Feature
Kampar
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Riau
Dosen dan Mahasiswa KUKERTA DPPM Unri Dampingi KUB Sentra Kreatif dari Business Plan, hingga Market Validation di Pasar Danau Bingkuang
APERO FUBLIC I KUAPAN-KAMPAR.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Desa Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (KUKERTA DPPM) Universitas Riau 2026 terus mendampingi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sentra Kreatif di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, mulai dari penyusunan rencana bisnis (business plan) hingga pengujian pasar (market validation) atas produk olahan limbah lidi kelapa sawit yang dihasilkan kelompok tersebut.
Rangkaian pendampingan diawali dengan kegiatan sosialisasi business plan yang digelar di Desa Kuapan pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu anggota KUB Sentra Kreatif yang selama ini mengolah limbah lidi kelapa sawit menjadi berbagai produk kerajinan tangan, sekaligus disertai penjelasan penggunaan mesin produksi agar proses pengolahan berjalan lebih optimal.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan Rahmat Junaidi, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok KUKERTA DPPM Universitas Riau 2026 di Desa Kuapan, sebagai pemateri. Ia menjelaskan pentingnya business plan sebagai acuan bagi KUB Sentra Kreatif dalam mengelola usaha secara terstruktur, mulai dari perencanaan produksi, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran produk kerajinan berbahan limbah lidi sawit.
“Business plan bukan hanya dokumen administratif, tetapi menjadi peta jalan bagi KUB Sentra Kreatif agar usaha ini bisa berkembang secara berkelanjutan. Ibu-ibu perlu memahami bagaimana menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga menyusun strategi pemasaran yang tepat,” ujar Rahmat Junaidi di hadapan para peserta.
Para anggota KUB Sentra Kreatif, khususnya ibu-ibu Dusun V Karangan Tinggi, tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya seputar perhitungan modal, penentuan harga jual, hingga cara memperluas pemasaran produk melalui media sosial dan marketplace.
Tak berhenti pada tahap perencanaan, tim KUKERTA DPPM Universitas Riau 2026 turut membawa produk-produk KUB Sentra Kreatif untuk diuji langsung ke pasar. Pada pekan yang sama, tim melakukan kegiatan market validation di Pasar Danau Bingkuang yang berlokasi tepat di bawah Jembatan Kampar.
Sejumlah produk yang diperkenalkan kepada para pedagang dan pengunjung pasar antara lain piring lidi, keranjang buah, sapu lidi, dan tas berbahan lidi sawit, yang seluruhnya merupakan hasil pelatihan dan pendampingan tim bersama kelompok rentan di Desa Kuapan.
Salah satu anggota tim KUKERTA DPPM menjelaskan, kegiatan market validation ini bertujuan untuk mengukur respons dan minat masyarakat terhadap produk kreatif berbahan limbah sawit sebelum dipasarkan lebih luas.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana tanggapan masyarakat terhadap produk-produk ini, apakah dari segi harga, tampilan, maupun kegunaannya. Masukan dari pasar sangat penting sebagai bahan evaluasi sebelum produk ini dipasarkan secara lebih luas,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim menyapa langsung para pedagang dan pengunjung pasar, memperlihatkan produk, serta menjelaskan proses pembuatan dan nilai tambah dari limbah pelepah sawit yang selama ini kurang dimanfaatkan. Sejumlah pedagang dan warga tampak antusias serta memberikan tanggapan positif terhadap produk yang ditawarkan.
Rangkaian kegiatan sosialisasi business plan dan market validation ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KUKERTA DPPM Universitas Riau 2026 di Desa Kuapan, yang berada di bawah program Pengabdian Berbasis Masyarakat Kemendiktisaintek bertajuk:
“Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dan Kukerta Berdampak: Diversifikasi Limbah Sawit menjadi Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Green Economy pada Kelompok Rentan di Desa Kuapan”.
Program ini bertujuan mendampingi pengembangan usaha KUB Sentra Kreatif sebagai wadah pemberdayaan perempuan berbasis pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit.
Dengan pemahaman business plan yang lebih baik serta hasil pengujian pasar yang positif, KUB Sentra Kreatif diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jaringan pemasaran produknya, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi kelompok rentan di Desa Kuapan melalui pemanfaatan limbah sawit yang berkelanjutan.
Penulis: Tim KUKERTA DPPM
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Desa Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat (KUKERTA DPPM) Universitas Riau 2026.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment