Bantaeng
Feature
Kampus
KKN
Mahasiswa
Pendidikan
Mahasiswa KKN Unhas Berdayakan Siswa SD Melalui Edukasi Pengelompokan Sampah Dan Dampaknya
APERO FUBLIC I BANTAENG.-- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Borong Loe melaksanakan program kerja "Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar melalui Edukasi Pengelompokan Sampah berdasarkan Jenis-jenisnya dan Dampaknya terhadap Laut" di SD Inpres Ujung Katinting, Desa Borong Loe, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng, Kamis (23/07).
Program ini merupakan bagian dari KKN Tematik Pemberdayaan Masyarakat Pesisir yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Poin 14 (Ekosistem Laut). Penanggung jawab program, Maharani Nur Aqilah, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini melalui edukasi mengenai pengelompokan sampah berdasarkan jenisnya serta dampaknya terhadap ekosistem laut.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan kepada siswa pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya serta menjelaskan bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat terbawa ke selokan, sungai, hingga akhirnya mencemari laut. Kami berharap siswa dapat menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah," ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai sampah organik, anorganik, dan B3, siswa juga memperoleh pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, waktu penguraiannya, serta dampak sampah plastik terhadap biota laut dan kesehatan manusia. Edukasi disampaikan melalui permainan dan diskusi sehingga materi lebih mudah dipahami oleh siswa.
Salah seorang siswa kelas IV SD Inpres Ujung Katinting, Rainka, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. "Saya senang karena belajar sambil bermain. Sekarang saya tahu kalau membuang sampah sembarangan bisa membuat laut kotor, ikan sakit, dan berdampak juga pada kesehatan kita. Saya akan membuang sampah pada tempatnya mulai sekarang," katanya.
Melalui program edukasi ini, mahasiswa KKN Unhas berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan yang mengajak keluarga dan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan demi mengurangi pencemaran sungai dan laut.
Oleh: Kelompok KKN-T 116,
Mahasiswa Universitas Hasanuddin, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan.
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Bantaeng

Post a Comment