Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Oleh: KKN Desa Sribit
Mahasiswa KKN Undip Bantu BUMDes Desa Sribit Susun Sistem Pemantauan Keamanan Pangan untuk Produk Beras dan Telur
APERO FUBLIC I KLALEN.— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip), Nadhira Rindya Naura dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang bertugas di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, melaksanakan Program Kerja Multidisiplin berupa Penyusunan Sistem Pemantauan Keamanan Pangan (Food Safety Monitoring) untuk produk unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, yaitu beras dan telur ayam petelur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Juli 2026, bertempat di lingkungan BUMDes Desa Sribit.
Program ini hadir sebagai respons atas kebutuhan BUMDes akan sistem kontrol mutu yang sederhana namun efektif, mengingat beras dan telur merupakan dua komoditas utama yang menjadi andalan ekonomi desa. Selama ini, proses pemantauan kondisi gudang penyimpanan beras maupun kandang produksi telur belum dilakukan secara terstruktur, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas produk yang akan dipasarkan.
Penyusunan Checklist Berbasis Kondisi Lapangan
Kegiatan diawali dengan observasi langsung ke lokasi gudang penyimpanan beras dan area produksi telur milik BUMDes. Dari hasil pengamatan tersebut, mahasiswa KKN menyusun template checklist pemantauan keamanan pangan yang mencakup sejumlah aspek penting, di antaranya kebersihan lingkungan penyimpanan, kondisi fisik produk, serta praktik higiene dan sanitasi dalam proses produksi.
Template checklist dirancang sesederhana mungkin agar mudah diisi dan dipahami oleh pengurus BUMDes dalam kegiatan pemantauan rutin, tanpa memerlukan keahlian teknis khusus maupun peralatan yang rumit.
Sosialisasi kepada Pengurus BUMDes
Setelah template checklist selesai disusun, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada pengurus BUMDes Desa Sribit.
Dalam sesi ini, mahasiswa KKN menjelaskan pentingnya pemantauan keamanan pangan secara berkala, cara pengisian checklist yang telah disusun, hingga teknis pencatatan hasil pemeriksaan agar dapat menjadi dokumentasi yang berkelanjutan.
Sosialisasi berlangsung interaktif, dengan pengurus BUMDes turut memberikan masukan terkait kondisi riil yang mereka hadapi sehari-hari dalam mengelola gudang beras maupun kandang ayam petelur, sehingga checklist yang dihasilkan lebih relevan dengan kebutuhan lapangan.
Serah Terima sebagai Bentuk Keberlanjutan Program
Di akhir kegiatan, template checklist pemantauan keamanan pangan secara resmi diserahkan kepada pengurus BUMDes untuk digunakan sebagai pedoman dalam melakukan monitoring secara mandiri dan berkala. Penyerahan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk memastikan program yang dijalankan tidak berhenti begitu masa KKN berakhir, melainkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat desa dalam jangka panjang.
Melalui program ini, diharapkan kualitas dan keamanan produk beras serta telur BUMDes Desa Sribit dapat lebih terjaga, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk unggulan desa tersebut.
Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian publikasi Program Kerja Multidisiplin Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tahun 2026 di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Peliputan: Nadhira Rindya Naura
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment