Feature
Kampus
Mahasiswi
Di Balik Meriahnya Sapta Vimsati, Kondisi Panggung Jadi Sorotan
APERO FUBLIC I MALANG.— Lomba Tari Tingkat Nasional Sapta Vimsati diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, guna Dies Natalis ke-72 Universitas Negeri Malang. Aktivitas ini menjadi wadah bagi pelajar dan sanggar tari untuk memperlihatkan kreativitas serta kemampuan artistik mereka (25/10/2026).
Akan tetapi, pertunjukan yang berlangsung di area terbuka tersebut menghadapi kendala berupa suara dari aktivitas di sekitar lokasi pertunjukan serta angin kencang yang mengakibatkan salah satu properti peserta terjatuh.
Kondisi ini berpotensi mengganggu konsentrasi penari dalam mempertahankan gerakan dan formasi. Di samping itu, situasi lingkungan tersebut juga dapat memengaruhi kenyamanan penonton selama menyaksikan pertunjukan.
Salah satu penonton, Krisna Alfandya, mengungkapkan pendapatnya mengenai kondisi lingkungan selama pertunjukan berlangsung. “Angin yang cukup kencang membuat suasana pertunjukan terasa kurang nyaman. Namun, hal itu tidak memperkecil antusiasme saya untuk menyaksikan penampilan para peserta yang menarik dan penuh kreativitas,” ungkap Krisna.
Kondisi tersebut menjadi catatan penting bahwa kualitas seni pertunjukan tidak hanya bergantung pada kemampuan penari, tetapi juga pada kesiapan panggung dan lingkungan. Maka dari itu, pemilihan lokasi yang lebih kondusif serta pengamanan properti perlu diperhatikan agar pertunjukan berlangsung aman, nyaman, dan tetap terbaik secara artistik.
Oleh: Fatimatul Zhara Novi Fitriani
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment