-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan Tak Ada Anak yang Tertinggal: Strategi-Strategi Guru dalam Mewujudkan Kesetaraan Belajar di Kelas bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan

Tak Ada Anak yang Tertinggal: Strategi-Strategi Guru dalam Mewujudkan Kesetaraan Belajar di Kelas bagi Anak Berkebutuhan Khusus

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
13 Oct, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  Menurut saya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan belajar yang bermakna, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Di dalam kelas, kebutuhan, kemampuan, cara berkomunikasi, dan kecepatan belajar setiap peserta didik dapat berbeda.

Perbedaan tersebut bukan alasan untuk membatasi keterlibatan anak, melainkan dasar bagi guru untuk merancang pembelajaran yang lebih adil. Kesetaraan belajar tidak berarti semua anak harus diperlakukan persis sama.

Kesetaraan berarti setiap anak memperoleh kesempatan, akses, dan dukungan yang sesuai agar dapat berkembang serta berpartisipasi bersama teman-temannya. Karena itu, guru perlu peka terhadap hambatan yang dialami anak dan berupaya menguranginya melalui strategi yang realistis, terencana, dan menghargai martabat setiap peserta didik.

1. Memahami Kebutuhan dan Potensi Setiap Anak

Saya berpendapat bahwa langkah pertama untuk mewujudkan kesetaraan adalah mengenali anak secara utuh, bukan hanya melihat diagnosis atau kesulitannya. Guru dapat mengamati cara anak memahami instruksi, berkomunikasi, berinteraksi, berkonsentrasi, bergerak, dan menyelesaikan tugas.

Informasi juga dapat diperoleh melalui percakapan dengan anak, orang tua, serta tenaga profesional yang mendampinginya. Hasil pengamatan membantu guru mengetahui kekuatan, minat, dan dukungan yang dibutuhkan setiap anak.

Misalnya, anak yang kesulitan memahami instruksi lisan mungkin terbantu oleh petunjuk visual, sedangkan anak yang membutuhkan waktu lebih lama dapat diberi jeda. Menurut saya, pemetaan kebutuhan harus dilakukan dengan menjaga privasi dan menghindari pelabelan. Fokusnya ialah menentukan dukungan yang membantu anak belajar, bukan membandingkan atau merendahkan kemampuannya.

2. Menyesuaikan Cara Mengajar dan Materi Pembelajaran

Menurut saya, guru perlu menyediakan beragam cara untuk menjelaskan materi dan memberi kesempatan kepada anak untuk menunjukkan pemahamannya. Penjelasan lisan dapat disertai gambar, benda konkret, contoh langkah demi langkah, tulisan sederhana, atau demonstrasi.

Materi juga dapat disajikan dalam potongan kecil dengan bahasa yang jelas. Jika tujuan pembelajaran adalah memahami konsep, guru dapat menggunakan kegiatan praktik selain meminta anak membaca uraian panjang. Penyesuaian tidak berarti menghilangkan tujuan belajar, tetapi membuka jalan yang sesuai agar tujuan tersebut dapat dicapai. 

Guru dapat memberikan lembar kerja dengan tata letak sederhana, huruf yang mudah dibaca, atau petunjuk yang lebih ringkas sesuai kebutuhan. Saya berpendapat bahwa variasi metode bermanfaat bagi seluruh kelas, karena setiap anak memiliki cara belajar yang tidak sama.

3. Menciptakan Kelas yang Aman, Ramah, dan Bebas Diskriminasi

Kesetaraan sulit terwujud jika anak merasa takut ditertawakan, dikucilkan, atau dianggap tidak mampu. Karena itu, saya berpendapat bahwa guru harus membangun budaya kelas yang menghormati perbedaan. Sejak awal, guru dapat menyepakati aturan bersama, seperti tidak mengejek, mendengarkan ketika teman berbicara, meminta izin sebelum membantu, dan menyelesaikan konflik dengan cara yang baik.

Ketika muncul perilaku diskriminatif, guru perlu menanganinya secara tegas sekaligus mendidik, bukan mempermalukan anak di depan kelas. Menurut saya, kelas yang ramah bukan berarti membiarkan semua perilaku, melainkan memastikan batasan yang adil dan rasa aman bagi setiap peserta didik.

4. Mengatur Tempat Duduk dan Memberikan Akses yang Setara

Menurut saya, pengaturan ruang kelas perlu mempertimbangkan akses, keamanan, interaksi, dan kebutuhan belajar anak. Anak yang menggunakan alat bantu mobilitas memerlukan jalur yang lapang dan tidak terhalang tas atau meja.

Anak yang sulit melihat materi dapat ditempatkan di posisi yang memudahkan pengamatan, sedangkan anak yang membutuhkan bantuan memahami instruksi mungkin perlu duduk dekat guru tanpa merasa dipisahkan dari teman-temannya. Posisi duduk sebaiknya ditentukan secara fleksibel dan dibicarakan dengan anak jika memungkinkan.

Guru juga perlu memastikan semua peserta didik dapat menjangkau bahan belajar, melihat media, mengikuti kegiatan kelompok, dan menggunakan fasilitas kelas. Kesetaraan akses tidak cukup hanya dengan mengizinkan anak hadir di kelas; anak perlu benar-benar dapat mengikuti kegiatan yang disediakan.

5. Mendorong Kerja Sama dan Partisipasi Semua Siswa

Saya berpendapat bahwa kegiatan kelompok dapat membantu anak belajar bersama apabila dirancang dengan peran yang bermakna bagi setiap anggota. Guru dapat membagi tugas berdasarkan tujuan kegiatan, memberi petunjuk yang jelas, dan memastikan satu anak tidak terus-menerus menjadi penonton.

Peran dapat berupa memilih gambar, mencatat gagasan, menyampaikan jawaban, menyiapkan alat, atau mempresentasikan hasil dengan cara yang sesuai kemampuan. Kelompok juga perlu diajarkan untuk menawarkan bantuan dengan sopan, bukan mengambil alih pekerjaan temannya.

Guru dapat mengganti susunan kelompok secara berkala agar interaksi tidak terbatas pada teman tertentu. Dengan demikian, ABK tidak sekadar berada di tengah kelas, tetapi memiliki peluang nyata untuk menyumbang gagasan, mengambil keputusan, dan merasakan bahwa kontribusinya dihargai.

6. Melakukan Penilaian yang Fleksibel dan Memberikan Dukungan Bertahap

Menurut saya, penilaian yang adil harus mengukur tujuan pembelajaran, bukan semata-mata kecepatan, kemampuan menulis, atau cara anak menjawab. Jika sesuai dengan tujuan dan kebutuhan anak, guru dapat memberikan tambahan waktu, membacakan instruksi, menggunakan pertanyaan lisan, menyediakan alat bantu, atau membagi tugas menjadi beberapa tahap.

Kriteria keberhasilan tetap perlu dijelaskan dengan jelas agar penyesuaian tidak berubah menjadi penilaian yang asal-asalan. Guru juga dapat memberikan dukungan bertahap: mula-mula memberi contoh, kemudian petunjuk, lalu mengurangi bantuan ketika anak semakin mandiri.

Umpan balik sebaiknya spesifik, misalnya menunjukkan bagian yang sudah berhasil dan langkah berikutnya yang dapat dicoba. Saya berpendapat bahwa kemajuan anak perlu dilihat dari titik awal dan perkembangan dirinya, bukan hanya dibandingkan dengan teman sekelas.

7. Berkolaborasi dengan Orang Tua dan Guru Pembimbing Khusus (GPK)

Saya berpendapat bahwa guru kelas tidak harus menangani semua kebutuhan seorang diri. Komunikasi rutin dengan orang tua dapat membantu guru memahami kebiasaan, minat, cara komunikasi, dan strategi yang telah berhasil digunakan di rumah. Informasi dari sekolah juga perlu disampaikan secara jelas, menghargai privasi, dan berfokus pada perkembangan anak.

Apabila kebutuhan anak memerlukan dukungan khusus, Guru Pembimbing Khusus (GPK) dapat dilibatkan sesuai ketersediaan dan kebijakan sekolah. GPK dapat bekerja bersama guru kelas untuk mengidentifikasi hambatan, merancang penyesuaian pembelajaran, menyusun target yang realistis, serta memantau perkembangan. 

Menurut saya, kehadiran GPK bukan berarti tanggung jawab inklusi dipindahkan sepenuhnya kepadanya. Guru kelas tetap bertanggung jawab membangun lingkungan belajar yang menerima semua anak, sementara kolaborasi membuat dukungan lebih terarah dan konsisten.

8. Menyusun Dukungan Bersama dan Memantau Perkembangan

Kolaborasi akan lebih bermanfaat apabila menghasilkan langkah yang konkret. Guru kelas, GPK jika tersedia, orang tua, dan pihak sekolah dapat menyepakati kebutuhan prioritas, strategi yang akan dicoba, pembagian peran, serta waktu untuk meninjau hasilnya. 

Misalnya, mereka dapat memantau apakah petunjuk visual membantu anak memulai tugas atau apakah perubahan tempat duduk membuatnya lebih mudah mengikuti diskusi. Catatan singkat tentang strategi dan respons anak membantu tim menentukan apakah dukungan perlu dilanjutkan, disesuaikan, atau diganti.

Menurut saya, keputusan sebaiknya tidak dibuat hanya berdasarkan asumsi orang dewasa; suara anak juga perlu didengar dengan cara yang dapat ia pahami. Jika layanan profesional lain diperlukan, sekolah dan keluarga dapat membicarakan rujukan yang sesuai. Tujuannya tetap sama, yaitu memperkuat partisipasi dan perkembangan anak dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Pada akhirnya, saya berpendapat bahwa kesetaraan belajar diwujudkan melalui keputusan kecil yang konsisten, dengan cara mengenali kebutuhan anak, menyesuaikan pembelajaran, menjaga keamanan, membuka akses, membangun kerja sama, menilai secara fleksibel, dan berkolaborasi dengan keluarga serta GPK jika diperlukan.

Tidak semua anak membutuhkan bentuk bantuan yang sama, sehingga guru perlu terus mengamati dan mengevaluasi strategi yang digunakan. Sekolah juga perlu mendukung guru melalui waktu kolaborasi, sarana yang aksesibel, dan kesempatan meningkatkan kompetensi. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai, tetapi juga oleh kesempatan anak untuk hadir, berpartisipasi, berkembang, dan merasa diterima.

Menurut saya, prinsip “tak ada anak yang tertinggal” menjadi nyata ketika perbedaan tidak dijadikan alasan untuk menyingkirkan, melainkan menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran yang adil bagi semua.

Penulis:  Lia Zahra
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Analisis Integrasi Proses Pengolahan Kelapa Sawit dan Keandalan Sistem Kelistrikan di PKS Pasir Mandoge

PT. Media Apero Fublic- Tuesday, October 13, 2026 0
Analisis Integrasi Proses Pengolahan Kelapa Sawit dan Keandalan Sistem Kelistrikan di PKS Pasir Mandoge
​APERO FUBLIC  I   Pelaksanaan kegiatan praktik kerja lapangan (magang) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pasir Mandoge memberikan ruang pengalaman komp…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262141
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Balikpapan Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Berita Nasionalis Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampu Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makalah Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Mesir Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olahraga9 Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat
    APERO FUBLIC  I  Kebakaran hutan dan lahan (Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Kebakaran hutan dan lahan (kar...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    Vani Satya Puspita Anggraeni APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi ke...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso
    APERO FUBLIC  I  Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) Poso dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Ba...
  • SKENARIO TERBAIK-NYA
    APERO FUBLIC   I  CERITA KITA .--  Tahun 2020 menjadi momen yang membingungkan bagi banyak orang. Pandemi COVID-19 mengubah bany...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Cara Cerdas Mahasiswa Indonesia Pakai AI Tanpa Jadi Plagiat: Memanfaatkan Teknologi untuk Produktivitas Tanpa Mengorbankan Integritas Akademik
    APERO FUBLIC   I  Lebih dari satu hari, Kiki (nama samaran), mahasiswa semester 6 di salah satu universitas di Jakarta, duduk di...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Peran Mahasiswa Biologi dalam Menjaga Hutan dan Melindungi Hak Warga Negara atas Lingkungan yang Sehat

Thursday, October 01, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Menyongsong Kemandirian Ternak: Pelatihan Pembuatan UMMB “Permen Sapi” Bekali Calon Transmigran Poso

Saturday, September 26, 2026
SKENARIO TERBAIK-NYA

SKENARIO TERBAIK-NYA

Wednesday, June 17, 2026
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Cara Cerdas Mahasiswa Indonesia Pakai AI Tanpa Jadi Plagiat: Memanfaatkan Teknologi untuk Produktivitas Tanpa Mengorbankan Integritas Akademik

Cara Cerdas Mahasiswa Indonesia Pakai AI Tanpa Jadi Plagiat: Memanfaatkan Teknologi untuk Produktivitas Tanpa Mengorbankan Integritas Akademik

Monday, September 14, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1956 Berita Daerah 1830 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1253 Brand 117 Budaya Daerah 42 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 34 Dongeng 67 Ekonomi 129 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 9 Flora 67 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 20 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1390 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 35 Mitos 15 Opini 818 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 60 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 8 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 222 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 54 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us