Feature
Kampus
KKN
Kuliner
Mahasiswa
Pendidikan
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
APERO FUBLIC I BANGKALAN.– Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Trunojoyo Madura. Melalui Es Mori, daun kelor dikemas menjadi es loli yang diperkenalkan kepada anak-anak dan orang tua di Posyandu Anggrek.
Kehadiran Es Mori membuat suasana kegiatan semakin menarik. Anak-anak terlihat memperhatikan produk yang dibawa tim, sementara para orang tua ikut melihat dan mendengarkan penjelasan mengenai bahan yang digunakan.
Es Mori hadir dalam tiga pilihan rasa, yaitu Original, Pisang, dan Jeruk. Perpaduan antara bentuk es loli yang menarik dengan pilihan rasa tersebut menjadi salah satu cara tim untuk membuat olahan daun kelor lebih dekat dengan anak-anak.
“Awalnya saya kira daun kelor cuma biasa dibuat sayur. Pas tahu ada yang dibuat jadi es loli, saya jadi penasaran juga. Anak saya kelihatan tertarik, apalagi waktu lihat bentuk yang sangat menarik untuk’ anak kecil seperti dia” ujar salah seorang ibu yang hadir di Posyandu Anggrek.
Bagi tim, kegiatan di Posyandu Anggrek bukan sekadar memperkenalkan produk. Pertemuan dengan anak-anak dan orang tua juga menjadi kesempatan untuk melihat respons mereka terhadap Es Mori sekaligus berbagi informasi mengenai bahan yang digunakan.
Salah satu anggota Tim PKM-K Es Mori, Helda Ayu Alifia Agustin, mengatakan bahwa respons anak-anak selama kegiatan menjadi hal yang menarik bagi tim.
“Senang lihat anak-anak di sini antusias waktu kami kenalkan Es Mori. Mereka juga banyak yang penasaran sama bentuk dan rasanya. Jadi suasananya seru, apalagi bisa sambil ngobrol dan mengenalkan Es Mori ke mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan di Posyandu Anggrek, Tim PKM-K Es Mori berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal daun kelor dalam bentuk yang berbeda. Es Mori dikembangkan sebagai inovasi pangan yang memanfaatkan bahan lokal dan mengemasnya menjadi camilan yang lebih menarik bagi anak-anak.
Oleh: Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Trunojoyo Madura.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment