Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
FUNAR–UNO MATH Bawa Warna Baru Pembelajaran Matematika melalui Permainan, AR, dan Budaya Lokal
APERO FUBLIC I DEMAK.– Pembelajaran matematika yang selama ini sering dianggap sulit dan abstrak kini mendapatkan pendekatan baru melalui inovasi media pembelajaran FUNAR–UNO MATH yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Media ini menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dengan menggabungkan permainan UNO, teknologi Augmented Reality (AR), dan budaya lokal Wilujengan.
Inovasi FUNAR–UNO MATH dikembangkan berdasarkan permasalahan pembelajaran matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Hasil analisis kebutuhan di MTs Miftahussalam 2 Kabupaten Demak menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi SPLDV, terutama dalam menyelesaikan soal cerita, menentukan variabel, menyusun model matematika, dan menafsirkan solusi.
Menjawab permasalahan tersebut, tim mahasiswa Unimus mengembangkan media pembelajaran yang memadukan unsur permainan dan teknologi digital. FUNAR–UNO MATH terdiri atas kartu permainan UNO, kartu soal SPLDV berbasis mathematical reasoning, fitur AR, serta panduan penggunaan permainan. Konteks budaya Wilujengan seperti wajik, klepon, lemper, dan onde-onde digunakan untuk menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan nyata siswa.
Keunikan media ini terletak pada proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian soal, tetapi juga mendorong siswa memahami konsep melalui pengalaman bermain. Melalui visualisasi AR, siswa dapat mengenali objek budaya dan menggunakannya sebagai konteks dalam memahami hubungan antarvariabel serta menyusun model matematika.
Sebelum diterapkan dalam pembelajaran, FUNAR–UNO MATH melalui tahap validasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli instrumen. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh kategori sangat valid dengan nilai ahli materi sebesar 94,17%, ahli media sebesar 92,22%, dan ahli instrumen sebesar 91,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa komponen materi, desain media, integrasi teknologi AR, serta instrumen penelitian telah memenuhi kelayakan untuk digunakan.
Implementasi FUNAR–UNO MATH menunjukkan respons positif dari pengguna. Guru memberikan penilaian tinggi terhadap aspek kemudahan penggunaan, kesesuaian pembelajaran, kemenarikan, interaksi, dan kebermanfaatan media. Sementara itu, siswa menilai media praktis digunakan karena memberikan pengalaman belajar yang menarik dan membantu memahami materi SPLDV secara lebih kontekstual.
Melalui integrasi permainan, teknologi, dan budaya lokal, FUNAR–UNO MATH menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang menghadirkan cara baru dalam mempelajari matematika. Media ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa.
Oleh: Tim FUNAR–UNO MATH
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment