Feature
Kampus
Magang
Mahasiswa
Pendidikan
Tingkatkan Kemampuan Membaca, Mahasiswa PK UNY SMP Negeri 2 Tempel Adakan Program Les Membaca bagi Peserta Didik Kelas VII
APERO FUBLIC I Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) SMP Negeri 2 Tempel menyelenggarakan program les membaca bagi peserta didik kelas VII yang kemampuan membacanya masih tergolong kurang. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di lingkungan sekolah selama masa pelaksanaan PK, dengan sasaran peserta didik kelas VII yang memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam kemampuan membacanya.
Program ini diselenggrakan oleh mahasiswa PK dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesenjangan kemampuan literasi yang masih ditemukan di kalangan peserta didik.
Program ini juga merupakan bentuk kontribusi mahasiswa PK terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Khususnya Tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yang menekankan pentingnya jaminan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi semua peserta didik.
Program ini dilaksanakan oleh dua mahasiswa PK dengan pelaksanaan yang dilakukan langsung pada jam pelajaran Bahasa Indonesia di kelas. Les membaca dilaksanakan pada jam kedua mata pelajaran Bahasa Indonesia, dengan pembagian tugas antara kedua mahasiswa.
Satu mahasiswa mendampingi secara khusus peserta didik yang teridentifikasi kurang lancar membaca di ruang terpisah, sementara satu mahasiswa lainnya tetap melanjutkan proses pembelajaran Bahasa Indonesia seperti biasa di dalam kelas bagi peserta didik yang tidak teridentifikasi mengalami kesulitan membaca.
Dengan sistem ini, pendampingan bagi peserta didik yang membutuhkan les membaca dapat berjalan lebih fokus dan intensif, tanpa mengganggu kelangsungan pembelajaran peserta didik lain di kelas. Pendampingan membaca dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf dan suku kata, latihan membaca kalimat sederhana, hingga latihan membaca teks pendek yang disertai pemahaman isi bacaan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PK terus berkoordinasi dengan guru Bahasa Indonesia agar materi yang disampaikan sesuai dengan capaian pembelajaran.
Setelah beberapa kali pertemuan, program ini menunjukkan hasil yang positif. Sebagian besar peserta didik yang mengikuti les mengalami peningkatan dalam kelancaran membaca serta pemahaman terhadap teks bacaan sederhana yang diberikan.
Selain manfaat akademik, kegiatan ini juga turut meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dalam mengikuti pembelajaran di kelas karena mereka tidak lagi merasa tertinggal saat kegiatan membaca dilakukan secara bersama-sama.
Bagi pihak sekolah, program ini membantu memberikan pendampingan kepada peserta didik yang membutuhkan perhatian lebih dalam proses belajar, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Kontribusi ini sesuai dengan tujuan SDGs untuk memberikan kesempatan belajar yang sama dan berkualitas bagi semua peserta didik. Program ini juga membantu peserta didik yang masih mengalami kesulitan membaca serta mendukung upaya mengurangi buta aksara fungsional di tingkat sekolah menengah pertama.
Dengan adanya program les membaca ini, kemampuan literasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tempel diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bekal untuk menghadapi pembelajaran di jenjang selanjutnya, tidak hanya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga pada mata pelajaran lain yang membutuhkan kemampuan membaca dan memahami teks dengan baik.
Mahasiswa PK juga berharap agar program pendampingan semacam ini dapat terus dilanjutkan oleh pihak sekolah setelah masa PK berakhir, baik melalui program sejenis yang dikelola oleh guru maupun optimalisasi peran guru pendamping liteliterasi.
Nama: Tsabita Syauqina
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta. Mahasiswi Praktik Kependidikan (PK) UNY 2026 – SMPN 2 Tempel.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment