 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Sumber: Divapress Online
APERO FUBLIC  I  BAHASA.-   Di tangan Mustofa Bisri, cerpen tidak berhenti sebagai hiburan atau permainan bahasa. Ia berubah menjadi alat bedah sosial. Melalui Wabah, Konvensi, dan Nyai Sobir, Gus Mus menguliti tiga penyakit yang terus menghantui Indonesia: kegagalan mengoreksi diri, kerakusan kekuasaan, dan ketidakadilan terhadap perempuan.

Ketiganya hadir dalam bentuk cerita yang tampak sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kritik yang sangat tajam terhadap watak masyarakat dan elite bangsa.

Kritik Sosial dalam Wabah

Cerpen Wabah berbicara tentang bau busuk yang menyebar dari sebuah keluarga hingga menjangkiti seluruh negeri. Namun pembaca segera memahami bahwa bau itu bukan persoalan fisik. Bau tersebut adalah metafora kebusukan moral yang telah menjadi bagian kehidupan sosial. Yang menarik, seluruh tokoh dalam cerita sibuk mencari siapa penyebab bau itu. Tidak ada yang bersedia menempatkan dirinya sebagai kemungkinan sumber persoalan.

"Masing-masing menuduh yang lainlah sumber bau aneh tak sedap itu."

Di sinilah letak sindiran paling keras Gus Mus. Bangsa ini sering kali lebih gemar menjadi hakim daripada terdakwa. Semua orang merasa paling bersih. Semua kelompok merasa paling benar. Semua pihak merasa menjadi korban.

Padahal korupsi, ketidakadilan, penyalahgunaan kekuasaan, manipulasi agama, hingga budaya bohong tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari kebiasaan masyarakat yang enggan mengoreksi dirinya sendiri.

Yang lebih tragis, ketika wabah itu akhirnya menjadi persoalan nasional, masyarakat justru beradaptasi dengannya. Kebusukan yang awalnya mengganggu perlahan dianggap biasa. Inilah kritik yang sangat relevan terhadap kehidupan Indonesia pasca-Reformasi.

Publik marah terhadap korupsi, tetapi sering mempraktikkan ketidakjujuran dalam kehidupan sehari-hari. Publik mengecam penyalahgunaan kekuasaan, tetapi diam ketika pelakunya berasal dari kelompoknya sendiri.

Pada akhirnya, wabah terbesar bukan bau busuk itu. Wabah terbesar adalah matinya rasa malu.

Kritik Kekuasaan dalam Konvensi

Jika Wabah membedah masyarakat, Konvensi membedah elite politik. Cerita ini memperlihatkan bagaimana pilkada tidak lagi menjadi arena adu gagasan, melainkan arena perebutan akses terhadap kekuasaan. Para calon datang membawa narasi yang sama: demi rakyat, demi pembangunan, demi kemajuan daerah. Namun di balik pidato yang terdengar mulia itu, tersimpan kepentingan yang jauh lebih pribadi.

Gus Mus memperlihatkan bagaimana tokoh-tokoh politik menggunakan kemiskinan rakyat sebagai komoditas retorika. Mereka berbicara seolah menjadi penyelamat masyarakat, tetapi dalam saat yang sama sibuk menghitung peluang menang, membangun koalisi, dan menjatuhkan lawan.

Cerpen ini sesungguhnya bukan sekadar kritik terhadap pilkada. Ia adalah kritik terhadap budaya politik nasional yang terlalu sering menjadikan moralitas sebagai slogan. Yang berbicara tentang transparansi belum tentu transparan. Yang berbicara tentang pemberantasan korupsi belum tentu bersih. Yang berbicara atas nama rakyat belum tentu memahami penderitaan rakyat.

Ironi terbesar dalam Konvensi muncul ketika semua strategi politik yang dirancang dengan rapi akhirnya melahirkan hasil yang tidak diperkirakan siapa pun. Gus Mus seperti sedang menertawakan para elite yang merasa mampu mengendalikan segalanya.

Politik dalam cerpen ini kehilangan substansi karena terlalu sibuk mengurus kendaraan menuju kekuasaan, bukan tujuan kekuasaan itu sendiri. Kekuasaan tidak lagi dipahami sebagai amanah, melainkan kesempatan.

Kritik dalam Nyai Sobir

Cerpen Nyai Sobir bergerak di wilayah yang lebih sunyi. Namun justru karena kesunyiannya, kritik yang disampaikan terasa lebih menyakitkan. Ribuan orang datang melayat seorang kiai besar yang wafat. Semua berbicara tentang jasa-jasa beliau. Semua merasa kehilangan. Tetapi tidak ada yang sungguh-sungguh melihat perempuan yang paling kehilangan.

"Mereka semua melayat diri mereka sendiri."
Kalimat itu membongkar egoisme sosial yang sering tersembunyi di balik ekspresi belasungkawa. Banyak orang datang membawa kesedihan mereka sendiri, bukan untuk memahami kesedihan orang lain.

Nyai Sobir menjadi simbol perempuan yang hidup di bawah bayang-bayang kebesaran laki-laki. Ketika sang kiai hidup, ia dihormati karena statusnya sebagai istri kiai. Ketika sang kiai wafat, perhatian masyarakat bergeser. Ia mulai dipandang sebagai janda muda. Yang berubah bukan dirinya. Yang berubah adalah cara masyarakat memandangnya.

Gus Mus dengan sangat halus mengkritik budaya patriarki yang masih kuat dalam masyarakat Indonesia. Seorang perempuan yang selama bertahun-tahun ikut membangun pesantren, mengelola tamu, mendampingi perjuangan suami, dan menjaga keberlangsungan lembaga, tetap saja diposisikan sebagai pelengkap. Bahkan masa depannya dibicarakan oleh banyak orang tanpa pernah benar-benar menanyakan apa yang ia inginkan.

Di titik ini, Nyai Sobir tidak hanya menjadi cerita tentang kesepian seorang janda. Ia berubah menjadi gugatan terhadap struktur sosial yang sering mengabaikan suara perempuan atas nama tradisi, penghormatan, dan kepentingan bersama.

Penutup

Ketiga cerpen ini sebenarnya berbicara tentang satu masalah yang sama: krisis moral. Dalam Wabah, krisis itu muncul sebagai kegagalan bercermin. Dalam Konvensi, krisis itu muncul sebagai kerakusan kekuasaan yang dibungkus retorika pengabdian. Dalam Nyai Sobir, krisis itu muncul sebagai hilangnya empati terhadap mereka yang paling rentan.

Mustofa Bisri tidak sedang mengkritik individu tertentu. Ia sedang menunjukkan cacat kolektif yang hidup dalam tubuh bangsa. Karena itu, cerpen-cerpen ini terasa menampar. Pembaca sulit mencari musuh di dalam cerita karena lambat laun menyadari bahwa sebagian tokohnya ada dalam diri kita sendiri.

Barangkali itulah kekuatan terbesar Gus Mus. Ia tidak mengajak pembaca membenci siapa pun. Ia mengajak pembaca merasa tidak nyaman terhadap dirinya sendiri. Dan dari situlah kritik sastra menemukan maknanya yang paling dalam.

Sebab bangsa tidak akan berubah hanya dengan menemukan siapa yang salah, tetapi dengan keberanian mengakui bahwa kita semua, dalam kadar tertentu, ikut menjadi bagian dari persoalan itu.


Referensi

Bisri, A. Mustofa. 2018. Konvensi. Yogyakarta: Diva Press.

Penulis: Zulfa Amanda
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Bahasa
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Avoidant Attachment: Ketika Diam Terasa Lebih Aman daripada Bercerita

PT. Media Apero Fublic- Friday, June 05, 2026 0
Avoidant Attachment: Ketika Diam Terasa Lebih Aman daripada Bercerita
APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Coba perhatikan orang-orang di sekitar kita. Biasanya, orang yang paling jarang mengeluh justru terlihat paling kuat. K…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261043
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019282

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung Tenaga Kerja TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)
    Pantai Kuta Lombok. Merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Lombok yang terkenal dengan pasir putihnya yang unik menyerupai ...
  • Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Teknologi yang terus berkembang ini telah mengubah dunia pelayanan kesehatan dengan cepat sekali. Har...
  • Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan
    Penulis :   Mariani Suciati Danggur APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Perkembangan Teknologi yang sangat berkembang saat ini banyak me...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.
    APERO FUBLIC.- Raden Kamandaka sebuah cerita rakyat dari dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Cerita Rakyat ini bercerita tentang Keraja...
  • FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Generasi Z Indonesia tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam beberapa tahun terakhir, budaya Korea Selatan semakin populer di Indonesia. Tidak hanya melalu...
  • Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM
    source : kontrasx.com APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir telah menjadi...
  • Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Antropologi kampus merupakan kajian yang membahas tentang kehidupan manusia di lingkungan pergurua...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020

Popular Post

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Fungsi Manajemen dalam Pariwisata Syari’ah (Studi Kasus Lombok)

Thursday, June 04, 2026
Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Profesionalisme Keperawatan Di Era Digital: Menjaga Etika dan Moral Di Tengah Kemajuan Teknologi

Wednesday, June 03, 2026
Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Maraknya Penggunaan Kecerdasaan Buatan (AI ) Dalam Dunia Pendidikan

Wednesday, June 03, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Tampil Modis Ala Korea di Tengah Tugas dan Uang Saku Pas-Pasan

Friday, May 22, 2026
Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Antrean Panjang, Informasi Pendek Pemerintah : Krisis Komunikasi di Balik Kelangkaan BBM

Thursday, May 21, 2026
Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Antropologi Kampus UIN Jurai Siwo LampungFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris IPS

Friday, May 22, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 64 Berita 1597 Berita Daerah 1584 Berita Internasional 36 Berita Nasional 1192 Brand 117 Budaya Daerah 37 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 71 Elektronik 21 FASHION 13 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 10 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 681 Kesehatan 37 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 550 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 46 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 57 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 2 Sastra Kita 42 Sastra Klasik 54 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 183 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 34 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us