Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Dokumentasikan Potensi UMKM, Mahasiswa KKN PPM UNISRI Susun Booklet Profil Ekonomi Desa Sono
APERO FUBLIC I SRAGEN.– Dwi Nur Hidayah, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) yang tergabung dalam Kelompok 41 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Masyarakat (KKN PPM) di Desa Sono, Kecamatan Mondokan, berhasil melaksanakan program kerja individu berupa pendokumentasian potensi ekonomi desa melalui pembuatan booklet profil UMKM.
Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang masa KKN, mulai 14 Juli hingga 31 Agustus 2026, dengan menyasar empat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) unggulan milik warga Desa Sono, yaitu Ayam Petelur “Rizky Berkah”, Jamu “Mbokde Agus”, Anyaman Tas “Berkah Limbah Suwandi”, dan Kerupuk Rambak Jari “JM”. Proses pendataan dilakukan langsung di lokasi usaha masing-masing pelaku UMKM, menyesuaikan waktu yang mereka miliki di sela kesibukan berproduksi.
Mengusung judul “Potensi Ekonomi Desa Sono”, booklet ini disusun untuk menjawab persoalan yang selama ini luput dari perhatian, keberadaan UMKM di Desa Sono cukup beragam, namun informasi mengenai sejarah usaha, proses produksi, harga, hingga jalur pemasarannya belum pernah terkumpul dalam satu media yang bisa diakses bersama.
Dalam proses penyusunannya, Dwi melakukan wawancara langsung dengan tiap pelaku UMKM untuk menggali cerita dibalik usaha mereka. Ayam Petelur Rizky Berkah misalnya, ternyata dirintis setelah tiga kali gagal menjalankan usaha ayam potong, sebelum akhirnya beralih ke usaha telur atas permintaan sang anak.
Usaha Jamu Mbokde Agus diwariskan turun temurun dan masih diracik dengan cara ditumbuk sejak pukul tiga dini hari. Sementara itu, Anyaman Tas Berkah Limba Suwandi lahir dari semangat mandiri seorang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang mengubah sebagian bantuannya menjadi modal usaha, dan Kerupuk Rambak Jari “JM” diteruskan dari resep yang diberikan bekas atasan sang pemilik usaha.
Selain menggali cerita dibalik masing-masing usaha, Dwi juga mengumpulkan data teknis seperti skala produksi harian, daftar harga produk, hingga wilayah pemasaran setiap UMKM agar informasi yang disajikan benar-benar mewakili kondisi usaha sebenarnya.
Booklet yang disusun memuat kata pengantar, gambaran umum potensi ekonomi desa, profil lengkap keempat UMKM, hingga bagian penutup, dengan penyajian yang dibuat ringkas dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan berbagai kalangan pembaca.
“Harapannya booklet ini tidak Cuma jadi dokumentasi, tapi juga bias dipakai pelaku UMKM buat media promosi sederhana, biar usaha mereka lebih dikenal luas,” tambah Dwi.
Program kerja ini turut melibatkan kerja sama dengan perangkat Desa Sono dan para pelaku UMKM yang menjadi objek dokumentasi, terutama dalam proses pengumpulan informasi mengenai sejarah dan kegiatan usaha sehari-hari. Meski sempat menghadapi kendala keterbatasan waktu serta perbedaan karakteristik tisap usaha, program ini akhirnya dapat diselesaikan dengan baik hingga booklet selesai disusun.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengabdian masyarakat melalui program KKN, dimana mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga turut membantu mendokumentasikan dan memperkenalkan potensi ekonomi warga desa kepada khalayak yang lebih luas.
Melalui booklet “Potensi Ekonomi Desa Sono” ini, diharapkan pemerintah desa dapat terus melanjutkan pendataan UMKM secara berkala, sementara para pelaku usaha semakin terdorong mengembangkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasarannya.
Dokumentasi yang telah disusun diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Sono untuk lebih dikenal lewat keberagaman usaha yang dijalankan warganya secara mandiri.
Oleh: Tim Kelompok 41
Liputan Kegiatan: Dwi Nur Hidayah. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), Kelompok 41, Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Masyarakat (KKN PPM).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment