Kampus
Mahasiswi
Opini
Pendidikan
Langkah Kecil, Dampak Besar: Birdwatching sebagai Wujud Bela Negara
APERO FUBLIC I Ketika mendengar istilah ‘bela negara’, hal yang sering muncul dalam pikiran adalah kegiatan yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan. Padahal, bela negara tidak hanya tentang menjaga sebuah pertahanan dan keamanan negara namun, dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati Indonesia.
Bagi mahasiswa Biologi, kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kepada negara. Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai jenis burung yang tersebar di berbagai wilayah.
Burung tidak hanya memiliki nilai keindahan, tetapi juga berperan penting dalam ekosistem, seperti membantu penyebaran biji, penyerbukan, serta menjadi bagian dari rantai makanan. Keberadaan burung juga berkaitan erat dengan kondisi habitatnya. Ketika habitat mengalami kerusakan, keberadaan dan keanekaragaman burung dapat ikut terancam.
Mengetahui hal tersebut, mahasiswa Biologi memiliki ruang untuk berkontribusi melalui UKM Bionic. Salah satu kegiatannya yang melakukan pengamatan dan pendataan burung di lingkungan sekitar. Kegiatan birdwatching tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengenal satwa, tetapi juga dapat menghasilkan data mengenai jenis, jumlah, dan persebaran burung.
Data sederhana tersebut dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Bela negara tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar. Ketika mahasiswa menggunakan ilmu yang dimilikinya untuk menjaga keanekaragaman hayati, mengedukasi masyarakat, dan ikut mencegah kerusakan lingkungan, terdapat bentuk tanggung jawab terhadap negara yang diwujudkan melalui bidang keilmuan masing-masing.
Melalui UKM Bionic, mahasiswa dapat belajar bahwa menjadi warga negara bukan hanya tentang memahami hak dan kewajiban, tetapi juga tentang mengambil bagian dalam permasalahan yang ada di sekitar. Pengamatan burung, pendataan keanekaragaman hayati, penanaman tumbuhan yang mendukung habitat, hingga edukasi masyarakat merupakan contoh langkah yang dapat dilakukan secara nyata.
Pada akhirnya, menjaga kelestarian burung bukan hanya tentang mempertahankan keberadaan satu kelompok satwa saja. Di dalamnya terdapat upaya menjaga ekosistem, keanekaragaman hayati, dan kekayaan alam Indonesia. Bagi mahasiswa Biologi, menggunakan ilmu pengetahuan untuk tujuan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kepedulian terhadap negeri.
Penulis: Lulik Mu’asaroh
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Kampus

Post a Comment