-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan Ketika Semua Anak Masuk Kelas yang Sama, Apakah Itu Sudah Inklusif?
Kampus Mahasiswi Opini Pendidikan

Ketika Semua Anak Masuk Kelas yang Sama, Apakah Itu Sudah Inklusif?

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
08 Oct, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  Bayangkan sebuah ruang kelas sekolah dasar. Di dalamnya ada anak yang cepat memahami pelajaran, ada yang membutuhkan penjelasan berulang, ada yang lebih mudah belajar melalui gambar atau praktik, dan ada pula anak yang membutuhkan dukungan khusus. Mereka semua duduk dalam satu ruangan, mengikuti pelajaran yang sama, dan belajar bersama.

Sekilas, kondisi tersebut sudah terlihat seperti pendidikan inklusif.

Namun, ada satu pertanyaan yang menurut saya perlu kita pikirkan lebih jauh: ketika semua anak sudah berada di kelas yang sama, apakah itu berarti pendidikan sudah benar-benar inklusif?

Menurut saya, belum tentu.

Pendidikan inklusif bukan sekadar memastikan semua anak diterima di sekolah atau ditempatkan dalam kelas reguler. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa setiap anak benar-benar dapat belajar, berpartisipasi, merasa diterima, dan mendapatkan dukungan sesuai dengan kebutuhannya.

UNESCO menjelaskan bahwa pendidikan inklusif berkaitan dengan upaya menghilangkan berbagai hambatan yang membuat peserta didik tidak dapat berpartisipasi secara penuh dalam pendidikan. Artinya, keberadaan anak di dalam kelas saja belum cukup jika dalam proses pembelajaran masih ada hambatan yang membuatnya kesulitan untuk mengikuti kegiatan belajar.

Di sinilah menurut saya kita perlu membedakan antara “berada di kelas yang sama” dan “belajar bersama secara inklusif.”
Seorang anak mungkin setiap hari hadir di kelas. Ia duduk bersama teman-temannya, mengikuti pelajaran, bahkan mengerjakan tugas yang sama.

Tetapi jika ia terus kesulitan memahami instruksi, tidak mendapatkan bantuan ketika mengalami hambatan, jarang dilibatkan dalam kegiatan kelompok, atau merasa tidak diterima oleh teman-temannya, apakah kita bisa mengatakan bahwa ia sudah mendapatkan pendidikan yang inklusif?

Pertanyaan tersebut penting karena setiap anak memang tidak belajar dengan cara yang sama.

Setiap Anak Memiliki Kebutuhan yang Berbeda
Dalam satu kelas, guru akan menemukan berbagai karakter dan kebutuhan belajar. Ada anak yang cukup memahami materi hanya melalui penjelasan lisan. Ada yang membutuhkan gambar, benda konkret, contoh langsung, pengulangan, atau waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas.

Perbedaan tersebut tidak seharusnya langsung dianggap sebagai kekurangan pada diri anak.
Justru, perbedaan itulah yang membuat pembelajaran perlu dibuat lebih fleksibel.
UNESCO juga menekankan bahwa keberagaman peserta didik seharusnya dipandang sebagai bagian dari kekuatan pendidikan, bukan sebagai masalah yang harus diseragamkan.

Menurut saya, tantangan pendidikan inklusif sebenarnya berada di sini. Guru tidak hanya dituntut untuk menyampaikan materi kepada seluruh siswa, tetapi juga perlu memikirkan bagaimana setiap anak dapat mengakses pembelajaran tersebut.

Misalnya, ketika seorang anak membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas, bukan berarti ia tidak mampu. Bisa saja ia membutuhkan waktu dan cara belajar yang berbeda. Ketika seorang anak kesulitan memahami instruksi tertulis, guru dapat memberikan contoh langsung, menggunakan gambar, atau menyederhanakan instruksi.
Memberikan dukungan yang berbeda bukan berarti guru pilih kasih.

Justru, perlakuan yang berbeda sesuai kebutuhan dapat menjadi bentuk keadilan.
Adil Tidak Selalu Berarti Sama
Kita sering memahami keadilan sebagai memberikan sesuatu yang sama kepada semua orang. Dalam pendidikan, cara pandang seperti ini tidak selalu tepat.

Bayangkan jika semua siswa diberikan tugas dengan tingkat kesulitan, waktu pengerjaan, cara penyampaian materi, dan bentuk penilaian yang sama, padahal kebutuhan mereka berbeda. Apakah hasilnya otomatis adil?
Belum tentu.

Anak yang membutuhkan media visual mungkin akan lebih terbantu dengan gambar atau benda konkret. Anak yang membutuhkan pengulangan mungkin memerlukan penjelasan tambahan. Anak yang mengalami kesulitan tertentu mungkin membutuhkan penyesuaian dalam proses pembelajaran.

Dukungan tersebut bukan sebuah keistimewaan. Tujuannya adalah memberikan kesempatan yang lebih setara agar setiap anak dapat berkembang.

Karena itu, menurut saya, pertanyaan dalam pendidikan inklusif seharusnya tidak berhenti pada:

“Apakah semua anak sudah diterima di sekolah?”

Tetapi juga:
“Apakah semua anak sudah mendapatkan kesempatan yang cukup untuk belajar dan berpartisipasi?”

Guru Tidak Bisa Berjuang Sendirian
Ketika berbicara tentang pendidikan inklusif, guru memang memiliki peran yang sangat penting. Guru berada langsung di dalam kelas dan menjadi salah satu pihak yang paling memahami kondisi peserta didik.

Namun, menurut saya, guru juga tidak seharusnya dianggap mampu menyelesaikan semua persoalan inklusi seorang diri.
Guru membutuhkan pelatihan, fasilitas, dukungan dari sekolah, kerja sama dengan orang tua, serta bantuan dari pihak lain yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan peserta didik.

Hal ini juga menjadi perhatian pemerintah. Pada 2026, Kemendikdasmen meluncurkan program pelatihan pendidikan inklusif bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.

Artinya, pendidikan inklusif memang tidak cukup hanya dengan membuat kebijakan bahwa semua anak boleh belajar bersama. Sekolah juga harus memiliki kesiapan untuk menerima keberagaman tersebut.
Mulai dari kompetensi guru, lingkungan sekolah, media pembelajaran, sampai budaya interaksi antarwarga sekolah, semuanya memiliki peran.

Inklusi Juga Tentang Rasa Diterima

Ada satu hal yang terkadang luput ketika kita membicarakan pendidikan inklusif, yaitu perasaan anak di dalam kelas.

Seorang anak bisa saja secara fisik berada di kelas yang sama dengan teman-temannya. Namun, jika ia sering diejek, dijauhi, tidak diajak bekerja sama, atau dianggap tidak mampu, tentu ia belum sepenuhnya merasa menjadi bagian dari kelas tersebut.

Menurut saya, kelas inklusif seharusnya bukan hanya tempat anak menerima pelajaran, tetapi juga tempat anak merasa aman untuk menjadi dirinya sendiri.

Guru dapat membangun hal tersebut melalui kebiasaan sederhana. Misalnya, membiasakan siswa bekerja sama dengan siapa saja, tidak mengejek teman yang membutuhkan waktu lebih lama, menghargai perbedaan, serta memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan tantangan masing-masing.

Dengan begitu, pendidikan inklusif tidak hanya berbicara tentang anak berkebutuhan khusus. Semua anak sebenarnya sedang belajar tentang bagaimana menghargai perbedaan dan hidup bersama orang lain.

Jadi, Apakah Semua Anak yang Berada di Kelas yang Sama Sudah Inklusif?

Menurut saya, belum tentu?

Menempatkan semua anak dalam satu ruang kelas memang merupakan langkah penting. Namun, pendidikan baru benar-benar inklusif ketika sekolah berusaha memastikan setiap anak dapat belajar, berpartisipasi, merasa diterima, dan memperoleh dukungan sesuai kebutuhannya.

Sebagai mahasiswa PGSD dan calon guru sekolah dasar, saya melihat hal ini sebagai sesuatu yang penting untuk dipahami sejak sekarang. Nantinya, guru tidak akan mengajar anak-anak yang semuanya memiliki kemampuan, karakter, dan cara belajar yang sama.

Akan selalu ada perbedaan di dalam kelas.
Karena itu, menjadi guru bukan hanya tentang bagaimana menyampaikan materi sampai selesai. Lebih dari itu, guru juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal hanya karena ia membutuhkan cara belajar yang berbeda.

Pada akhirnya, kelas yang inklusif bukan sekadar kelas yang diisi oleh semua anak.
Kelas yang inklusif adalah kelas yang memberi ruang bagi setiap anak untuk belajar, berpartisipasi, dan merasa bahwa dirinya benar-benar menjadi bagian dari kelas tersebut.

Sebab, semua anak memang bisa duduk di ruangan yang sama. Tetapi tugas pendidikan adalah memastikan bahwa tidak ada anak yang hanya hadir secara fisik, sementara dalam proses belajarnya ia justru tertinggal dan merasa tidak dianggap.

Sumber Rujukan:

UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report 2020: Inclusion and Education – All Means All. 
UNESCO. Barriers to Inclusive Education. 
UNESCO. Diversity and Inclusion in Education. 
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026). Perkuat Layanan Berkeadilan, Kemendikdasmen Luncurkan Program Pelatihan Pendidikan Inklusif bagi Guru. 
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2026). Kolaborasi Nyata untuk Wujudkan Pendidikan Inklusif Bermutu dan Berkeadilan untuk Semua.

Oleh:  Natasya Adha Nur Fitriani
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic
Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Wakil Bupati Seluma Paparkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik pada Uji Publik KI Provinsi Bengkulu

PT. Media Apero Fublic- Thursday, October 08, 2026 0
Wakil Bupati Seluma Paparkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik pada Uji Publik KI Provinsi Bengkulu
APERO FUBLIC   I  SELUMA.–  Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabu…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20262110
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021367
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Banda Aceh Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Cirebon Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampu Kampus Kanada Kapolri Karanganyar Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kulon Progo Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olahraga9 Olaraga Opini Opini Kampus Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekalongan Pekanbaru Pelalawan Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang Seminar SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita Sleman SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Sragen Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara Sukoharjo SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Tegal Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" s...
  • Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa
    Sumber: pribadi/pedaljuara APERO FUBLIC   I  BEKASI.— Suasana di sekitar stan Bazaar Karya Juara perlahan berubah ketika siswa SMP Adisa mu...
  • Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017
    APERO FUBLIC  I  JAKARTA.—   Pemkab Musi Banyuasin menegaskan tetap mempedomani dan memberlakukan Permendagri Nomor 126 Tahun 2017 s...
  • Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya
    APERO FUBLIC   I  KAMPUS .--  Dunia kampus itu, kalau boleh jujur, adalah sebuah miniatur negara. Semuanya tersistem dengan rapi...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia
    APERO FUBLIC  I  Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat membawa tantangan baru bagi kehidupan warga neg...
  • WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?
    APERO FUBLIC  I  Ada satu angka yang cukup menjelaskan arah politik Indonesia hari ini: dari delapan partai politik yang lolos ...
  • Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan
    Penulis :   Muliana Putri APERO FUBLIC   I  OPINI. --   Pernahkah Anda berada di situasi ketika sedang berkendara, tiba-tiba mat...
  • SKENARIO TERBAIK-NYA
    APERO FUBLIC   I  CERITA KITA .--  Tahun 2020 menjadi momen yang membingungkan bagi banyak orang. Pandemi COVID-19 mengubah bany...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Kisah Inspiratif : Mandiri Finansial di Usia 20-an

Monday, February 16, 2026
Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Mengenal Piagam Leiden : Piagam Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Tuesday, October 08, 2024

Popular Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

Tuesday, September 08, 2026
Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Dari Ragu Menjawab hingga Berani Menawarkan Karya: PEDAL JUARA Perluas Ruang Belajar Siswa SMP Adisa

Monday, August 17, 2026
Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Bahas Batas Muba–Muaro Jambi, Wabup Rohman Tegaskan Pemkab Muba Tetap Berpedoman Permendagri 126/2017

Thursday, September 10, 2026
Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Menolak FOMO Kampus, Dibaiat MAPABA, dan Menghidupi Jiwa Pergerakan yang Sesungguhnya

Wednesday, June 17, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Hukum Tata Negara sebagai Fondasi Mewujudkan Smart & Good Citizenship di Indonesia

Thursday, October 01, 2026
WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

WACANA KOALISI PERMANEN: Demokrasi Tanpa Oposisi?

Saturday, September 26, 2026
Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Egoisme di Atas Roda: Ketika Bara Rokok Merenggut Hak Kenyamanan Pengguna Jalan

Wednesday, June 17, 2026
SKENARIO TERBAIK-NYA

SKENARIO TERBAIK-NYA

Wednesday, June 17, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 74 Berita 1948 Berita Daerah 1825 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1251 Brand 117 Budaya Daerah 42 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 70 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 129 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 6 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 15 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1364 Kesehatan 56 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 801 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 59 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 216 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 51 Video 19 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us