Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa KKNT IPB University Hadirkan Program BINTANG untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Desa Sabarwangi
APERO FUBLIC I PEKALONGAN.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University melaksanakan Program BINTANG (Bina Tumbuh Anak Gemilang) sebagai salah satu program kerja bidang edukasi pendidikan di Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Program ini dirancang sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak melalui metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik usia peserta didik.
BINTANG mengintegrasikan Game Based Learning (pembelajaran berbasis permainan), Video Based Learning (pembelajaran berbasis video), serta pendampingan belajar melalui kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL).
Keseluruhan kegiatan tersebut saling melengkapi untuk membangun kemampuan akademik, karakter, perkembangan motorik, hingga keterampilan sosial anak sejak usia dini.
Perkembangan anak tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan belajar yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian berpendapat, dan kemampuan bersosial. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKNT IPB University mengembangkan Program BINTANG sebagai media pembelajaran yang memadukan unsur edukasi dan permainan sehingga materi dapat diterima dengan lebih menyenangkan.
Pendekatan dipilih karena kecenderungan anak anak yang lebih mudah memahami materi ketika proses belajar dikemas melalui aktivitas yang melibatkan visual, gerak, maupun permainan.
Rangkaian pertama Program BINTANG dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, berlokasi di PAUD Sekarwangi, Sabarwangi melalui kegiatan Game Based Learning. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dan peserta didik.
Selanjutnya anak-anak mengikuti tiga pos permainan edukatif, meliputi:
(1) Memindahkan bola plastik.
(2) Melipat kain.
(3) Merapikan buku.
Fokus kegiatan terarah pada pengembangan motorik kasar, konsentrasi, ketelitian, kemandirian, serta kemampuan mengikuti instruksi sederhana. Suasana kegiatan berlangsung meriah.
Anak-anak tampak antusias menyelesaikan setiap tantangan sambil saling memberikan semangat kepada teman-temannya. Setelah seluruh permainan selesai, mahasiswa KKN mengumumkan pemenang, memberikan hadiah kepada juara, serta mengadakan sesi tanya jawab berhadiah sebelum seluruh peserta menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Program BINTANG dilanjutkan keesokan harinya, Jumat, 17 Juli 2026, berlokasi di SD Negeri Sabarwangi melalui kegiatan Video Based Learning yang diikuti oleh siswa kelas V dan VI. Metode pembelajaran menggunakan media video tiga film pendek animasi sebagai media pembelajaran, yaitu Snack Attack, Umbrella, dan La Luna untuk membantu peserta memahami materi melalui cerita animasi yang dekat dengan makna kehidupan sehari-hari.
Sebelum pemutaran video, siswa diberikan pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal. Setelah sesi video selesai, mahasiswa kembali memberikan post-test sebagai evaluasi dan pemahaman terhadap materi animasi yang telah dipelajari.
Melalui animasi Snack Attack, siswa diajak untuk tidak mudah menilai seseorang berdasarkan penampilan maupun berprasangka buruk sebelum mengetahui keadaan yang sebenarnya.
Kemudia, animasi Umbrella memberikan pembelajaran mengenai pentingnya empati, kepedulian, dan kemampuan memahami perasaan orang lain dalam kehidupan bermasyarakat. Terakhir, animasi La Luna mengangkat pesan tentang kepercayaan diri, keberanian mengembangkan potensi, serta pentingnya menghargai keunikan diri sendiri.
Setelah setiap pemutaran video, mahasiswa KKN memandu sesi diskusi interaktif untuk mengajak siswa merefleksikan pesan moral yang terkandung dalam masing-masing animasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis dan sesi tanya jawab sebagai bentuk evaluasi, pemahaman sekaligus mendorong partisipasi aktif pesert
Meskipun, antusiasme siswa belum optimal dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta mengaitkan pesan yang diperoleh dengan pengalaman sehari-hari, harapan ke depannya pesan tersebut dapat difahami di waktu mendatang.
Program BINTANG tidak berhenti pada kegiatan formal di jenjang sekolah. Sebagai bentuk keberlanjutan program edukasi pendidikan, mahasiswa KKN juga menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) bagi anak-anak Desa Sabarwangi setiap pekanan di hari Rabu di PERPUS Baca Sabarwangi.
Kegiatan ini dilaksanakan secara nonformal dengan pendekatan belajar yang lebih santai dan komunikatif. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, mulai dari pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (Calistung), pendampingan materi sekolah, pekerjaan rumah (PR), pembelajaran dasar keagamaan melalui materi Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), hingga permainan edukatif yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar.
Melalui perencanaan program BINTANG, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang mendorong anak-anak agar lebih percaya diri dalam belajar dan aktif bertanya. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, sekolah, pemerintah desa, serta masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Desa Sabarwangi.
Oleh:
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment