Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Sosialisasi Stop Bullying di SDN 3 Makmur Lapehan Masjid : Membangun Karakter Siswa yang Peduli dan Saling Menghargai
APERO FUBLIC I LAPEHAN MASJID. – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) melaksanakan kegiatan sosialisasi Stop Bullying di SD Negeri Lapehan Masjid sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi dengan penuh antusias. Materi disampaikan menggunakan media presentasi dan video edukatif agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Mahasiswa KPM menjelaskan pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapinya.
Selain penyampaian materi, siswa juga diajak berdiskusi dan berinteraksi melalui sesi tanya jawab. Suasana kegiatan berlangsung aktif karena banyak siswa yang berani menyampaikan pendapat dan berbagi pengalaman mengenai pentingnya berteman dengan baik serta saling menghormati.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM berharap siswa dapat memahami bahwa perilaku saling mengejek, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan fisik dan verbal merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan. Sebaliknya, siswa diajak untuk menumbuhkan sikap peduli, menghargai perbedaan, serta berani melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan bullying.
Guru dan pihak sekolah memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
"Edukasi ini sangat bagus dilaksanakan di tempat ini sebab tingkat pembulian disekolah masih cukup tinggi" Ujar Kepala sekolah SDN 4 Makmur.
Mereka berharap edukasi seperti ini dapat membentuk karakter siswa yang lebih disiplin, saling menghormati, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif. Sosialisasi Stop Bullying menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KPM kepada masyarakat di bidang pendidikan.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta budaya sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan kondusif.
Penulis: Muhammad Areil
Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Fakultas Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment