Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Bukan Sekedar Monitoring, DPL KKN UIN Walisongo Pilih Bermalam di Posko demi Tanamkan Nilai Kekeluargaan dan Kepemimpinan
APERO FUBLIC I SEMARANG. -- Alih-alih hanya meninjau kondisi dan kegiatan mahasiswa lalu pulang, seorang Dosen Pembimbing Lapangan memilih menginap di posko KKN Desa Brongkol, sekaligus membuka ruang diskusi mendalam soal kekompakan tim dan pola kepemimpinan yang sehat.
Kegiatan monitoring yang biasanya berlangsung singkat dalam hitungan jam, berubah menjadi momen kebersamaan yang berkesan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 53 UIN Walisongo Semarang di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mereka, Muhammad Sakdullah, memilih untuk bermalam di posko usai melakukan monitoring, Jum’at (14/8/26).
Kehadiran DPL yang biasanya hanya sebatas meninjau progress program kerja dan mendengarkan kendala di lapangan itu pun mengubah suasana monitoring menjadi forum kekeluargaan yang hangat. Malam itu mahasiswa dan DPL duduk di atas tikar di ruang tengah posko, berbincang lepas tanpa sekat formalitas dosen dan mahasiswa, namun masih memperhatikan etika berbicara.
Mengusung semangat “monitoring tak sekedar administratif”, pertemuan tersebut sengaja diperpanjang hingga larut malam untuk membahas dua hal yang dinilai krusial namun jarang tersentuh dalam bimbingan rutin: solidaritas tim dan kepemimpinan dalam mengelola dinamika kelompok selama masa pengabdian.
Dalam kesempatan itu, Pak Sakdullah menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah program KKN tidak melulu diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, melainkan dari kualitas huubungan anatarmahsiswa di dalam satu posko.
“Proker yang baik itu yang dijalankan bersama, jangan menjadi one man show” ujar Pak Sakdullah.
Pada kesempatan lain, monitoring yang dilakukan oleh Pak Sakdullah masih konsisten dengan pendekatan personal dan tidak berhenti pada aspek administratif semata. Beliau juga menawarkan konseling kepada mahasiswa KKN apabila dibutuhkan, hal ini menunjukkan bahwasanya kehadiran Pak Sakdullah sebagai DPL Posko 53 dan Posko 49 tidak hanya sekedar hubungan transaksional berlandaskan instansi, tetapi sebagai orang tua ideologis dengan tetap menjga batas syar’iyah, Rabu (19/8/26).
Penulis: Tim Kominfo Posko 53
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 53 UIN Walisongo Semarang.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment