Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini, Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Gelar Penyuluhan P4GN di SDN Brongkol 01
APERO FUBLIC I SEMARANG.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Inisiatif Terpadu (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 53 menggelar penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di SDN Brongkol 01, yang beralamat di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 dan kelas 5 sebagai bagian dari program kerja unggulan mahasiswa KKN untuk membangun kesadaran anti-narkoba sejak usia dini.
Penyuluhan disampaikan dengan dua metode, yaitu ceramah interaktif dan demonstrasi berupa pemutaran video edukasi mengenai jenis-jenis narkoba beserta dampak buruknya bagi kesehatan dan masa depan. Melalui kombinasi metode tersebut, mahasiswa KKN berupaya agar materi lebih mudah dipahami dan membekas di ingatan siswa.
Mirza selaku ketua pelaksana program P4GN KKN MIT Ke-22 posko 53 menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada siswa kelas 4 dan 5 mengenai bahaya narkoba sekaligus langkah-langkah pencegahannya.
"Kami ingin anak-anak sejak dini sudah punya bekal pengetahuan dan sikap tegas terhadap narkoba, bukan hanya tahu bahayanya tapi juga paham apa yang harus dilakukan jika suatu saat dihadapkan pada situasi berisiko," ujar Mirza.
Antusiasme siswa terlihat sejak sesi ceramah hingga sesi tanya jawab berlangsung. Fanda, siswa kelas 4 SDN Brongkol 01 dengan percaya diri menjawab pertanyaan mengenai sikap yang akan diambil apabila ditawari narkoba oleh teman. "Kalau ada teman yang menawari narkoba, aku akan berani bilang tidak," ujar Fanda.
Pemahaman serupa juga ditunjukkan Kenzie, siswa kelas 5 SDN Brongkol 01, saat menjawab pertanyaan mengenai langkah yang akan diambil jika terlanjur terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. "Kalau misalnya aku sampai terjerumus, aku akan minta tolong ke keluarga dan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri ditemani orang terdekat," kata Kenzie.
Jawaban-jawaban tersebut menjadi indikator bahwa materi yang disampaikan berhasil dipahami dan mulai membentuk kesadaran kritis siswa terhadap bahaya narkoba di lingkungan sekitar mereka.
Melalui program P4GN ini, mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 53 berharap siswa SDN Brongkol 01 dapat menjadi agen perubahan yang mampu menolak ajakan negatif serta menyebarkan pemahaman anti-narkoba kepada teman-teman dan lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta generasi muda Desa Brongkol yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Tim KKN MIT Ke-22 Posko 53 UIN Walisongo Semarang)
Penulis: Tim KKN MIT Ke-22 Posko 53 UIN Walisongo Semarang.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment