-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswi Opini Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan
Kampus Mahasiswi Opini

Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
27 Oct, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Catatan kritis atas pembaruan konsep visual dan keseimbangan unsur artistik dalam pertunjukan Gandrung Sewu 2026. 
 
APERO FUBLIC  I  BANYUWANGI.—  Festival Gandrung Sewu kembali menghadirkan pertunjukan yang berbeda pada tahun 2026. Diselenggarakan pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Banyuwangi, festival tahun ini mengusung konsep Glow in the Dark yang memberikan suasana baru dalam penyajian tari tradisional khas Banyuwangi.

Penggunaan cat khusus yang dapat menyala ketika terkena sorotan lampu menjadi daya tarik utama. Inovasi tersebut menghadirkan pengalaman visual yang menarik sekaligus menunjukkan perkembangan kreativitas dalam penyelenggaraan kesenian tradisional. Namun, di balik kemegahan konsep tersebut, masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu menjadi perhatian. 

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2012, Gandrung Sewu telah menjadi salah satu pertunjukan kolosal yang membanggakan masyarakat Banyuwangi. Kekompakan gerakan, jumlah penari, kostum, dan identitas budaya lokal menjadi bagian dari daya tariknya.

Pada tahun ini, konsep Glow in the Dark memberikan pembaruan yang cukup menarik karena menghadirkan bentuk pertunjukan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Ketika Inovasi Visual Menjadi Daya Tarik Utama 

Salah satu kelebihan yang paling menonjol adalah kreativitas dalam penggunaan cat bercahaya pada ornamen kostum dan omprog atau hiasan kepala penari Gandrung. Ketika terkena sorotan lampu, ukiran dan hiasan tersebut tampak menyala sehingga menghasilkan tampilan yang unik dan memukau.

Perpaduan antara kostum tradisional dan efek cahaya memberikan kesan artistik yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa kesenian tradisional dapat dikembangkan melalui inovasi tanpa harus sepenuhnya meninggalkan ciri khas budayanya. 

Pemilihan waktu pelaksanaan pada malam hari juga sesuai dengan konsep pertunjukan yang mengandalkan efek cahaya. Selain mendukung keindahan visual, pelaksanaan malam hari berpotensi mengurangi paparan panas matahari secara langsung terhadap penari. 

Kondisi ini dapat membantu mengurangi risiko kelelahan akibat cuaca panas, terutama dalam pertunjukan kolosal yang membutuhkan tenaga dan konsentrasi besar. Dengan demikian, inovasi tahun ini tidak hanya memberikan pembaruan dari segi penampilan, tetapi juga berpotensi mendukung kenyamanan penari. 
 
Tata Rias dan Ekspresi yang Kurang Menonjol 

Meskipun memiliki keunggulan dari segi visual, keseluruhan unsur artistik pertunjukan belum sepenuhnya seimbang. Salah satu kekurangan yang terlihat berdasarkan pengamatan selama menyaksikan pertunjukan adalah tata rias wajah penari.

Riasan seperti eyeshadow, lipstik, dan blush on tampak kurang menonjol di bawah pencahayaan panggung. Akibatnya, ekspresi wajah penari, khususnya senyuman, kurang terlihat dengan jelas dari sudut pandang penonton. 

Persoalan ini penting diperhatikan karena ekspresi wajah merupakan salah satu unsur pendukung dalam tari Gandrung. Senyuman, tatapan mata, dan gerak wajah berperan memperkuat karakter serta daya tarik penampilan penari.

Ketika ekspresi wajah kurang terlihat, penonton cenderung lebih memperhatikan kostum dan ornamen yang bercahaya dibandingkan ekspresi penarinya. Padahal, pertunjukan tari tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga membutuhkan penghayatan dan kemampuan penari dalam menyampaikan ekspresi. 

Menyeimbangkan Efek Cahaya dan Unsur Tari 

Kekurangan tersebut menunjukkan bahwa persiapan tata artistik perlu dilakukan secara lebih menyeluruh. Penggunaan konsep Glow in the Dark seharusnya tidak hanya berfokus pada kostum dan omprog yang dapat menyala, tetapi juga mempertimbangkan agar wajah penari tetap terlihat jelas.

Tata rias perlu disesuaikan dengan karakter pencahayaan dan jarak pandang penonton. Uji coba riasan sebelum pertunjukan dengan kondisi pencahayaan yang serupa dapat menjadi salah satu langkah untuk mengatasi persoalan tersebut. 

Keseimbangan antara efek visual dan unsur utama tari juga perlu menjadi perhatian. Inovasi memang dapat memberikan daya tarik baru, tetapi kemegahan kostum dan pencahayaan sebaiknya tidak lebih mendominasi daripada gerak, ekspresi, dan penghayatan penari.

Dalam pertunjukan Gandrung, setiap unsur memiliki peran masing-masing. Kostum memperkuat identitas visual, gerakan menjadi bagian utama penyajian tari, sedangkan ekspresi membantu menyampaikan karakter dan suasana kepada penonton. 

Evaluasi sebagai Bagian dari Pengembangan Pertunjukan 

Kritik terhadap kekurangan tersebut bukan berarti mengabaikan keberhasilan penyelenggaraan Gandrung Sewu 2026. Sebaliknya, inovasi yang dihadirkan patut diapresiasi karena memberikan warna baru bagi perkembangan kesenian Banyuwangi. 

Namun, keberhasilan sebuah pertunjukan sebaiknya tidak hanya diukur dari kemegahan konsep dan keunikan tampilan. Kualitas tata rias, pencahayaan, gerak, serta ekspresi penari juga perlu diperhatikan agar seluruh unsur pertunjukan dapat saling mendukung. 
Merawat Inovasi tanpa Kehilangan Keindahan Tari 

Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026 menunjukkan bahwa kesenian tradisional mampu mengikuti perkembangan zaman melalui kreativitas dan inovasi. Akan tetapi, pembaruan tersebut tetap membutuhkan evaluasi agar tidak hanya menghasilkan pertunjukan yang menarik secara visual, tetapi juga kuat dari segi artistik.

Kedepannya, penyelenggaraan Gandrung Sewu diharapkan dapat mempertahankan keunikan konsep yang telah dihadirkan sekaligus memperbaiki aspek tata rias dan penonjolan ekspresi penari. 

Pada akhirnya, pertunjukan yang baik bukan hanya pertunjukan yang mampu membuat penonton terpukau oleh cahaya dan kemegahan kostum, tetapi juga mampu menghadirkan keindahan gerak serta ekspresi yang dapat dirasakan oleh penontonnya. Gandrung Sewu perlu terus berinovasi, tetapi jangan sampai gemerlap pertunjukan membuat unsur penting dalam seni tari justru kurang terlihat.

Oleh: Aulia Helen Setiawan Putri 
Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan
Fakultas Sastra, Universitan Negeri Malang. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan

PT. Media Apero Fublic- Monday, October 26, 2026 0
Gandrung Sewu Glow in the Dark 2026: Gemerlap Inovasi di Balik Kekurangan Artistik Pertunjukan
Catatan kritis atas pembaruan konsep visual dan keseimbangan unsur artistik dalam pertunjukan Gandrung Sewu 2026.    APERO FUBLIC   I  BANYUWANGI.—…

Most Popular

Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262237
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola Bolaang Mongondow BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Kolaka Timur Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Pangkal Pinang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Simeulue Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surakarta Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts


Editor Post


Popular Post


Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 75 Berita 1978 Berita Daerah 1850 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1255 Brand 117 Budaya Daerah 46 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 71 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 132 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 41 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1461 Kesehatan 59 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 870 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 62 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 225 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 57 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us