Biologi
Feature
Kampus
Mahasiswi
Pendidikan
Peserta Didik MAN 1 Bantul Eksplorasi JaringanTumbuhan dengan Mikroskop
APERO FUBLIC I Peserta didik kelas FD 5 (Multimedia) MAN 1 Bantul mengikuti praktikum Biologidengan mengamati struktur jaringan daun mangga dan kembang sepatu menggunakanmikroskop cahaya pada Selasa (1/9/2026). Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajakmengenali struktur jaringan tumbuhan secara langsung sekaligus memperoleh pengalamanmenggunakan alat laboratorium dalam proses pembelajaran.
Praktikum tersebut merupakanbagian dari pembelajaran mengenai organ dan sistem organ tumbuhan yang dilaksanakanoleh mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan pembelajaran di kelas diampu oleh Annisaa Nur Rachma Mahardhika dengan asistensi Luthfi Tsurayya serta didampingi guru pembimbing di MAN 1 Bantul, Meisya Putri Pradipta, S.Pd.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mempelajari struktur jaringantumbuhan melalui materi di kelas, tetapi juga melakukan pengamatan secara langsungmelalui mikroskop. Peserta didik membuat preparat sayatan melintang daun mangga dankembang sepatu untuk mengidentifikasi jaringan penyusunnya, kemudian mencatat hasilpengamatan pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Sebelum praktikum dimulai, pesertadidik mendapatkan penjelasan mengenai hubungan antara jaringan, organ, dan fungsitumbuhan. Peserta didik kemudian diarahkan untuk membuat sayatan daun setipis mungkinagar struktur jaringan dapat diamati dengan jelas melalui mikroskop cahaya.
Proses membuatsayatan menjadi salah satu tantangan bagi peserta didik. Sayatan yang terlalu tebal dapatmenyulitkan pengamatan sehingga peserta didik perlu mencoba beberapa kali untukmendapatkan preparat yang sesuai.
Meskipun demikian, peserta didik tetap berusahamelakukan penyayatan hingga memperoleh hasil yang dapat diamati.Selain membuat preparat, peserta didik juga belajar mengatur fokus mikroskop untukmendapatkan tampilan objek yang lebih jelas.
Kegiatan tersebut memberikan pengalamanlangsung dalam menggunakan alat laboratorium sekaligus melatih ketelitian peserta didikselama proses pengamatan. Antusiasme peserta didik terlihat selama kegiatan praktikumberlangsung.
Setelah menyelesaikan pengamatan terhadap daun mangga dan kembang sepatu, beberapa peserta didik masih menunjukkan rasa ingin tahu dengan mencari objek lain yangdapat diamati menggunakan mikroskop. Hal tersebut menunjukkan ketertarikan peserta didikuntuk mengeksplorasi objek secara lebih lanjut melalui pengamatan langsung.
Pada tahapberikutnya, peserta didik mengerjakan LKPD berdasarkan hasil pengamatan. Kegiatanberlangsung dengan lancar dan peserta didik mampu menggambarkan preparat yang diamatimelalui mikroskop serta memberikan keterangan berdasarkan struktur jaringan yang berhasildiidentifikasi. Salah seorang peserta didik kelas FD 5 mengaku terkesan mengikuti praktikumtersebut karena merupakan pengalaman pertamanya menggunakan mikroskop.
“Menurut saya praktikum ini sangat seru karena baru pertama kali menggunakan mikroskop.Momen yang paling seru adalah ketika berhasil menemukan sel penjaga (guard cells) dancelah stomata pada epidermis bawah daun. Saya juga bisa melihat secara langsung susunanjaringan palisade yang penuh dengan kloroplas dan jaringan bunga karang yang lebihrenggang. Proses menyayat daun tipis-tipis juga cukup menantang, tetapi terasa memuaskanketika hasil preparatnya bisa terlihat jelas,” ujar salah seorang peserta didik kelas FD 5.
Pengalaman tersebut membuat peserta didik dapat melihat secara langsung struktur jaringanyang sebelumnya dipelajari melalui gambar dan penjelasan di kelas. Menurutnya, kegiatanpraktikum juga membantu mengubah pemahaman yang sebelumnya bersifat abstrak menjadilebih konkret.
“Praktikum ini sangat membantu karena membuat materi yang sebelumnya masih abstrakmenjadi lebih konkret melalui pengamatan secara langsung,” lanjutnya.
Melalui praktikum tersebut, peserta didik dapat menghubungkan materi Biologi yangdipelajari di kelas dengan objek nyata. Struktur jaringan yang sebelumnya dipahami melaluigambar dan penjelasan dapat diamati secara langsung menggunakan mikroskop, sehinggamemberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual.
Kegiatan tersebut juga memberikankesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan proses sains, mulaidari menyiapkan preparat, menggunakan mikroskop, melakukan pengamatan, mencatat hasil,menggambar objek yang diamati, hingga menganalisis hasil pengamatan.Pembelajaran berbasis praktikum tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Penerapan kegiatanbelajar secara langsung memberikan ruang bagi peserta didik untuk terlibat aktif dalamproses pembelajaran sekaligus mengembangkan keterampilan ilmiah yang mendukungpembelajaran bermakna. Pelaksanaan praktikum di MAN 1 Bantul berlangsung denganlancar dengan pendampingan mahasiswa PK dan guru pembimbing.
Antusiasme peserta didikselama melakukan pengamatan menunjukkan bahwa pembelajaran Biologi dapatdikembangkan melalui kegiatan yang mendorong rasa ingin tahu, ketelitian, dan keterlibatanaktif peserta didik.
Oleh: Tim Mahasiswa PK MAN 1 Bantul
Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Biologi

Post a Comment