Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Dorong Ketahanan Pangan Keluarga: Mahasiswa KKN melalui 'GROBYAK IJO' di Desa Sabarwangi Bantu Mewujudkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan
APERO FUBLIC I PEKALONGAN.– Mahasiswa KKNT IPB University di Desa Sabarwangi, Kecamatan Kajen, Pekalongan menghadirkan inovasi pertanian urban melalui program kerja bertajuk GROBYAK IJO (Gerakan Ruang Organik Bersama Yang Asri Kreatif) di Aula Balai Desa Sabarwangi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 12.00 hingga 15.00 ini diselenggarakan secara istimewa karena beriringan dengan kegiatan pertemuan rutin PKK dan kader posyandu.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk menjangkau audiens yang lebih luas, acara ini diselenggarakan untuk mengedukasi para ibu rumah tangga dan Tim Penggerak PKK agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Setelah melakukan observasi, kondisi rumah warga hampir semua memiliki pekarangan luas, namun pemanfaatannya belum cukup optimal.
Pelatihan vertical garden ini menjadi cara untuk mengenalkan konsep pertanian vertikal sebagai solusi optimalisasi lahan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi pekarangan sebagai ruang produktif yang bernilai ekonomis dan ekologis.
Program kerja ini berhasil merealisasikan beberapa jenis sistem pertanian vertikal yang inovatif dan mudah ditiru di tingkat rumah tangga, di antaranya Garden tower berbahan terpal dan paralon untuk wadah tanam utama, garden tower mini menggunakan galon bekas, hidroponik dengan media galon menggunakan tambahan nutrisi AB Mix, dan sistem akuaponik yang memadukan tanaman dengan budidaya ikan lele dalam galon.
Adapun rangkaian acara diawali dengan pemaparan materi terkait konsep garden tower guna mengenalkan solusi bercocok tanam di lahan sempit. Setelah sesi pemaparan, peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti praktik langsung bersama mahasiswa dalam pembuatan garden tower serta teknik penanaman hidroponik dan aquaponik.
Para audiens tampak antusias saat mencampur media tanam yang berupa perpaduan antara tanah, arang sekam, dan pupuk kandang. Selain itu, para peserta juga dibekali selebaran atau leaflet konsep garden tower yang merangkum langkah-langkah pembuatan hingga keunggulan pertanian vertikal.
Pelaksanaan GROBYAK IJO ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam merawat tanaman produktif secara mandiri sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Antusiasme yang tinggi dari para ibu rumah tangga dan Tim Penggerak PKK menunjukkan bahwa inovasi pertanian urban ini sangat diminati.
Melalui GROBYAK IJO, Desa Sabarwangi kini tidak hanya memiliki pekarangan yang asri, tetapi juga memiliki "lumbung pangan" kecil yang siap dipanen sewaktu-waktu untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Ketika setiap rumah memiliki ruang organik sendiri, ketahanan pangan tingkat rumah tangga akan lebih terjamin.
Program ini menjadi langkah awal yang diharapkan dapat memantik semangat warga Desa Sabarwangi untuk terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Sinergi sederhana antara mahasiswa KKNT IPB University, kader PKK, dan Posyandu ini hanyalah stimulus kecil.
Ke depan, keberlanjutan serta pemanfaatan jangka panjang dari inovasi pertanian pekarangan ini sepenuhnya berada di tangan masyarakat untuk dirawat dan dikembangkan bersama.
Oleh: Tim KKNT Sabarwangi
Mahasiswa KKNT IPB University.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment