Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
KKN 53 UMRI Edukasi Anti Bullying di SD Negeri 04 Pebadaran, Siswa Diajak Bangun Empati dan Peduli Sesama.
APERO FUBLIC I SIAK.- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 53 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar sosialisasi anti bullying di SD Negeri 04 Pebadaran, Kampung Pebadaran, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja KKN Kelompok 53 UMRI yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku bullying serta menanamkan nilai saling menghargai, peduli dan menghormati sesama sejak usia sekolah.
Sosialisasi diikuti oleh seluruh kelas di SD Negeri 04 Pebadaran. Kegiatan dipandu oleh Kuntum Nabila Faisal selaku pembawa acara (MC) bersama perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 53 UMRI.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban, serta pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Para mahasiswa juga mengajak siswa untuk lebih peduli terhadap teman di lingkungan sekolah. Siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan seperti mengejek, menghina, mengucilkan maupun melakukan kekerasan terhadap teman merupakan perilaku yang dapat memberikan dampak buruk, baik secara fisik maupun psikologis.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar dapat dipahami dengan mudah oleh siswa sekolah dasar. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dalam sesi yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
Suasana kegiatan kemudian menjadi lebih emosional ketika mahasiswa KKN mengajak para siswa menyaksikan sebuah video pendek mengenai hubungan seorang anak dengan ayahnya. Video tersebut menceritakan seorang ayah yang sedang mengalami kondisi kesehatan yang kurang baik, sementara sang anak beberapa kali mengalami keterlambatan datang ke sekolah karena harus membantu dan menghadapi keadaan keluarganya.
Cerita dalam video tersebut berakhir dengan meninggalnya sang ayah. Tayangan itu kemudian menjadi bahan refleksi bagi para siswa mengenai pentingnya menghargai keluarga, menyayangi orang tua serta memahami bahwa setiap orang dapat memiliki permasalahan dan keadaan yang berbeda dalam kehidupannya.
Setelah pemutaran video, mahasiswa KKN Kelompok 53 mengajak para siswa melakukan kegiatan refleksi dengan menuliskan isi hati dan perasaan mereka terhadap keluarga masing-masing pada kertas origami.
Para siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan ungkapan kasih sayang, rasa terima kasih, harapan maupun perasaan yang selama ini ingin disampaikan kepada keluarga mereka.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh haru. Sejumlah siswa terlihat tersentuh setelah menyaksikan video dan menuliskan perasaan mereka. Suasana emosional juga dirasakan oleh mahasiswa KKN yang mendampingi kegiatan hingga beberapa peserta terlihat meneteskan air mata.
Melalui kegiatan refleksi tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 53 tidak hanya ingin menyampaikan pesan mengenai bahaya bullying, tetapi juga mengajak siswa untuk memiliki empati terhadap orang lain dan lebih menghargai orang-orang yang berada di sekitar mereka, khususnya keluarga dan teman.
Mahasiswa KKN Kelompok 53 UMRI berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying merupakan tanggung jawab bersama.
Selain itu, siswa diharapkan mampu menerapkan sikap saling menghormati, tidak melakukan perundungan, berani membantu teman yang menjadi korban serta menyampaikan kepada guru atau orang dewasa apabila menemukan tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Seluruh rangkaian sosialisasi anti bullying di SD Negeri 04 Pebadaran berjalan dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan dokumentasi antara mahasiswa KKN Kelompok 53 UMRI dengan seluruh peserta.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 53 UMRI berharap pesan anti bullying tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, penuh empati dan saling menghargai.
Liputan: Tim KKN Kelompok 53
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 53 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment