Feature
Kampus
Keislaman
Mahasiswa
Pendidikan
PKM
Mahasiswa KKM Tematik 17 Uniba: Meeluncurkan Gerakan "Magrib Mengaji BOCIS" (Bocah Islam)
APERO FUBLIC I GAMBLANG.– Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik 17 Universitas Bina Bangsa (Uniba) sukses menghidupkan kembali tradisi keagamaan melalui peluncuran gerakan "Magrib Mengaji BOCIS" (Bocah Islam) di Mushola Al Bayan, Lingkungan Gamblang, Kelurahan Mekarsari.
Program kolaboratif ini dirancang untuk membentengi moral generasi muda dari dampak negatif ketergantungan gawai (gadget) melalui aktivitas religius yang intensif.
Melawan Kecanduan Gadget dengan Al-Qur'an
Gerakan Magrib Mengaji BOCIS lahir dari kegelisahan bersama antara mahasiswa KKM 17 Uniba dan tokoh masyarakat setempat melihat tingginya durasi bermain gawai pada anak-anak usia sekolah.
Melalui gerakan ini, anak-anak diajak untuk menghentikan seluruh aktivitas digital dan berkumpul di mushola saat azan magrib berkumandang. Kehadiran para mahasiswa sebagai mentor mengaji memberikan warna baru yang meningkatkan antusiasme anak-anak di Lingkungan Gamblang.
Metode Belajar yang Menyenangkan
Untuk menjaga konsentrasi dan minat anak-anak, KKM 17 Uniba menerapkan metode pembelajaran yang interaktif. Selain membaca Iqra dan Al-Qur'an secara tartil, program ini juga diisi dengan beberapa materi penunjang:
Tahsin dasar untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran membaca.
Kisah islami interaktif untuk menanamkan akhlak mulia.
Hafalan doa harian dan surat-surat pendek.
Kuis berhadiah edukatif pada akhir sesi untuk memicu semangat belajar.
Dukungan Penuh dari Warga Mekarsari
Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua dan pengurus DKM Mushola Al Bayan. Warga merasa terbantu karena anak-anak kini memiliki kegiatan yang jauh lebih produktif dan religius di waktu petang. Pihak kelurahan Mekarsari juga berharap gerakan ini dapat berjalan secara konsisten dan menjadi percontohan bagi lingkungan lainnya.
Melalui sinergi antara mahasiswa KKM 17 Uniba dan masyarakat Gamblang, gerakan Magrib Mengaji BOCIS diharapkan tidak hanya menjadi program sementara, melainkan tradisi berkelanjutan yang mampu mencetak generasi muda Mekarsari yang agamis, cerdas, dan berakhlakul karimah.
Oleh: Mahasiswa KKM 17
Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik 17 Universitas Bina Bangsa(Uniba).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment