Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Pemerintah Desa Kemambang Gelar Posyandu Bersama Mahasiswa KKN-MIT Posko 60 UIN Walisongo Semarang
APERO FUBLIC I SEMARANG.- Pemerintah Desa Kemambang,Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menyelenggarakan kegiatan Posyandu bersama para mahasiswa KKN-MIT Posko 60 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor desa pada tanggal 10 Agustus 2026 dihadiri oleh warga, khususnya para ibu dan anak-anak yang menjadi sasaran layanan Posyandu.
Kegiatan Posyandu merupakan salah satu cara untuk membantu masyarakat memantau Kesehatan ibu dan anak secara rutin yaitu setiap sebulan sekali. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai layanan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga ksehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi.
Mahasiswa KKN-MIT Posko 60 UIN Walisongo Semarang turut membantu pelaksanaan berbagai kegiatan, mulai dari mendampingi kader Posyandu, membantu pendataan hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Para mahasiswa diharapkan dapat mendukung kegiatan layanan Kesehatan rutinyang diselenggarakan oleh pemerintah desa bersama kader posyandu.
Salah satu perangkat desa kemambang menyatakan bahwa kegiatan posyandu itu penting karna menjadi sarana bagi masyarakat untuk memantau perkembangan kesehatan anak secara rutin.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN MIT Posko 60 Walisongo Semarang yang ikut mendampingi kegiatan posyandu. Selain membantu para pengurus dalampelaksanaan kegiatan, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat berjalan lancar dan masyarakat semakin sadar agar pentingnya kesehatan,” ujar bu Dewi salah satu kader Posyandu.
Menurutnya, Kerjasama antara pemerintah desa, kader posyandu, masyarakat, dan Mahasiswa KKN MIT Posko 60 UIN WALISONGO SEMARANG dapat menciptakan kegiatan yang lebih aktif dan bermanfaat. Hal ini tidak hanya bermanfaat di bidang Kesehatan, tapi juga membantu mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa kemambang.
Sementara itu, salah satu Mahasiswa KKN MIT Posko 60 UIN WALISONGO SEMARANG mengatakan bahwa keterlibatan dalam kegiatan posyandu menjadi pengalaman berharga selama menjalankan program KKN. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana kegiatan layanan kesehatan dilaksanakan ditengah masyarakat.
“Kami senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan posyandu didesa kemambang. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya sekedar membantu pelaksanaan posyandu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Naufal salah satu mahasiswa KKN MIT posko 60 UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang cukup ramai dan penuh keakraban. Para orang tua terlihat mendampingi anak-anak mereka selama mengikuti rangkaian pemeriksaan. Sementara itu, para kader posyandu dan Mahasiswa KKN MIT posko 60 UIN WALISONGO SEMARANG saling bekerja sama agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa kemambang berharap kesadaran masyarakat akan kesehatan, khusunya kesehatan ibu dan anak, akan terus meningkat. Kehadiran Mahasiswa KKN MIT Posko 60 UIN WALISONGO SEMARANG juga diharapkan mampu memberikan kontribusi selama berada ditengah masyarakat.
Kegiatan Posyandu ini, yang dilaksanakan bersama Mahasiswa KKN MIT Posko 60 UIN WALISONGO SEMARANG, merupakan salah satu contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung kegiatan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan inijuga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai kehidupan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Oleh: Tim Posko 60
Mahasiswa KKN-MIT, UIN Walisongo Semarang.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment