Feature
Kampus
Kesehatan
Mahasiswa
Olahraga
Pendidikan
KKN Aksara Ajak Warga Wonorejo Bergerak, dari Senam Anak hingga Lansia
APERO FUBLIC I SEMARANG.- Menjaga kesehatan tak selalu membutuhkan kegiatan yang rumit. Di Desa Wonorejo, mahasiswa KKN Aksara membuktikannya melalui kegiatan senam bersama anak-anak dan lansia yang berlangsung pada 26 Juli dan 3 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk mengajak masyarakat membiasakan pola hidup aktif sekaligus mempererat interaksi dengan warga.
Senam anak dilaksanakan di belakang posko KKN Desa Wonorejo pada 26 Juli 2026 dan diikuti oleh delapan anak. Mahasiswa KKN berperan sebagai instruktur yang memimpin berbagai gerakan senam dengan suasana yang dibuat santai dan menyenangkan.
Meski sederhana, kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari anak-anak. Mereka mengikuti gerakan yang dicontohkan mahasiswa dengan penuh semangat. Selain membantu menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan anak-anak di lingkungan Dusun Durenan, Desa Wonorejo.
Dari Anak-Anak Beralih ke Lansia
Semangat bergerak kemudian berlanjut melalui kegiatan senam lansia pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan setelah pelayanan Posyandu lansia dan diikuti oleh 15 peserta. Berbeda dengan senam anak, kegiatan senam lansia dipimpin oleh kader Posyandu, sementara mahasiswa KKN membantu mendampingi peserta dan mendokumentasikan kegiatan.
Senam tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat sekaligus persiapan menyambut agenda kunjungan Bupati ke Desa Wonorejo. Para lansia diajak tetap aktif bergerak melalui gerakan senam yang disesuaikan dengan kemampuan mereka.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mengikuti instruksi kader dengan semangat, sementara mahasiswa KKN turut membantu memastikan kegiatan berjalan tertib dan nyaman.
Bukan Sekadar Senam
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini bukan hanya tentang menggerakkan tubuh. Ada pesan yang lebih besar: kesehatan membutuhkan kebiasaan dan partisipasi bersama.
Melalui senam anak, mahasiswa memperkenalkan pentingnya aktivitas fisik sejak usia dini. Sementara melalui senam lansia, masyarakat diajak untuk tetap aktif sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, dan masyarakat Desa Wonorejo. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang belajar sekaligus memberikan kontribusi.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan kesehatan yang sederhana pun dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran hidup sehat. Lebih dari sekadar berkeringat bersama, senam menjadi ruang bertemu, bergerak, dan membangun kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Aksara berharap masyarakat Wonorejo semakin sadar bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari langkah sederhana: bergerak, aktif, dan saling mengingatkan untuk hidup lebih sehat.
Liputan: Tim KKN Kolaborasi UIN Walisongo & UIN SAIZU ( Dokumentasi dan liputan oleh tim PDD KKN Aksara).
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment