-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sastra Klasik Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
Sastra Klasik

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
03 Aug, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. Memiliki peliharaan seekor burung Merak  Mas yang dapat berbicara, dan menjadi penghibur dan temannya.

Raja Syahriyuna mempunyai saudara laki-laki bernama, Bujangga Tala. Tapi sudah lama berpisah. Karena semasa muda mereka berselisi paham. Sehingga Bujangga Tala pergi merantau ke negeri Purani. Hidup bersama istrinya Sekar Arum di Kampung Kanca Manis di negeri Purani. Yang dipimpin Raja bernama Sunca Rama.

Bujangga Tala sekarang hidup sederhana dengan usaha mandiri. Bujangga Tala memiliki dua anak laki-laki kembar yang tampan. Bernama Merpati Mas dan Merpati Perak. Dinamakan demikian, sewaktu istrinya Sekar Arum hamil, dia mengidam daging merpati. Bujangga Tala mencari daging merpati. Dia bertemu dengan Raja Merpati yang dulu memberinya dua iris daging merpati.

Sejak kecil Merpati Mas dan Merpati Perak dididik dengan baik. Seperti ilmu pengetahuan tentang moral, budi pekerti dan keperwiraan (beladiri). Keduanya anak yang cerdas sehingga mudah memahami dalam belajar. Mereka juga patuh pada kedua orang tuanya. Setelah dewasa keduanya meminta izin untuk mencari nafkah sendiri. Sebab keduanya prihatin dengan kesulitan kedua orang tuanya.

Keduanya pergi ke hutan dan berburu. Hasil perburuan mereka jual ke kota. Sehingga sering dibeli orang-orang istana termasuk keluarga raja. Hasil uang mereka berikan pada kedua orang tuanya. Waktu demi waktu karena diburuh terus-menerus hewan di hutan mulai langkah. Oleh sebab itu, keduanya memutuskan untuk menjual jenis burung saja.

Di negeri Purani, Raja Sunca Rama memiliki seorang putri yang cantik. Namanya Sari Rasmi, berwatak yang lemah-lembut dan baik tingka lakunya. Setiap kali Merpati Mas dan Merpati Perak menawarkan burung-burung dagngannya disekitar istana.

Putri dan dayang istana selalu membelinya. Waktu berlalu, putri Sari Rasmi memperhatikan pemuda penjual burung tersebut. Dia akhirnya merasa suka dengan Merpati Mas dan Merpati Perak. Putri ingin sekali mengetahui asal usul kedua pemuda penjual burung itu.

Perhatian tuan putri disambut oleh Merpati Perak. Sering keduanya beradu pandang mata menandakan suka. Suatu hari, putri bertanya pada keduanya tentang mereka. Merpati Mas mengaku kalau mereka saudara kembar yatim piatu yang tinggal di hutan. Pekerjaan mereka setiap hari memikat burung-burung di hutan, lalu dijual ke kota raja.

Mendengar itu, tuan putri Sari Rasmi menawarkan pekerjaan. Mereka akan ditempatkan di lingkungan istana dengan pangkat yang tinggi. Keduanya meminta waktu untuk berpikir. Sepulang dari istana, keduanya menceritakan pada kedua orang tua mereka. Oleh Bujangga Tala dan istrinya tidak mengizinkan. Karena keduanya masih terlalu muda, suatu saat akan berperang dan membunuh rakyat tidak berdosa.

Suatu ketika, raja negeri Sunca Rama mengadakan sayembara adu ketangkasan (bertanding silat). Jalan pertandingan, Merpati Perak memperoleh kemenangan. Raja Sunca Rama menitahkan untuk menghadapnya. Merpati Perak ditemani Merpati Mas menghadap raja.

Raja mengagumi budi pekerti dan sopan santun keduanya. Lalu menawarkan pekerjaan pada keduanya. Mereka menolak dengan rendah hati. Raja yang baik itu tidak murka. Merpati Perak dianugerahi Bintang Kehormatan Kerajaan, sehingga dia dapat keluar masuk istanah dengan sesuka hatinya.

Beberapa waktu kemudian, Merpati Perak rindu dan ingin berjumpa dengan putri Sari Rasmi. Meminta Merpati Mas untuk menemaninya menemui putri Sari Rasmi. Entah apa yang terjadi saat keduanya mau masuk istanah tidak diizinkan penjaga gerbang Istanah. Walau Merpati Perak sudah menunjukkan bintang anugera raja.

Terjadilah pertarungan dengan pasukan penjaga gerbang. Penjaga gerbang istanah kalah. Salah satu diantara melapor kepada mentri. Mentri kemudian menghadap raja Sunca Rahma. Dari kejadian tersebut rupanya telah terjadi kesalahpahaman. Raja memerintahkan agar menangkap Merpati Perak dan Merpati Mas.

Akhirnya keduanya dapat ditangkap dan dipenjarahkan. Tanpa disidang, Raja marah dan bersiekeras memenjarakan keduanya walau mereka telah menjelaskan kesalahpahaman tentang kejadian tadi. Dalam waktu cukup lama barulah Merpati Mas dan Merpati Perak dibebaskan. Atas permintaan putri Sari RaSmi.

Sementara itu, di negeri Banduburi terjadi musibah, terjadi bencana banjir besar. Seluruh rakyat tewas terhantam air bah besar. Istanah raja negeri Banduburi, perkotaan, dan pemukiman rakyatnya musnah. Yang tersisa hanya Raja Syahriyuna, putri Budiwangi dan dua dayangnya.

Putri dan dua dayangnya masuk kedalam kerang raksasa ajaib, peninggalan nenek moyang mereka. Sedangkan Raja Syahriyuna hanyut tersangkut di pepohonan lalu diselamatkan burung Merak Mas peliharaan Putri Budiwangi dahulu. Kemudian Raja Syahriyuna menjadi seorang pertapa.

Negeri Banduburi sekarang seperti padang yang luas tanpa pepohonan. Burung Merak Mas terbang berputar kesana kemari mencari pertolongan ke negeri tetangga. Merak Mas mengadakan sayembara. Sayembara berbunyi “barang siapa yang dapat mengangkat kerang raksasa dari dasar kolam akan menjadi suami Putri Budiwangi.”

Semua pemuda mengikuti sayembara namun tidak ada yang mampu mengangkat kerang raksasa dari kolam dimana putri berada. Merpati Mas mendengar tentang sayembara tersbeut. Dia ikut mengikuti sayembara, dan dia berhasil mengangkat kerang raksasa.

Saat putri Budiwangi keluar dari dalam kerang. Semua pemuda menjadi terpesona dengan kecantikannya. Sehingga para pemuda tersebut berusaha merampas Putri Budiwangi dari Merpati Mas. Merpati Mas kembali memasukkan Putri Budiwangi ke dalam kerang sehingga mereka tidak berdaya mengganggunya. Setiap malam tiba Putri Budiwangi dan Merpati Mas bertemu. Keduanya sekarang saling mencintai.

Saat pulang Merpati Mas dan Merpati Perak menceritakan tentang negeri yang hancur tersebut. Bujangga Tala merasa tertarik dan ingin mengetahui tentang negeri tersebut. Saat dia tiba di daerah negeri yang hancur. Bujangga Tala merasa sedih sekali, karena dia tahu kalau itu adalah negerinya. Yang dipimpin oleh saudaranya, Syahriyuna.

Bujangga Tala akhirnya mendirikan kembali sebuah negeri baru, bernama Padang Temurat. Merpati Mas dan Merpati Perak menjadi panglima perangnya. Semakin hari semakin maju, banyak penduduk dan saudagar datang berpindah. Bujangga Tala adalah raja yang adil dan bijaksana. Maka, negeri Padang Temurat dalam waktu cepat menjadi negeri besar.

Merpati Perak merasakan rindu yang amat sangat pada putri Sari Rasmi. Dia meminta ayahnya Bujangga Tala untuk melamar sang putri. Namun lamaran ditolak raja Sunca Rama. Dia mengirim surat yang sangat menyakitkan hati Merpati Perak. Oleh sebab itu, Merpati Perak meminta bantuan Merpati Mas untuk menculik Putri Sari Rasmi.

Baginda raja Sunca Rama sangat marah mendapati anaknya diculik Merpati Perak. Raja Sunca Rama bermusyawarah dengan para mentri dan pembesar kerajaan lainnya untuk menyerang negeri Padang Temurat. Berangkatlah pasukan besar raja Sunca Rama menuju negeri Padang Temurat. Sehingga terjadi perang besar antara Negeri Padang Temurat dipimpin Bujangga Tala dan Negeri Purani yang dipimpin Raja Sunca Rama.

Kekuatan mereka berimbang, tidak ada yang kalah dan menang dalam waktu lama. Pendekar dipertarungkan dan dikalahkan semua oleh Merpati Mas dan Merpati Perak. Keduanya ingin segerah menyelesaikan peperangan tersebut. Maka, Merpati Mas dan Merpati Perak menghadapi langsung Raja Sunca Rama. Dalam pertarungan akhirnya keduanya dapat menawan Raja Sunca Rama.

Pasukan Negeri Purani akhirnya menyerah setelah raja mereka tertawan. Kemudian disepakati untuk berdamai. Di istana Negeri Padang Temurat, Putri Sari Rasmi dan ayahnya Raja Sunca Rama bertemu. Keduanya berpelukan melepaskan rindu. Raja Sunca Rama akhirnya merestui pernikahan Merpati Perak dan Putri Sari Rasmi. Sehingga diadakan pesta pernikahan keduanya dengan meriah di istana negeri Padang Temurat.

Bujangga Tala dan istrinya Sekar Arum selalu mendesak agar Merpati Mas juga segerah menikah. Mereka berusaha memilihkan dan menjodohkan Merpati Mas. Tetapi Merpati Mas selalu menolak sebab dia telah memiliki calon istri, Putri Budiwangi di dalam kerang. Merpati Mas sekarang selalu membawa kerang kemana pun dia pergi. Bukti rasa cintanya pada Putri Budiwangi. Semuanya hidup bahagia dan sejahtera. Cerita berakhir.

*****

Ringkasan cerita Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak dikutif dari buku dokumentasi naskah koleksi Museum Nasional Jakarta. Identitas naskah: nomor Inventaris ML. 249. Naskah ditulis dengan hurup Arab Melayu berbentuk prosa. Naskah ditulis berbahasa Melayu Betawi. Pada kolopon dicantumkan naskah selesai ditulis pada 19 September 1887.

Tentu dalam naskah Melayu Klasik biasanya menggunakan penanggalan hijriyah. Tapi dalam buku dokumentasi ditulis dengan tahun masehi. Kemungkinan karena dialihkan para penulis buku. Buku transliterasi naskah Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak bersampul putih, setebal 176 halaman. Diterbitkan oleh Museum Nasional Indonesia-Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta tahun 1984. Tidak ada nama peneliti dan tim transliterasi.

Apabila kita membaca isi naskah dan membaca ringkasan cerita ini. Kita akan ingat tentang sinetron populer tahun 1990-an yang berjudul Jini Oh Jini. Kisah dan inspirasi dari penulis naskah sepertinya terinspirasi dari kisah Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak.

Pada bagian cerita Putri Budiwangi yang berada di dalam kerang. Kemudian Merpati Mas selalu membawa kerang kemana-mana. Putri Budiwangi juga sering keluar masuk kerang bertemu dengan Merpati Mas. Begitu juga di dalam jalan sinetron Jini Oh Jini. Jini jin penghuni kerang keluar masuk kerang bertemu Bagas. Bagas nama peran dalam sinetron yang memiliki kerang mutiara.

Rewrite. Apero Fublic.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang. 3 Agustus 2020.
Sumber: Museum Nasional. Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1984.


Sy. Apero Fublic.
Via Sastra Klasik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Mewujudkan Good and Smart Citizenship melalui Kesadaran Hukum Tata Negara di Indonesia

PT. Media Apero Fublic- Friday, September 25, 2026 0
Mewujudkan Good and Smart Citizenship melalui Kesadaran Hukum Tata Negara di Indonesia
APERO FUBLIC   I  Menjadi warga negara yang baik dan cerdas tidak hanya mengenai pematuhan terhadap berbagai peraturan yang berlaku. Tetapi juga s…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261965
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang secara resmi mere...
  • Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.-   Aktivitas peternakan bebek menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT Posko 167 UIN Walisongo Semarang saa...
  • Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Desa Wonotenggang, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, m...
  • Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon
    APERO FUBLIC   I  KENDAL.–   Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 167 bersama masyarakat Desa Wonotenggang, Keca...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

KKN MIT 22 Posko 202 UIN Walisongo Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah dan Briket Janggel Jagung di Desa Jatirejo

Monday, September 07, 2026
Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Kunjungi Kandang Bebek Pak Senari: KKN MIT 167 UIN Walisongo Intip Perjalanan Telur Bebek dari Kandang Hingga Pemasok

Thursday, August 06, 2026
Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Warisan Leluhur yang Tetap Terjaga, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Mengenal

Saturday, August 29, 2026
Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Hijaukan Lingkungan Desa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Masyarakat Wonotenggang Tanam Bibit Pohon

Saturday, August 29, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 72 Berita 1939 Berita Daerah 1817 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 128 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 14 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1239 Kesehatan 53 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 706 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 215 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 48 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us