Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa KKN Undip Bantu BUMDes Sribit Naik Kelas Lewat Digitalisasi Tata Kelola dan Pembukuan Keuangan
APERO FUBLIC I KLATEN.— Mahasiswa Tim KKN Universitas Diponegoro yang ditempatkan di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui program kerja multidisiplin bertajuk "Penguatan Daya Saing BUMDes Berbasis Peningkatan Branding, Tata Kelola, dan Pembukuan Keuangan."
Program ini menyasar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sribit sebagai upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha desa agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan (10/08/2026).
Salah satu program kerja unggulan dalam tema besar tersebut adalah "Digitalisasi Tata Kelola dan Pembukuan BUMDes", yang digagas dan dilaksanakan oleh Muhammad Alief Dwiano, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro angkatan 2023. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat langsung di kantor BUMDes Sribit dengan sasaran utama para pengurus BUMDes setempat.
Program ini lahir dari hasil observasi awal yang menemukan bahwa sistem pencatatan keuangan BUMDes Sribit masih dilakukan secara manual dan sederhana, sehingga rentan terhadap risiko kesalahan pencatatan, sulit ditelusuri, dan kurang efisien dalam mendukung pengambilan keputusan usaha.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Alief merancang sebuah aplikasi pembukuan sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan operasional pengurus BUMDes, dilengkapi dengan buku panduan penggunaan agar aplikasi dapat dioperasikan secara mandiri dan berkelanjutan pasca-program berakhir.
"Tujuan utama dari program ini adalah membantu pengurus BUMDes memiliki sistem pencatatan keuangan yang lebih rapi, transparan, dan mudah dipahami, tanpa harus bergantung pada metode manual yang selama ini digunakan," ujar Aliefsaat ditemui di sela kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, Alieftidak hanya menyerahkan aplikasi, tetapi juga memberikan pendampingan langsung kepada pengurus BUMDes, mulai dari pengenalan fitur, tata cara input transaksi, hingga simulasi penggunaan aplikasi untuk mencatat arus kas harian.
Pendekatan ini dipilih agar transfer pengetahuan berjalan efektif dan pengurus benar-benar siap menggunakan sistem tersebut secara mandiri.
Ketua/pengurus BUMDes Sribit menyambut baik program ini dan berharap sistem pembukuan digital yang diperkenalkan dapat terus digunakan untuk mendukung tata kelola keuangan yang lebih akuntabel ke depannya.
Program kerja ini merupakan salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus wujud kontribusi mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dalam mendukung pengembangan ekonomi desa melalui pemanfaatan ilmu akuntansi dan teknologi secara aplikatif.
Oleh: Tim KKN Desa Sribit
Peliputan: Muhammad Alief Dwiano
Editor. Tim Redaksi
Bio: Muhammad Alief Dwiano — S1 Akuntansi, FEB Universitas Diponegoro Lokasi: BUMDes Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment