Feature
JATENG
Kampus
Kendal
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Edukasi Pengelolaan Sampah melalui Pembuatan Akuarium Mini di SD Negeri Wonotenggang
APERO FUBLIC I KENDAL.– Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167 melaksanakan edukasi pengelolaan sampah melalui kegiatan pembuatan akuarium mini dari botol plastik bekas bersama siswa kelas 1, 2, dan 3 SD Negeri Wonotenggang, Desa Wonotenggang, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja bidang pendidikan yang bertujuan mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini sekaligus mengembangkan kreativitas siswa melalui pemanfaatan barang bekas.
Pembelajaran diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis sampah organik dan anorganik serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Materi dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Setelah penyampaian materi, mahasiswa mengajak siswa mempraktikkan pembuatan akuarium mini menggunakan botol plastik bekas. Setiap siswa menghias botol sesuai kreativitas masing-masing dengan berbagai ornamen yang telah disiapkan. Selama proses berlangsung, mahasiswa mendampingi siswa mulai dari tahap persiapan hingga penyelesaian karya.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, saling membantu, dan menunjukkan hasil karya masing-masing. Selain melatih kreativitas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan pemanfaatan kembali sampah plastik agar memiliki nilai guna.
Sekretaris KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167, Zakiyatut Rohmaniah, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Wonotenggang, Anis Nasikhah, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa.
Menurutnya, pembelajaran yang dipadukan dengan praktik secara langsung membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus mendorong mereka untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang bekas di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167 berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Oleh: Zakiyatut Rohmaniah
Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment