Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
ARUNA: Langkah Kecil KKN-T IPB University 2026 untuk Tingkatkan Kesadaran Bahaya Rip Current di Pesisir Jayanti
APERO FUBLIC I SUKABUMI.– Laut tidak selalu menunjukkan bahayanya melalui ombak besar. Di balik permukaan air yang tampak tenang, terdapat arus kuat yang dapat menyeret seseorang menjauh dari pantai dalam waktu singkat. Kondisi tersebut dikenal sebagai rip current atau arus balik, salah satu ancaman keselamatan yang perlu diwaspadai ketika beraktivitas di kawasan pesisir.
Melihat pentingnya pengetahuan tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti menghadirkan ARUNA (Awareness of Rip Current), sebuah program edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya rip current.
Program ARUNA hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan masyarakat di wilayah pesisir. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan istilah rip current, tetapi juga diajak memahami bagaimana arus tersebut terbentuk, karakteristiknya, tanda-tanda keberadaannya, hingga potensi bahaya yang dapat ditimbulkan. Pengetahuan tersebut menjadi penting karena rip current dapat sulit dikenali oleh masyarakat yang belum memahami karakteristiknya.
Dalam kegiatan edukasi, Tim KKN-T IPB University menyampaikan materi secara informatif dan interaktif agar peserta dapat lebih mudah memahami kondisi perairan yang berpotensi membahayakan. Peserta diperkenalkan pada sejumlah tanda yang dapat membantu mengenali keberadaan rip current, seperti perbedaan warna atau pola permukaan air, area dengan gelombang yang tampak lebih tenang, serta kondisi pergerakan air yang berbeda dibandingkan area di sekitarnya.
Tidak berhenti pada tahap mengenali bahaya, ARUNA juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah keselamatan yang dapat dilakukan ketika menghadapi rip current. Peserta diberikan pengetahuan bahwa kepanikan justru dapat meningkatkan risiko ketika seseorang terseret arus. Oleh karena itu, pemahaman mengenai respons yang tepat menjadi bagian penting dalam edukasi keselamatan pesisir.
Melalui penyampaian materi yang dikemas secara sederhana dan mudah dipahami, Tim KKN-T berupaya mengubah pemahaman masyarakat bahwa kondisi laut yang terlihat tenang belum tentu berarti aman. Kesadaran untuk mengenali kondisi perairan sebelum berenang atau melakukan aktivitas di laut menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam program ARUNA.
Koordinator Desa KKN-T Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti, Novan Atha Ariq, menyampaikan bahwa ARUNA merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keselamatan masyarakat di wilayah pesisir.
“Melalui ARUNA, kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu rip current, tetapi juga mampu mengenali tanda-tandanya dan mengetahui tindakan yang tepat apabila menghadapi kondisi tersebut. Harapannya, edukasi ini dapat menjadi bekal bagi masyarakat maupun pengunjung pantai agar lebih mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di kawasan pesisir,” ujar Novan Atha Ariq.
Keberadaan program ARUNA juga menjadi bagian dari upaya Tim KKN-T Inovasi IPB University 2026 untuk menyesuaikan program kerja dengan karakteristik dan potensi wilayah Desa Jayanti yang memiliki kawasan pesisir. Lingkungan pantai tidak hanya menjadi ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga memiliki daya tarik bagi pengunjung. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai keselamatan perairan menjadi semakin relevan untuk diperkenalkan secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar kegiatan penyuluhan, ARUNA diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya keselamatan di kawasan pesisir. Masyarakat diharapkan mampu menjadi pihak yang lebih waspada terhadap kondisi laut, sementara pengunjung pantai juga dapat lebih bijak dalam menentukan aktivitas yang aman sesuai dengan kondisi perairan.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui transfer pengetahuan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Edukasi sederhana mengenai rip current dapat menjadi pengetahuan penting yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengambil keputusan dalam situasi darurat di laut.
Dengan semangat “Kenali Arusnya, Selamatkan Diri”, ARUNA menjadi salah satu langkah Tim KKN-T Inovasi IPB University 2026 dalam mendorong masyarakat pesisir Desa Jayanti agar semakin sadar, tanggap, dan mengutamakan keselamatan. Sebab, mengenali bahaya sebelum memasuki laut bukan sekadar pengetahuan, melainkan bagian dari upaya menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar.
Liputan: Tim KKN-T Inovasi IPB
Editor. Tim Redaksi
Deskripsi Singkat Proker
Novan Atha Ariq merupakan mahasiswa Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University, serta menjabat sebagai Koordinator Desa (Kordes) Tim KKN-T Inovasi IPB University 2026 Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Sy. Apero Fublic
Via
Feature

Post a Comment