Berita
Berita Daerah
Lembata
Membuka Tabligh Akbar di Masjid Ummul Quroh: Wabup Nasir Tekankan Kepekaan Sosial dan Kerukunan
APERO FUBLIC I LEWOLEBA.— Suasana Masjid Ummul Quroh sore itu terasa teduh, bukan hanya oleh cahaya senja Ramadhan, kehadiran Wakil Bupati Lembata, H. Muhammad Nasir, menambah kekhidmatan sore itu, menyatu bersama jamaah dalam kebersamaan yang sederhana namun bermakna (28/03/2026).
Sejak pukul 16.00 WITA, jamaah memadati halaman masjid untuk mengikuti Tabligh Akbar dan Buka Puasa Bersama bertema “Puasa Ramadhan Meningkatkan Kepekaan Sosial dan Kerukunan Umat Beragama.” Lantunan ayat suci Al-Qur’an membuka rangkaian kegiatan, menghadirkan suasana reflektif yang juga disiarkan secara langsung melalui YouTube agar menjangkau masyarakat lebih luas.
Turut hadir Kapolres Lembata, Kepala Pengadilan Agama Lembata, Imamumil Muslimin Syekh Dr. KH Yakhsyallah Mansur, Ma, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala BKPSDM Kabupaten Lembata, Ketua MUI Lembata, Ketua PC NU Lembata, , Ketua BKMT H. Nurmila Nasir, Ketua BPM Ummul Quroh, para ustadz dan imam, Ibu-Ibu Majelis Ta’lim, serta panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir menegaskan bahwa puasa adalah latihan karakter yang membentuk integritas pribadi sekaligus memperhalus kepekaan sosial. Ia menggunakan analogi matematika: pecahan dengan penyebut berbeda tidak dapat dijumlahkan sebelum disamakan. Demikian pula keberagaman bangsa memerlukan nilai pemersatu.
“Penyebut itu adalah Pancasila. Di sanalah perbedaan bertemu tanpa saling meniadakan,” ujarnya.
Wabup Nasir juga menegaskan bahwa visi Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing tidak cukup dibangun dengan infrastruktur semata. Kemajuan sejati harus berdiri di atas fondasi moral, toleransi, dan kehidupan religius yang sehat. Ramadhan, katanya, adalah cahaya petunjuk namun cahaya itu harus dibawa keluar dari masjid dan dihidupkan dalam keseharian.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkontribusi.
Dengan mengucapkan, Bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi membuka Tabliqh Akbar dan Buka Puasa Bersama.
Kemudian dilanjutkan Tausiah Imamul Muslimin, Syekh Dr. KH. Yakhsyallah Mansur , dalam tausiah mengajak jamaah memandang puasa sebagai pengalaman yang menyamakan rasa. Mengutip teori kebutuhan dari Abraham Maslow, ia menjelaskan bahwa kebutuhan paling dasar manusia adalah makan dan minum. Lapar adalah pengalaman universal melampaui agama, suku, dan status sosial.
Puasa, tegasnya, bukan sekadar menahan lapar secara fisik (hissi), tetapi melatih makna batin (maknawi). Ia mencontohkan kisah perempuan pendosa yang memberi minum seekor anjing kehausan sebuah tindakan empatik yang menjadi sebab ampunan. Pesan yang ingin ditekankan: rahmat Allah tidak dibatasi oleh label sosial, dan kebaikan bisa lahir dari siapa saja.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah tidak boleh berhenti pada ritual lahiriah. Shalat seharusnya mengikis kesombongan; zakat mendidik jiwa agar tidak diperbudak oleh harta. Mengutip pandangan Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, zakat bukan sekadar distribusi kekayaan, tetapi pendidikan karakter agar manusia tumbuh dalam kelapangan jiwa dan kepedulian sosial.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaludin Malik, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Syekh dan seluruh jamaah. Ia menegaskan bahwa kemajemukan masyarakat Lembata; Islam, Katolik, Hindu, Buddha; Jawa, Lamaholot, Buton, Bugis, Padang adalah warna yang memperindah kebersamaan.
Ia juga menyinggung hujan yang turun dalam dua hari terakhir sebagai pengingat akan rahmat dan keberkahan.
“Tugas kita bukan hanya mendengar, tetapi mengamalkan. Jika nilai-nilai tadi kita hidupkan, Lembata akan tetap rukun dan damai,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka. Takbir menggema di Masjid Ummul Quroh, mengikat harap agar Ramadan tahun ini tidak berhenti sebagai ritual tahunan, melainkan benar-benar menjadi ruang tumbuhnya empati, rendah hati, dan persaudaraan di Bumi Lewotana.
Editor. Tim Redaksi
Source/repost: Prokompim Pemkab Lembata
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment