Feature
Kampus
Mahasiswa
Pendidikan
Dukung SDG 3, Mahasiswa PK UNY Laksanakan Latihan Sirkuit Training Pencak Silat di Ekstrakurikuler SD Negeri Samirono
APERO FUBLIC I Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan latihan ekstrakurikuler pencak silat di SD Negeri Samirono melalui metode sirkuit training. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan SD Negeri Samirono dan diikuti oleh peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung aktivitas fisik dan kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Sirkuit training dilaksanakan dengan membagi latihan ke dalam beberapa pos yang memiliki materi gerakan berbeda. Peserta didik terlebih dahulu melakukan pemanasan, kemudian mengikuti rangkaian latihan dari satu pos ke pos berikutnya.
Pada pos pertama, siswa melakukan tendangan sabit menggunakan kaki kanan dan kiri, kemudian dilanjutkan dengan tendangan depan pada pos kedua. Setelah menyelesaikan rangkaian tersebut, siswa kembali ke tempat awal dengan melakukan pukulan depan.
Latihan dilakukan secara bergantian dengan tetap memperhatikan teknik gerakan, ketepatan sasaran, dan kemampuan masing-masing peserta didik. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PK berperan dalam menyiapkan alat, memberikan contoh gerakan, mengarahkan jalannya latihan, serta membantu memperbaiki gerakan siswa selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan sirkuit training memberikan variasi dalam kegiatan latihan sehingga peserta didik lebih aktif bergerak. Selain melatih teknik dasar pencak silat, kegiatan ini juga dapat melatih koordinasi gerak, kelincahan, daya tahan, dan kebugaran peserta didik.
Siswa terlihat antusias mengikuti latihan karena kegiatan dilakukan dengan sistem pos sehingga latihan menjadi lebih bervariasi dan tidak hanya berfokus pada pengulangan teknik. Bagi mahasiswa PK, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam menerapkan pengetahuan kepelatihan secara langsung serta menyesuaikan bentuk latihan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, ekstrakurikuler pencak silat di SD Negeri Samirono diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin dan menyenangkan. Latihan yang terarah dan bervariasi dapat mendukung terbentuknya kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak dini.
Ke depannya, metode sirkuit training dapat dikembangkan dengan berbagai variasi gerakan dan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik, sehingga kegiatan ekstrakurikuler tetap menarik sekaligus mendukung kebugaran dan perkembangan keterampilan siswa.
Oleh: Pina
Mahasiswi Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment