Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Asyik Tanpa Gadget, KKN UNS Hidupkan Permainan Tradisional
APERO FUBLIC I KARANGANYAR.-- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengajak anak-anak Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, untuk kembali mengenal permainan tradisional melalui kegiatan peningkatan aktivitas fisik anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama siswa kelas III SDN 3 Plumbon di Lapangan Desa Plumbon (16/07/2026).
Beragam permainan tradisional dimainkan dalam kegiatan ini, yaitu engklek, bentengan, lompat tali, dan ular naga. Anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti permainan pada pos yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UNS untuk menghadirkan aktivitas fisik yang menyenangkan bagi anak-anak. Permainan tradisional dipilih karena dapat dilakukan secara berkelompok dan mendorong anak untuk aktif bergerak sekaligus berinteraksi dengan teman sebaya.
Tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak. Di tengah perkembangan teknologi dan semakin beragamnya hiburan berbasis gawai, permainan tradisional dapat menjadi alternatif kegiatan bermain yang sederhana dan dilakukan bersama-sama.
Melalui engklek, anak-anak melakukan aktivitas melompat dan menjaga keseimbangan. Permainan bentengan mendorong anak untuk bergerak dan bekerja sama dalam kelompok. Sementara itu, lompat tali dan ular naga memberikan kesempatan kepada anak untuk bergerak aktif dalam suasana bermain yang menyenangkan.
Antusiasme anak-anak terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti permainan yang telah disiapkan dan berinteraksi bersama teman-temannya. Pendampingan mahasiswa KKN turut membantu kegiatan berjalan secara terarah sekaligus memastikan setiap kelompok dapat mengikuti permainan dengan baik.
Program peningkatan aktivitas fisik anak berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan bermain bagi anak-anak Desa Plumbon. Selain memberikan kesempatan untuk aktif bergerak, permainan tradisional juga dapat menjadi media untuk mengenalkan dan mempertahankan permainan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNS tidak hanya mengajak anak-anak untuk bermain, tetapi juga menghadirkan kembali suasana bermain bersama yang mengedepankan aktivitas fisik, interaksi sosial, dan pengenalan kearifan lokal.
Oleh: KKN UNS Kelompok 299
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment