-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Bencana Daratan dan Hutan Kampus Kesehatan Lingkungan Hidup Mahasiswa Opini Padang Pendidikan SUMUT Ketika Asap Menjadi Krisis Berulang: Menguji Tanggung Jawab Negara dalam Penangganan Karhutla
Bencana Daratan dan Hutan Kampus Kesehatan Lingkungan Hidup Mahasiswa Opini Padang Pendidikan SUMUT

Ketika Asap Menjadi Krisis Berulang: Menguji Tanggung Jawab Negara dalam Penangganan Karhutla

Oleh: Puan Kayana Chadisha
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
06 Nov, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  Setiap kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda, perhatian masyarakat umumnya berpusat pada jumlah titik panas, luasan wilayah yang terbakar, dan langkah pemadaman yang dilakukan pemerintah. Saat jumlah titik panas mulai berkurang, situasi sering kali dianggap membaik.

Padahal, penurunan tersebut belum tentu menandakan bahwa persoalan karhutla telah selesai. Keberhasilan penanganan kebakaran semestinya tidak hanya dilihat dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari upaya mencegah agar kebakaranserupa tidak kembali terjadi.

Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian pada Oktober 2026. Berdasarkan laporan Kementerian Kehutanan, jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi mencapai 1.359 titik pada 5 Oktober, lalu berkurang menjadi 1.201 titik pada 6 Oktober. Angka ini memperlihatkan adanya penurunan hasil pemantauan, tetapi tidak serta-merta berarti ancaman kebakaran sudah hilang.

CV I'llPada 5 Oktober, Reuters turut memberitakan peringatan kelompok lingkungan mengenai meningkatnya risiko kebakaran gambut akibat kondisi panas dan kering yang berkaitan dengan fenomena El Niño. Situasi ini memperlihatkan bahwa karhutla tidak bisa dipahami hanya sebagai persoalan alam.

Ada aspek politik lingkungan yang turut menentukan, mulai dari kebijakan pengelolaan lahan hingga pengawasan dan pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat.Masalah dalam penanganan karhutla salah satunya terletak pada cara keberhasilan kebijakan diukur.

Jumlah titik panas dan kegiatan pemadaman memang menjadi informasi penting untuk mengetahui perkembangan situasi. Namun, keduanya belum cukup untuk menilai apakah kawasan rawan kebakaran telah ditangani dengan baik, apakah pemanfaatan lahan diawasi secara konsisten, serta apakah masyarakat memperoleh perlindungan yang memadai.

Oleh karena itu, penurunan titik panas sebaiknya dipandang sebagai perkembangan positif, bukan sebagai bukti tunggal bahwa kebijakan penanganan karhutla telah berhasil.Kerentanan tersebut menjadi semakin rumit ketika kebakaran terjadi di lahan gambut. 

Material organik yang menyusun gambut memungkinkan api menjalar hingga ke bagian bawah permukaan tanah. Akibatnya, kebakaran dapat sulit diketahui dan dipadamkan secara menyeluruh. Ketika kondisi kembali kering, api juga berpeluang muncul lagi.

Artinya, pemadaman saja tidak akan menyelesaikan persoalan apabila kondisi lingkungan yang membuat lahan mudah terbakar tidak ikut diperbaiki.Gambaran mengenai persoalan tersebut dapat ditemukan dalam laporan Pantau Gambut berjudul Satu Dekade Restorasi Gambut Indonesia.

Laporan itu menyatakan bahwa hanya sekitar 3 persen lahan gambut yang terbakar selama periode 2015–2019 kembali menjadi hutan. Pantau Gambut juga menyoroti kerusakan infrastruktur pembasahan gambut dan kondisi muka air tanah yang masih berada pada tingkat rentan di sejumlah wilayah. 

Temuan ini berasal dari pemantauan organisasi masyarakat sipil sehingga perlu dipahami berdasarkan cakupan dan metode kajian yang digunakan.

Meski demikian, laporan tersebut tetap memunculkan pertanyaan mendasar tentang pelaksanaan kebijakan restorasi: apakah program yang dijalankan benar-benar memulihkan kondisi ekologis gambut atau justru lebih menekankan pencapaian target administratif?

Dari sudut pandang politik lingkungan, persoalan karhutla juga menyangkut pembagian kekuasaan dan tanggung jawab. Pemerintah memiliki kewenangan dalam menetapkan aturan, mengawasi pemanfaatan lahan, mengelola anggaran, dan menjalankan penegakan hukum.

Di sisi lain, perusahaan menjalankan kegiatan ekonomi yang dapat berkaitan dengan pengelolaan kawasan, sedangkan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan kebakaran harus menghadapi dampak ketika api dan asap menyebar.

Kedudukan ketiga aktor tersebut tidak setara, baik dari segi kewenangan maupun sumber daya yang dimiliki. Karena itu, penilaian terhadap tanggung jawab masing-masing pihak harus mempertimbangkan peran, keputusan, dan bukti yang tersedia, bukan sekadar membebankan kesalahan secara umum.

Meski demikian, tidak tepat jika setiap peristiwa karhutla langsung dikaitkan dengan perusahaan tertentu atau dianggap sepenuhnya terjadi akibat kelalaian pemerintah. Penentuan penyebab kebakaran membutuhkan pemeriksaan lapangan, informasi mengenai penggunaan lahan, dan penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kondisi cuaca kering serta fenomena El Niño juga dapat meningkatkan risiko kebakaran. Walaupun pemerintah tidak memiliki kendali atas fenomena iklim, pemerintah tetap berkewajiban mengantisipasidampaknya melalui pencegahan, pengawasan, dan pemulihan lingkungan.

Dengan demikian, faktor cuaca perlu diperhitungkan, tetapi tidak seharusnya dijadikan alasan untuk mengesampingkan persoalan tata kelola.Kualitas kebijakan karhutla juga dapat dilihat dari keberlanjutan program yang dijalankan.

Penelitian Salmayenti dan rekan-rekannya yang diterbitkan dalam Geophysical Research Letters pada 2026 menunjukkan bahwa restorasi gambut dapat menekan kejadian kebakaran pada wilayah yang dipulihkan. Sejumlah intervensi, termasuk penyekatan kanal dan pengelolaan air, berkontribusi terhadap penurunan titik panas pada periode yang diteliti.

Namun, hasil penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa dampak restorasi tidak selalu sama pada setiap periode dan dipengaruhi oleh kondisi iklim, karakteristik ekosistem, serta jenis intervensi yang diterapkan. Temuan ini menegaskan bahwa restorasi memiliki peran penting, tetapi pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan wilayah dan didukung pemeliharaan jangka panjang.

Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pemadaman dan pencegahan kebakaran.Untuk memperbaiki penanganan karhutla, pemerintah pusat dan daerah perlu memperluas keterbukaan informasi.

Laporan yang dipublikasikan seharusnya tidak hanya memuat jumlah titik panas dan luas wilayah terbakar, tetapi juga menunjukkan lokasi yang mengalami kebakaran berulang, perkembangan penyelidikan penyebab kebakaran, serta kondisi lingkungan setelah kejadian.

Informasi mengenai pemulihan lahan juga perlu disampaikan secara berkala. Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat dapat menilai apakah kebijakan yang diterapkan benar-benar mengurangi kerentanan atau hanya berfokus pada penanganan kebakaran setelah terjadi.

Selain transparansi, program restorasi gambut perlu disertai pemeliharaan dan evaluasi yang berkelanjutan. Instansi pemerintah yang bertanggung jawab harus memastikan bahwa fasilitas pembasahan gambut berfungsi dengan baik, memantau kondisi muka air tanah, serta menentukan wilayah prioritas berdasarkan tingkat kerawanannya.

Hasil evaluasi tersebut perlu dibuka kepada publik dan dapat melibatkan perguruan tinggi maupun organisasi masyarakat sipil untuk mendukung pemantauan independen. Dengan cara ini, keberhasilan restorasi tidak hanya diukur dari luas lahan yang masuk dalam program atau jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi juga dari perubahan kondisi lingkungan yang benar-benar terjadi.


Aspek berikutnya adalah penegakan hukum. Pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran harus dilakukan berdasarkan bukti dan berlaku bagi setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab. Proses penyelidikan perlu mengungkap penyebab kebakaran serta kaitannya denganaktivitas yang berlangsung di wilayah terdampak.

Apabila pelanggaran ditemukan, sanksi dan kewajiban pemulihan lingkungan harus dijalankan sesuai peraturan yang berlaku. Sebaliknya, tuduhan terhadap individu maupun perusahaan tidak boleh langsung dianggap benar sebelum melalui proses pemeriksaan. 

Penegakan hukum yang kuat bukan sekadar ditunjukkan melalui pernyataan atau ancaman sanksi, melainkan melalui proses yang transparan dan menghasilkan pertanggungjawaban yang dapat diuji.Perlindungan masyarakat juga harus menjadi bagian utama dari kebijakan penanganan karhutla.

Warga yang berada di sekitar wilayah kebakaran membutuhkan informasi yang jelas mengenai kualitas udara, tingkat risiko, dan langkah untuk mengurangi paparan asap. Pemerintah daerah perlu memastikan tersedianya layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak serta mekanisme pengaduan yang benar-benar ditindaklanjuti. 

Dengan demikian, keberhasilan kebijakan lingkungan tidak hanya dilihat dari kemampuan mengendalikan kebakaran, tetapi juga dari sejauh mana negara melindungi keselamatan dan kehidupan masyarakat.

Pada akhirnya, karhutla memang dipengaruhi oleh keadaan iklim, tetapi tingkat kerusakan yang ditimbulkannya juga berkaitan dengan pengelolaan lahan dan pelaksanaan kewenangan negara. Berkurangnya titik panas merupakan perkembangan yang patut diperhatikan, tetapi belum cukup untuk menjadi ukuran keberhasilan secara keseluruhan.

Hasil yang lebih berarti harus terlihat melalui berkurangnya kebakaran berulang, membaiknya kondisi ekosistem, tegaknya hukum, dan terlindunginya masyarakat dari dampak asap. Jika kebakaran terus muncul setiap musim kering, pemerintah dan seluruh pihak terkait perlu mengevaluasi apakah akar persoalannya telah ditangani secara serius. 

Masyarakat berhak memperoleh kepastian bahwa upaya yang dilakukan tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi juga menyentuh penyebab yang membuat krisis tersebut terus berulang.


Oleh:  Puan Kayana Chadisha
Mahasiswi Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas 2026.
Editor. Tim Redaksi

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2026, 7 Oktober). Hotspot turun 158 titik, Kemenhut fokus operasi karhutla. https://www.kehutanan.go.id/pers/hotspot-turun158-titik-kemenhut-fokus-operasi-karhutlaPantau Gambut. (2026). Satu dekade restorasi gambut Indonesia. https://pantaugambut.id/publikasi/satu-dekade-restorasi-gambut-indonesiaReuters. (2026, 5 Oktober). Indonesia must keep its guard up against wildfire despite drop in hotspots, environment groups warn. https://www.reuters.com/business/environment/indonesia-must-keep-its-guard-upagainst-wildfire-despite-drop-hotspots-2026-10-05/Salmayenti, R., Holden, J., Baird, A. J., Rigby, R., & Spracklen, D. V. (2026). Tropical peatland restoration reduces fire occurrence. Geophysical Research Letters, 53(11), e2025GL121564. https://doi.org/10.1029/2025GL121564.

Sy. Apero Fublic

Via Bencana
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Tuesday, October 27, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Ketika Asap Menjadi Krisis Berulang: Menguji Tanggung Jawab Negara dalam Penangganan Karhutla

PT. Media Apero Fublic- Thursday, November 05, 2026 0
Ketika Asap Menjadi Krisis Berulang: Menguji Tanggung Jawab Negara dalam Penangganan Karhutla
APERO FUBLIC   I  Setiap kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda, perhatian masyarakat umumnya berpusat pada jumlah titik panas, luasan w…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262344
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Banggai Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Fisioterapi Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kemiskinan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Probolinggo Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Siswa Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji
    APERO FUBLIC  I   Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali me...
  • Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya
    APERO FUBLIC   I  MALANG.--  Pagelaran seni bertajuk SOTYA: Chapter Shita Ilang diselenggarakan di Taman Krida Budaya, Malang, ...
  • Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele
    Gambar 1. Kebakaran hutan dan lahan. Sumber: Irwansyah putra, 2026. APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan atau yang sering disebut kar...
  • Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B
    Gambar:  Ilustrasi modul pelatihan digital dan pertumbuhan tim barista. Sumber: ilustrasi orisinal untuk artikel ini (dibuat dengan bantuan ...
  • Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!
    Gambar 1:   Ilustrasi suasana pelayanan kesehatan sebagai gambaran pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit. APERO FUBLIC  I   Batuk, pilek,...
  • Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan
    Catatan kritis atas pembaruan konsep visual dan keseimbangan unsur artistik dalam pertunjukan Gandrung Sewu 2026.    APERO FUBLIC   I  BANYU...
  • Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”
    Dok. Penulis Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha “Tentang mental health dan proses menerima diri” APERO FUBLIC    I  SASTRA KITA .-  Aku pern...
  • Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?
    APERO FUBLIC  I   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk menunjang kecukupan nutrisi bagi anak-anak di Indonesia. Me...
  • Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian
    ILUSTRASI: Oleh Penulis “ Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian ” APERO FUBLIC   I  SASTRA KITA .-  Malam ditemanin cahaya kehi...
  • Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia
    PENULIS:  Rizka Intan Amalia Novta APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Di tengah tuntutan reformasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi saat ini, ...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020

Popular Post

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Antrean BBM di Jember: Masalah yang Tak Cukup Dijawab Dengan Janji

Saturday, October 17, 2026
Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Pagelaran “SOTYA: Chapter Shinta Ilang”, Memadukan Keindahan Tarian dan Pelestarian Budaya

Friday, October 16, 2026
Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Karhutla di Kalimantan: Masalah Lingkungan yang Tidak Bisa Dianggap Sepele

Tuesday, October 27, 2026
Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Transformasi Digital SDM di Toko Kopi Tuku: Strategi Pelatihan dan Pengembangan Karyawan di Tengah Ekspansi Bisnis F&B

Saturday, October 17, 2026
Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Jember di Tengah Peningkatan Ispa dan Influenza: Jangan Anggap Batuk dan Pilek Sepele!

Tuesday, October 27, 2026
Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan

Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan

Monday, October 26, 2026
Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Pelan-Pelan, Kita Sedang Berusaha“Tentang mental health dan proses menerima diri”

Monday, February 16, 2026
Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Korban Keracunan MBG: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Biaya Perawatan?

Sunday, October 25, 2026
Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Hidup Harus Tetap Berjalan Meskipun Kamu Sendirian

Monday, February 16, 2026
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Dinamika Konstitusi Indonesia

Monday, February 16, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 78 Berita 1989 Berita Daerah 1856 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1257 Brand 117 Budaya Daerah 48 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 72 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 137 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 54 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1550 Kesehatan 62 Kisah Legenda 10 Kuliner 36 Mitos 15 Opini 961 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 64 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 9 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 5 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 230 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 60 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us