-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Ekonomi Kampus Korupsi Mahasiswa Mask Opini Pendidikan Sosiologi Analisis Kasus Jiwasraya
Ekonomi Kampus Korupsi Mahasiswa Mask Opini Pendidikan Sosiologi

Analisis Kasus Jiwasraya

Oleh: Iman Hati Gowasa
PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
27 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Iman Hati Gowasa

APERO FUBLIC  I  Kasus PT Asuransi Jiwasraya menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah industri asuransi Indonesia. Masalah ini tidak hanya  sekadar gagal bayar, tapi sudah melibatkan dugaan korupsi, tata kelola perusahaan yang buruk (poor corporate governance), manipulasi laporan keuangan, dan pengelolaan investasi berisiko tinggi. 

Jiwasraya merupakan perusahaan asuransi milik negara (BUMN) yang telah berdiri sejak tahun 1859. Pada akhir 2018, perusahaan mengalami gagal bayar terhadap polis JS Saving Plan, sehingga ribuan nasabah tidak menerima dana yang jatuh tempo. 

Penyebab Jiwasraya bermasalah karena menjual Produk dengan imbal hasil terlalu tingi dengan imbal hasil sekitar 9–13% per tahun. 

Dana nasabah ditempatkan pada saham berisiko tinggi, reksa dana berkualitas rendah, saham yang diduga dimanipulasi harganya. Akibatnya, nilai investasi mengalami penurunan besar. 

Rekayasa laporan keuangan, beberapa tahun perusahaan masih melaporkan laba, padahal kondisi keuangannya telah bermasalah. Hal ini dikenal sebagai window dressing, sehingga kondisi sebenarnya tidak tercermin dalam laporan keuangan. Lemahnya Good Corporate Governance (GCG).

Terjadi Kelemahan Dalam:

 Manajemen risiko,
 Pengawasan direksi dan komisaris,
 Kepatuhan terhadap regulasi,
 Pengendalian internal.

Dampak Bagi Nasabah

 Klaim tertunda.
 Ketidakpastian pembayaran manfaat.
 Penurunan kepercayaan terhadap industri asuransi.

Bagi Negara

 Kerugian negara diperkirakan sekitar Rp16,8 triliun berdasarkan hasil audit investigatif.
 Pemerintah harus menyiapkan solusi penyelamatan bagi pemegang polis. 

Bagi Industri Asuransi

 Kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi menurun.
 Regulasi dan pengawasan OJK menjadi lebih ketat.

Dari Sisi Aspek Hukum

Kejaksaan Agung menjerat sejumlah mantan pejabat Jiwasraya dan pihak swasta terkait dengan tindak pidana korupsi. Beberapa terdakwa dijatuhi hukuman berat, termasuk pidana penjara seumur hidup. Selain itu, pada 2025 muncul tersangka baru yang berkaitan dengan proses persetujuan produk pada periode sebelumnya. 

Restrukturisasi Polis

Sebagai upaya penyelesaian:
 Pemerintah membentuk skema restrukturisasi.
 Sebagian besar pemegang polis mengikuti restrukturisasi dan pengelolaan polis dialihkan ke IFG Life.
 Restrukturisasi ini menuai perdebatan karena sebagian manfaat polis berubah dibandingkan perjanjian awal, meskipun dinilai sebagai langkah untuk menjaga keberlangsungan pembayaran kepada mayoritas nasabah.

Analisis dengan Teori Komunikasi Krisis (SCCT)

Jika dianalisis menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT):
 Jenis krisis: Preventable Crisis (krisis yang sebenarnya dapat dicegah).
 Tingkat tanggung jawab organisasi: Sangat tinggi.
 Strategi komunikasi yang seharusnya dilakukan:
Mengakui adanya masalah secara terbuka, meminta maaf, memberikan kompensasi yang jelas, menyampaikan perkembangan penyelesaian secara konsisten, membangun kembali kepercayaan publik melalui transparansi.

Pada tahap awal, komunikasi kepada publik dinilai kurang cepat dan kurang transparan sehingga memperburuk hilangnya kepercayaan. Kasus Jiwasraya menunjukkan bahwa:

 Produk investasi tidak boleh menawarkan imbal hasil yang tidak realistis.
 Prinsip Good Corporate Governance harus diterapkan secara konsisten.
 Manajemen risiko investasi merupakan faktor kunci dalam perusahaan asuransi.
 Transparansi laporan keuangan sangat penting untuk melindungi pemegang polis.
 Pengawasan regulator harus mampu mendeteksi masalah sejak dini.

Kasus Jiwasraya merupakan kombinasi dari kegagalan tata kelola, pengelolaan investasi yang tidak prudent, rekayasa laporan keuangan, dan lemahnya pengawasan. Dampaknya meluas tidak hanya pada kerugian finansial, tetapi juga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa keberhasilan perusahaan asuransi tidak hanya ditentukan oleh penjualan produk, tetapi juga oleh manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola yang baik. 

Kasus Jiwasraya tidak dapat dipandang hanya sebagai kegagalan investasi atau tindak pidana korupsi semata. Kasus ini merupakan kegagalan sistemik (systemic failure) yang melibatkan berbagai aktor, mulai dari manajemen perusahaan, dewan komisaris, regulator, auditor, hingga mekanisme pengawasan BUMN. Dengan kata lain, kerugian yang terjadi merupakan akumulasi dari lemahnya tata kelola dan pengendalian risiko selama bertahun-tahun.

1. Kegagalan Good Corporate Governance (GCG)

Secara prinsip, perusahaan asuransi mengelola dana masyarakat yang harus ditempatkan secara hati-hati (prudent). Namun Jiwasraya justru mengambil investasi berisiko tinggi untuk memenuhi janji imbal hasil yang agresif.

Argumen kritisnya adalah: Persoalan utama bukan sekadar investasi yang rugi, tetapi keputusan investasi yang sejak awal bertentangan dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Hal ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran tidak berjalan secara efektif.

2. Moral Hazard dalam Pengambilan Keputusan

Kasus Jiwasraya juga mencerminkan adanya moral hazard, yaitu pengambilan keputusan yang menguntungkan pihak tertentu sementara risikonya ditanggung oleh pemegang polis dan negara.

Produk dengan imbal hasil tinggi tetap dipasarkan meskipun kondisi keuangan perusahaan telah memburuk.

Argumentasi kritis: Manajemen lebih berorientasi mempertahankan citra perusahaan dan mengejar pertumbuhan premi dibanding memastikan keberlanjutan kewajiban kepada nasabah.

3. Kegagalan Manajemen Risiko

Dalam industri asuransi berlaku prinsip bahwa:
 Kewajiban bersifat jangka panjang,
 Investasi harus disesuaikan dengan profil risiko kewajiban (asset-liability matching).

Namun Jiwasraya justru menempatkan dana pada instrumen yang sangat fluktuatif.

Hal ini menunjukkan:
 Risk appetite terlalu tinggi,
 Risk governance tidak berjalan,
 Fungsi manajemen risiko tidak memiliki posisi yang kuat dalam pengambilan keputusan.

4. Lemahnya Pengawasan Regulator

Kasus Jiwasraya juga menimbulkan pertanyaan terhadap efektivitas pengawasan regulator.

Pertanyaan kritisnya adalah: Mengapa kondisi keuangan yang telah memburuk selama bertahun-tahun tidak segera menghasilkan tindakan korektif?

Artinya, pengawasan belum sepenuhnya bersifat preventif, tetapi lebih banyak bersifat reaktif setelah krisis terjadi.

5. Krisis Kepercayaan Lebih Berbahaya daripada Kerugian Finansial

Kerugian finansial memang besar, tetapi dampak terbesar adalah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. Dalam bisnis jasa keuangan, kepercayaan merupakan aset utama.

Ketika kepercayaan hilang:
 Masyarakat enggan membeli polis,
 Biaya memperoleh nasabah meningkat,
 Reputasi industri ikut terdampak, termasuk perusahaan yang sebenarnya sehat.

6. Kegagalan Komunikasi Krisis

Dari perspektif komunikasi korporat, respons awal Jiwasraya dinilai kurang transparan dan tidak cukup cepat.

Mengacu pada Situational Crisis Communication Theory (SCCT), karena krisis ini tergolong preventable crisis, publik menganggap perusahaan memiliki tingkat tanggung jawab yang tinggi. Dalam kondisi seperti ini, strategi yang lebih tepat adalah:
 Mengakui masalah secara terbuka,
 Meminta maaf,
 Memberikan informasi secara konsisten,
 Menjelaskan langkah pemulihan.

Komunikasi yang terlambat justru memperbesar persepsi negatif dan mempercepat hilangnya kepercayaan.

7. Pelajaran bagi Industri Asuransi

Kasus Jiwasraya membuktikan bahwa keberhasilan perusahaan asuransi tidak dapat diukur hanya dari pertumbuhan premi.

Indikator keberhasilan yang lebih penting adalah:
 Kemampuan membayar klaim,
 Kesehatan keuangan,
 Kualitas investasi,
 Penerapan tata kelola,
 Perlindungan terhadap kepentingan pemegang polis.

Pertumbuhan tanpa pengelolaan risiko yang memadai justru dapat menjadi sumber krisis.

Kesimpulan Argumentatif


Kasus Jiwasraya merupakan contoh nyata bahwa krisis perusahaan bukan hanya disebabkan oleh kesalahan individu, tetapi oleh kegagalan sistem tata kelola, pengawasan, manajemen risiko, dan komunikasi organisasi.

Oleh karena itu, penyelesaian kasus serupa tidak cukup hanya melalui penegakan hukum terhadap pelaku, melainkan juga melalui reformasi tata kelola perusahaan, penguatan fungsi regulator, peningkatan budaya kepatuhan, dan transparansi komunikasi kepada publik. Tanpa pembenahan pada level sistem, potensi terulangnya kasus serupa di industri jasa keuangan akan tetap ada.

Jiwasraya berupaya mempertahankan reputasinya karena dalam industri asuransi, reputasi adalah aset yang sangat menentukan keberlangsungan bisnis. Tanpa kepercayaan masyarakat, perusahaan asuransi akan sulit memperoleh nasabah baru maupun mempertahankan nasabah yang sudah ada. Namun, dalam kasus Jiwasraya, upaya mempertahankan reputasi justru pada beberapa tahap dilakukan dengan cara yang keliru. Berikut penjelasannya:

1. Menjaga Kepercayaan Nasabah

Asuransi adalah bisnis yang menjual janji perlindungan di masa depan. Jika masyarakat meragukan kemampuan perusahaan membayar klaim, mereka akan berhenti membeli produk. Karena itu, Jiwasraya berusaha mempertahankan citra bahwa perusahaan masih sehat agar:

 Nasabah tidak menarik investasinya secara massal,
 Penjualan polis tetap berjalan,
 Kepercayaan publik tidak langsung hilang.

2. Mempertahankan Kelangsungan Bisnis

Reputasi yang buruk dapat memicu:
 Penurunan penjualan,
 Meningkatnya pembatalan polis,
 Kesulitan memperoleh mitra bisnis,
 Tekanan likuiditas yang semakin besar.

Manajemen kemungkinan berharap bahwa dengan mempertahankan citra perusahaan, ada waktu untuk memperbaiki kondisi keuangan.

3. Melindungi Citra BUMN

Sebagai perusahaan milik negara, Jiwasraya juga membawa nama pemerintah. Krisis di Jiwasraya berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap BUMN dan industri jasa keuangan secara umum.

4. Menghindari Kepanikan Pasar

Jika masalah diumumkan secara mendadak tanpa rencana penanganan yang jelas, dapat terjadi:
 Kepanikan nasabah,
 Penarikan dana secara besar-besaran,
 Tekanan likuiditas yang mempercepat kebangkrutan.

Dalam teori komunikasi krisis, organisasi memang perlu menghindari kepanikan. Namun, menghindari kepanikan tidak boleh dilakukan dengan menyembunyikan fakta atau memberikan informasi yang menyesatkan.

Analisis Kritis


Inilah letak persoalan utama. Jiwasraya tampaknya lebih berfokus pada mempertahankan reputasi jangka pendek daripada membangun kepercayaan jangka panjang.

Akibatnya:
 Masalah tidak ditangani secara terbuka sejak awal,
 Transparansi menjadi lemah,
 Ketika fakta terungkap, tingkat kepercayaan publik justru jatuh lebih dalam dibanding jika perusahaan sejak awal mengakui kondisi sebenarnya.

Dalam perspektif komunikasi korporat, reputasi tidak dapat dipertahankan hanya melalui pencitraan. Reputasi dibangun dari konsistensi antara ucapan dan tindakan (walk the talk). Ketika komunikasi tidak sesuai dengan kondisi nyata perusahaan, reputasi yang semula ingin dilindungi justru berubah menjadi krisis kredibilitas.

Jiwasraya mempertahankan reputasi karena ingin menjaga kepercayaan nasabah, mempertahankan kelangsungan bisnis, melindungi citra sebagai BUMN, dan menghindari kepanikan pasar. Namun, strategi tersebut menjadi kontraproduktif ketika tidak disertai transparansi, tata kelola yang baik, dan langkah pemulihan yang nyata.

Kasus ini menunjukkan bahwa dalam industri keuangan, kejujuran dan akuntabilitas adalah fondasi reputasi yang lebih kuat daripada sekadar menjaga citra perusahaan.


Oleh: Iman Hati Gowasa
Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina. 
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Pemkab Muba Optimistis Tatap Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumsel 2026

PT. Media Apero Fublic- Thursday, September 10, 2026 0
Pemkab Muba Optimistis Tatap Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumsel 2026
APERO FUBLIC   I  SEKAYU. -  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mematangkan berbagai persiapan untuk tampil maksimal pada ajang Lomba Masa…

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261874
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.–   Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Kelurahan Mekarsari dari Universitas Bina Bangs...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?
    Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital? Oleh: Rifda Arsy Aulia Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sib...
  • Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
    APERO FUBLIC   I   BANGKALAN.–   Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Prasasti Persumpahan Telaga Batu 1: Peninggalan Kedatuan Sriwijaya

Thursday, October 03, 2024

Popular Post

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Thursday, August 13, 2026
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Tuesday, August 18, 2026
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1925 Berita Daerah 1806 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1164 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 693 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 210 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 43 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us